Gorontalopost.id – Satu persatu potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Gorontalo dimaksimalkan. Kali ini Komisi C DPRD Kota Gorontalo mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) agar memaksimalkan PAD melalui retribusi lahan parkir. Hal ini dilakukan untuk menghindari adannya kebocoran pendapatan melalui retribusi parkir.
“Jadi saya minta Dishub agar mendata semua lahan parkir di Kota Gorontalo tanpa terkecuali sekaligus mendata berapa banyak dan siapa saja petugas pemungut retribusi parkir. Jangan sampai ada pendapatan parkir yang uangnya tidak masuk ke daerah,”ujar Ketua Komisi C Irwan Hunawa pada agenda rapat dengar pendapat tentang evaluasi kinerja dan peningkatan PAD OPD mitra kerja Komisi C DPRD Kota Gorontalo baru-baru ini. Komisi C mendorong agar supaya potensi-potensi pendapatan yang ada pada dinas terkait lebih di optimalkan.
“Dua dinas yakni Dishub dan DLH saya melihat minimnya pendapatan yang ada dapat berpengaruh signifikan pada sub kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah,”ungkap Irwan Hunawa.Aleg partai berlambang pohon beringin ini juga mempertanyakan soal upaya-uaya Dishub dan DLH dalam mencapai sesuatu target pendapatan asli daerah yang harus ada target yang dicapai.
Menurut Irwan Hunawa, jika target PAD tercapai, maka apa yang menjadi kebutuhan-kebutuhan rakyat, program-program yang untuk kegiatan-kegiatan kerakyatan itu bisa terlaksana. “Saya kira lahan parkir yang di gunakan oleh pengguna jalan agar kiranya dimaksimalkan. Ketika memarkir di sepanjang jalan, maka wajib hukumnya untuk membayar retribusi. Untuk dikembalikan lagi dalam bentuk perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya,”kunci Irwan. (roy)












Discussion about this post