logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Warga Lima Desa, MCK di Sungai, Dua Pekan Distribusi Air PDAM Bonbol Mati

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 17 February 2023
in Metropolis
0
Warga Lima Desa, MCK di Sungai, Dua Pekan Distribusi Air PDAM Bonbol Mati

Sejumlah warga Desa Bunuo Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango menggunakan air sungai untuk cuci pakaian, piring, mandi bahkan mengambil air untuk memasak menggunakan galon berukuran lima liter. (Foto: Jalal/Gorontalo Post).

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Kondisi warga di lima desa yang ada di Kecamatan Bulango Utara saat ini mengalami krisis air bersih. Sudah dua pekan terakhir, sejumlah warga terpaksa Mandi Cuci Kakus (MCK) menggunakan air sungai. Hal ini disebabkan tidak adannya distribusi air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bone Bolango. Bahkan warga mengklaim bahwa PDAM dibawah naungan Perumda Tirta Bone Bolango itu saat ini sedang sakit pasca bermasalah keuangan yang mengalami defisit.

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, lima desa yang macet mendapat pasokan air dari PDAM Bone Bolango.itu yakni Desa Longalo, Bunuo, Tupa, Boidu dan Desa Kopi. Kesemua desa tersebut berada di Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango.

Kepala Desa Bunuo, Kecamatan Bulango Utara, Dahlan Suleman, mengatakan, wargannya sudah dua pekan tidak bisamenikmati air bersih PDAM Bone Bolango.

“Saya rasa kendalanya mungkin mesinya sudah tidak hidup lagi, sehingga membuat distribusi air ke rumah-rumah warga tidak jalan,”kata Suleman saat diwawancarai wartawan koran ini. Diungkapkan Suleman, selama pasokan air PDAM tidak ada, masyarakat tinggal menikmati air dari sumur bor/suntik. Dan bagi yang tidak memiliki sumur suntik, terpaksa untuk mandi, cuci pakaian, cuci piring bahkan untuk minum sekalipun pakai air sungai. pemerintah desa diakui Suleman belum tau apa tindaklanjut dari PDAM untuk mencari solusi, bahkan sampai saat ini belum melihat Direktur PDAM Bone Bolango turun langsung melihat kondisi warga di lapangan.

Related Post

BJA Group Berkomitmen Menjalankan Kewajiban kepada Masyarakat Sesuai Aturan yang Berlaku

34 Personel Polres Pohuwato Diuji Beladiri

Monitor Dapur MBG Gorontalo, Kapolda Ingatkan Pengelola Jaga Kualitas Makanan

Miris, Anak Sayat Ibu Kandung Hingga Berdarah

“Kejadian yang sama bukan baru kali ini saja, tetapi sudah beberapakali merasakan masalah seperti ini. Kami berharap agar Pemkab Bone Bolango bisa memantau langsung kondisi di lapangan,”tandas Suleman. Senada dikatakan warga lain yang mengaku untuk mandi, pihaknya biasannya mandi di sungai, sebab air sumur selain terbatas, juga terkadang antrian warga yang mengambilnya. Warga berharap agar kondisi ini beroleh perhatian serius dari pemerintah daerah Bone Bolango. Terutama pihak PDAM diminta untuk segera mencarikan solusi untuk dapat memperbaiki lagi kerusakan pada sistem instalasi pipa PDAM yang putus.

Pengawas di PDAM Bone Bolango Romi Dengo saat ditemui mengatakan, penyebab utama mandeknya distribusi air ke rumah- rumah warga karena pipa yang membentang di sungai untuk pasokan air ke Instlasi Pengelolaan Air (IPA) Desa Longalo putus akibat terseret arus air yang sangat deras.

“Ya, satu malam hujan membuat pipa transmisi putus dengan adannya air deras di sungai,”ungkap Romi Dengo. Namun begitu, pipa transmisi tersebut sudah diperbaiki, dan saat ini masih menunggu air masuk ke bak pengolahan. Romi Dengo juga mengakui kelemahan dari pipa transmisi jika putus dari intake di bagian atas, maka sampai tiga pekan air baru masuk.

