logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Headline

Dianiaya Paman dan Tante, Perkara Rp 35 Ribu Nyawa Bocah Melayang

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 15 May 2023
in Headline
0
Ilustrasi
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Seorang bocah usia 10 tahun di Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, harus meregang nyawa dengan cara mengenaskan, Sabtu (13/5) petang. Di tubuhnya didapati sedikitnya 47 luka, sekujur tubuhnya membiru, termasuk tangan dan mata. Bocah laki-laki ini diduga tak tahan menahan sakit, akibat menjadi sasaran samsak dua orang dewasa, DR (34), dan MIE (32), tante dan pamanya sendiri.

Korban selama ini memang tinggal bersama DR dan MIE, lantaran kedua orang tua kandungnya diduga telah berpisah. Sebelumnya, korban diketahui tinggal disebuah panti asuhan, namun dijemput pelaku untuk tinggal di rumah mereka, bersama tiga saudara korban lainya.

Orang tua korban berada di Manado, Sulawesi Utara. Informasi yang diperoleh Gorontalo Post, menyebutkan, Sabtu pagi itu, DR mengaku kehilangan uang Rp 35 ribu miliknya, korban dituduh sebagai pelaku. Jelang siang, korban dipaksa mengaku, sambil dipukul. Sebuah selang air, sekira panjangnya semeter digunakan DR dan MIE untuk menghantam anak laki-laki ini. Aksi DR disaksikan K (14), P (12), dan A (11), tiga saudara korban.

K saat itu ditugasi menjaga dua anak dari DR dan MIE. Saat menganiaya korban, pelaku nampak kesetanan, tubuh mungil korban menjadi sasaran selang air itu, mengenai sekujur tubuhnya, termasuk bagian wajah. Mengetahui aksinya dilihat K dan saudaranya korban lainya, yakni P (12), dan A, DR memerintahkan mereka untuk masuk kamar. Menurut para saksi, penganiayaan itu dilakukan sejak sekira pukul 10.00 wita. DR dan MIE keduanya memukuli korban dengan menggunakan selang air, mengenai wajah, punggung, dan kedua tangan. Setelah korban nampak babak belur dan tak berdaya, DR dan MIE baru berhenti. A, ketika sore, sempat memberikan air minum kepada korban yang saat itu sudah berbaring di kamar.

Related Post

Wakil Gubernur Idah Syahidah Ikuti Diskusi Terpumpun Terkait Transpormasi Sulampua

Pemprov Gorontalo Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Gubernur Gusnar Ismail Canangkan Gerakan ASN Pemprov Mengaji

Kantor Wali Kota Baru, Adhan Targetkan Rampung Sebelum 2029

Gerak Cepat, Brimob Perbaiki Jembatan Putus di Pulubala

Barang bukti selang yang di pukulkan pada korban
Barang bukti selang yang di pukulkan pada korban

Jelang magrib, sekira pukul 18.00 wita, saat A kembali mengecek korban di kamar, saat itu korban tampak tak bergerak lagi. Ia meraba hidung korban untuk merasakan nafas, tapi tak lagi mengeluarkan nafas. Saat itu juga, A memanggil K, dan P, dua saduaranya yang lain. K yang sudah duduk dibangku SMP itu, langsung memegang tangan untuk memeriksa nadi, tapi tak lagi berdenyut. Ketiga kakak beradik ini, memastikan jika saudara mereka itu telah meninggal dunia. Selanjutnya, K memberitahukan ke MIE dan RD, jika korban telah meninggal dunia.

Saat mengetahui jika korban meninggal dunia, MIA dan RD kalang kabut. Mereka menyusun skenario, agar korban tewas bukan karena perbuatan mereka. Salah satu keluarga korban, Zenab, petang itu, DR telah memberitahu kepada orang tuanya di Manado, jika anak mereka telah meninggal dunia. RD kepada keluarga mengaku, jika korban meninggal lantaran dianiaya oleh teman-temannya di sekolah. “Tapi ceritanya tidak masuk akal. Katanya ia dipukul oleh teman korban yang memakai topeng. Ini kan tidak masuk akal. Karena tidak ada laporan dari gurunya kalau ada pemukulan kepada korban,” ungkap Zenab.

