gorontalopost.id – Apple memperkenalkan seri iPhone 15 pada 12 September lalu, kini mendapatkan kabar tidak sedap dengan adanya maşalah NFC pada iPhone produksinya.
Dikutip dari disway.id, bahwa masalah iPhone 15 selain hitur NFC tidak berfungsi baik juga gampang panas dan para pengguna menyakini cacat produksi. Pengguna Phone 15 mengeluh adanya fitur NFC tidak berfungsi dengan baik setelah menggunakan perangkat wireless charger.
Dikutip dari Gizmochina menyebutkan, bahwa pengguna iPhone 15 yang digunakan gagal berfungsi saat mengisi daya ponsel. “Saat melakukan pengisian daya dari fitur nirkabel mobil BMW, tiba-tiba iPhone memasuki mode pemulihan data. Kemudian chip NFC iPhone berhenti berfungsi saat ponsel dihidupkan kembali,” ujar pengguna iPhone 15.
Beberapa pengguna mulai mengalami masalah dengan memposting video yang menunjukkan iPhone 15 Pro mencapai suhu sekitar 42 derajat. Selain untuk pengisian daya, fitur NFC juga berfungsi sebagai transaksi uang elektronik seperti Apple Pay. Banyak yang mengeluh bahwa iPhone 15 memunculkan pesan kesalahan pada layar ‘tidak dapat mengatur Apple Pay’.
Ponsel cerdas ini cenderung menjadi panas saat digunakan dalam jumlah besar. Namun, klaim menunjukkan bahwa model iPhone 15 Pro mencapai suhu ini hanya setelah 2 menit percakapan FaceTime atau setelah menelusuri Reel Instagram selama 8-10 menit.
Sehingga menyebabkan menjadi terlalu panas untuk dipegang. Namun beberapa pengguna bahkan mengklaim ponsel menjadi panas saat tidak digunakan dan memang tak semua pengguna mengalami masalah ini.
Banyaknya pengguna mengeluhkan masalah ini menunjukkan mungkin ada masalah pada model iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max yang menggunakan A17 Pro.
Ming-Chi Kuo, analis Apple yang disegani, telah mempertimbangkan masalah panas berlebih yang dialami beberapa pengguna iPhone 15 Pro dan Pro Max. Ia menyakini masalahnya lebih mungkin terjadi karena kompromi desain yang bertujuan mengurangi bobot ponsel, dibandingkan chip 3nm baru. Secara khusus, Kuo menunjuk pada kerangka titanium baru sebagai penyebab potensial.
Titanium lebih ringan dari baja tahan karat, tetapi juga merupakan konduktor panas yang lebih buruk. Ini artinya, rangka baru iPhone 15 mungkin tidak mampu menghilangkan panas dengan efisien, sehingga dapat menyebabkan panas berlebih.Kuo juga menyarankan penggunaan casing pada iPhone 15 dapat membantu mengurangi panas berlebih dengan memberikan pembatas antara rangka ponsel dan tangan pengguna.
Apple Belum Menemukan Solusi Masalah NFC iPhone 15
Apple ternyata sudah mengakui masalah overheating pada iPhone 15 saat menggunakan aplikasi tertentu. Apple menjanjikan perbaikannya lewat pembaruan iOS tapi sejumlah kecil pengguna iPhone 15 Pro yang mengeluhkan NFC-nya tak bisa berfungsi.
Pennguna melaporkan masalah NFC ini, yaitu tak bisa mengaktifkan Apple Pay dengan mendatangi Apple Store untuk menukar iPhone-nya. Ternyata, fitur NFC iPhone 15 menjadi sumber utama penyebab kerusakan. Setelah ditelusuri pengguna menemukan bahwa masalahnya terjadi setelah mereka menggunakan wireless charger di mobil mereka.
iPhone mendadak masuk ke dalam mode data recovery dan menyakini produk yang dibeli pengguna cacat prodüksi. Pasalnya unit pengganti yang diberikan juga mengalami kerusakan hal yang serupa. Masalah yang kini terjadi di iPhone 15 belum pernah terjadi di iPhone seri sebelumnya. (disway)












Discussion about this post