“Kita menggunakan sistem gravitasi, jadi tergantung air baku yang masuk di intake, kemudian didistribusi ke pipa transmisi yang jaraknya kurang lebih delapan kilometer hingga ke bak pengelolaan atau IPA,”jelas Romi Dengo. Berbeda ketika menggunakan sistem perpompaan atau mesin Generator, maka air langsung masuk ke bak pengolahan, tetapi untuk perpompaan dari segi operasionalnya biaya mahal, untuk100 liter bahan bakar solar, itu hanya bisa bertahan sampai 4 jam beroperasi. Satu jam sekitar 30 liter.

jika kita hanya jalankan empat jam, hasilnya tidak cukup, Makanya kita hanya mengandalkan sistem gravitasi. Upaya yang kami lakukan yakni secara rutin mengecek ke intake untuk memperlncar air hingga sampai ke pengolahan,”tutup Romi Dengo.

Senada dikatakan Kabag Humas PDAM, Anwar Badjarat, bahwa IPA longalo sudah sepekan setelah putus jaringan transmisinya air belum sampai hingga ke bak pengelolaan.

“Ya, karena sistemnya pakai tenaga gravitasi, untuk pelayanan sekarang hanya dialiri oleh IPA Langge yang berada di Desa Meranti, jadi tidak sampai ke Desa Bunuo. Saat ini air mengalir masih tiga liter perdetik. Mungkin 3-4 hari normal karena panjang pipanya sekitar 6 km dan pakai gravitasi,”jelas Anwar.

Terpisah Camat Bulango Utara Erna Patutie.S.Sos saat dikonfirmasi mengaku telah menerima keluhan warga yang sudah tidak mendapatkan pasokan air bersih dari PDAM.

“Saya sudah berulangkali menyarankan ke warga agar tidak terlalu berharap dengan distribusi air dari PDAM dan mencari solusi lain seperti membuat sumur suntik. Sebab kejadian seperi ini bukan baru sekali saja terjadi tatapi sudah berulangkali,”kata Camat. Bahkan, Camat sendiri mengakui dirinya telah memasang sumur suntik agar tidak banyak mengeluh lagi ke pihak PDAM.

“Air ini kan untuk keperluan yang sangat vital, jadi kita tidak usah banyak mengeluh ke PDAM, bikin saja sumur suntik, Insya Allah untuk masalah air sudah bisa kita atasi. Kami berharap kedepan agar distribusi air PDAM lebih lancar lagi sehingga masyarakat terlayani dengan baik,”tutup Camat. (roy)

Tags: MCKpdam

Related Posts

BJA Group Berkomitmen Menjalankan Kewajiban kepada Masyarakat Sesuai Aturan yang Berlaku

BJA Group Berkomitmen Menjalankan Kewajiban kepada Masyarakat Sesuai Aturan yang Berlaku

Friday, 17 April 2026
AKP Dr. Iswan Brandes, S.Pd.I., M.Si., M.M., M.K.M., CPHR., CBA., CPM., C.PS., C.GMC., C.TMP., C.HL., C.MTr., CGHR., bersama personel saat melakukan pengujian beladiri terhadap para personel Polres Pohuwato.

34 Personel Polres Pohuwato Diuji Beladiri

Friday, 17 April 2026
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Dapur MBG Polda Gorontalo guna meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana serta memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan, Rabu (16/04/2026).

Monitor Dapur MBG Gorontalo, Kapolda Ingatkan Pengelola Jaga Kualitas Makanan

Friday, 17 April 2026
Tersangka dugaan penganiayaan ibu kadung diborgol polisi.

Miris, Anak Sayat Ibu Kandung Hingga Berdarah

Friday, 17 April 2026
Tersangka dugaan pembobolan minimarket atau gerai Alfamart di wilayah Kabupaten Gorontalo saat diamankan polisi.

Dua Spesialis Pembobol Minimarket Dibekuk, Sebelum Beraksi Pelaku Pelajari Situasi Sekitar

Friday, 17 April 2026
Penahanan Oknum Kepala Desa di salah satu desa di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato berinisial KR.

Oknum Kades di Pohuwato Dibui, Diduga Jadi Pemodal PETI Buntulia

Thursday, 16 April 2026
Next Post
KEKERASAN PERS, Brutal, Mandor PT IGL Pukul Wartawan

KEKERASAN PERS, Brutal, Mandor PT IGL Pukul Wartawan

Discussion about this post

Rekomendasi

Imran Rahman

Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

Thursday, 16 April 2026
Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026
Tersangka dugaan penganiayaan ibu kadung diborgol polisi.

Miris, Anak Sayat Ibu Kandung Hingga Berdarah

Friday, 17 April 2026
Oknum Kades di Pohuwato saat diperiksa sebagai tersangka, dan dilakukan penahanan terkait dengan dugaan aktivitas PETI. (foto: istimewa)

Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

Wednesday, 15 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Profesi-Profesi Hebat

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.