Makin janggal saat keluarga melihat kondisi korban yang lebam dan babak belur, seperti luka lebam di bagian leher dan wajah. Ahad (14/5) dini hari, pihak keluarga kemudian melaporkanya ke Mapolsek Telaga.

Kapolres Gorontalo AKBP Dadang Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, menurutnya saat ini sementara dilakukan proses pemeriksaan, baik pada saksi bersama paman dan tante korban yang diduga sebagai pelaku.

“Orang tua korban tinggal di Manado dan korban memang tinggal bersama om dan tantenya yang diduga sebagai pelaku pemukulan dan saat ini, keduanya sudah dilakukan penahanan di Polres Gorontalo,” tandas AKBP Dadang. Informasi yang diperoleh, korban bersama tiga saudaranya itu kurang lebih sudah dua tahun tinggal bersama RD dan MIE.

Selain korban, mereka juga mengaku kerap menjadi bahan samsak paman dan om mereka itu, dengan menggunakan selang air. Korban saat dibawa ke Puskesmas Tilango, Ahad pagi, diketahui terdapat 47 luka dibagian punggung, luka lebam warna ungu kehitaman di pelipis mata kiri dan kanan, pipi, dagu dan bagian rahang, pada bagian scrotum ada luka gores, paha bagian belakang kiri dan kanan luka lecet serta luka lebam, serta pada bagian betis terdapat luka lebam, (Wie/tro)

Tags: Desa Tenggela Gorontalokapolres gorontalopenganiayaan bocah gorontalo

Related Posts

Pelaksanaan Diskusi Terumpun terkait Transformasi Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) Menuju Global Logistics Hub yang digelar di Aula Lantai 6 Gedung Keuangan Negara (GKN) Manado, Senin (19/1/2025). (Foto – Fadly-Diskominfotik).

Wakil Gubernur Idah Syahidah Ikuti Diskusi Terpumpun Terkait Transpormasi Sulampua

Tuesday, 20 January 2026
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pencanangan gerakan membaca Al-Qur’an di kalangan ASN oleh Gubernur Gusnar Ismail, bertempat di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (16/1/2025). (Foto : Dok-Pemprov/Valen)

Pemprov Gorontalo Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Gubernur Gusnar Ismail Canangkan Gerakan ASN Pemprov Mengaji

Monday, 19 January 2026
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea tengah melihat denah tanah Terminal 42 yang akan dijadikan kantor wali kota, Kamis (15/1/2026). (Foto: Pemkot Gorontalo)

Kantor Wali Kota Baru, Adhan Targetkan Rampung Sebelum 2029

Monday, 19 January 2026
Personel Brimob Polda Gorontalo dibantu oleh masyarakat sekitar, melakukan perbaikan jembatan yang putus di Dusun Mohulo, Desa Molalahu, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo.

Gerak Cepat, Brimob Perbaiki Jembatan Putus di Pulubala

Friday, 16 January 2026
Ilustrasi--

ASN Pemprov, Duh, Gaji Blum Maso

Thursday, 15 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Next Post
Pengurus DPC Partai Ummar Bonbol melakukan konferensi pers usai pendaftaran Bacaleg ke KPU yang semuanya adalah perempuan. (Foto Caisar/GP)

DPRD Bonbol, Bacaleg Partai Ummat 100 Persen Perempuan

Discussion about this post

Rekomendasi

Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

Monday, 19 January 2026
Tiga tersangka kasus dugaan PETI Hutino, diserahkan kepada pihak Kejaksaan beserta barang buktinya atau tahap dua oleh pihak penyidik Reskrim Polres Pohuwato.

Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

Monday, 19 January 2026
Kajari Kota Gorontalo Bayu Pramesti, S.H., M.H., bersama jajarannya berpose di momen silaturahmi dengan rekan-rekan media/wartawan, jurnalis, aktivis, dan LSM, Rabu, (14/1/2026). (Foto: Istimewa)

Kejari Kota Tegas Perangi Korupsi, Gandeng Wartawan Dukung Informasi Penyimpangan Keuangan

Monday, 19 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026

Pos Populer

  • Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

    Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    192 shares
    Share 77 Tweet 48
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.