gorontalopost.id –-Kabgor–Jodoh memang tidak ada yang bisa menebak.
Ungkapan ini mungkin tepat menggambarkan kisah cinta sejoli beda negara, Mohammad Al-Qhays warga negara asing (WNA) dari India dengan Lisnawaty U Bilondatu warga Desa Balahu Isimu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo.
4 tahun menjalin kisah cinta jarak jauh, Rabu (7/12/2022) keduanya mengesahkan kisahnya lewat pernikahan yang digelar sederhana di kediaman mempelai wanita, di Balahu.
Kisah cinta bak sinetron ini langsung menjadi viral di sosial media.
Postingan tentang kisah cinta ini banyak dibagikan dalam jejaring Facebook. Tanggapan masyarakat pun beragam. Banyak yang memberikan doa, banyak pula yang merasa takjub.
Mengulik dari laman facebook LizzBilondatu yang diyakini sebagai mempelai wanita.
Kisah cintanya dengan sang suami telah terjalin selama 4 tahun. Dalam kurung waktu itu, banyak yang tak percaya dengan kisah keduanya, bahkan terkesan menyudutkan, dan menganggap kisah itu tak ada ujungnya.
“My halu (halusinasi) come true,” demikian ungkap Lisnawaty dalam live Facebook yang dibagikan beberapa saat usai menjemput sang kekasih di Bandara Isimu Minggu (4/12/2022).
Dalam live facebook itu, untuk pertama kalinya kedua tampak berkomunikasi secara langsung dengan menggunakan bahasa Inggris. Sesekali keduanya melempar tatapan, dan tertawa.
Tepat selang tiga hari pasca pertemuan pertama, keduanya memutuskan menikah dengan sedehana.
Akad dilangsungkan di Masjid dekat rumah mempelai wanita, dan disaksikan oleh warga dan keluarga. Proses akad pun sempat heboh, dan menarik perhatian. Sebab dilakukan menggunakan bahasa Inggris.
Informasi lain yang berhasil dihimpun Gorontalo Post, Lisnawati U Bilondato berprofesi sebagai guru Bahasa Inggris di Kabupaten bolaangmongondow selatan (Bolesl), walaupun dulunya sempat mengajar di SDIT Permata Umat Tibawa.
Pernikahan vital ini dibenarkan oleh Camat Tibawa, Vivi Tayeb
“Tapi yang bersangkutan (mempelai wanita) bukan warga Tibawa, KTPnya Bolsel. Dan pernikahan tersebut tidak tercatat di desa maupun di kecamatan,” jelasnya lewat pesan Whatsapp
Pengakuan yang sama juga diungkapkan oleh Kepala KUA Tibawa Suleman Lasena, menurut nya diakui jika ada informasi ada pernikahan beda negara tetapi tidak ada laporan pada mereka.
“Memang kami dapat informasi tapi bukan kami yang menikahkan, ” Ular Suleman Singkat. (Wie/Nat)












Discussion about this post