logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Nasional

Begini Cara Mengatasi Mata Minus dan Mata Malas pada anak, Orang Tua Harus Tau.

Aslan by Aslan
Tuesday, 25 October 2022
in Nasional
0
Begini Cara Mengatasi Mata Minus dan Mata Malas pada anak, Orang Tua Harus Tau.

Mata minus dan mata malas meningkat secara signifikan khususnya pada wilayah Asia, Amerika Serikat, dan juga secara global. Ilustrasi. Foto: Dok. VIO Optical Clinic

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

gorontalopost.id, JAKARTA – Mata minus dan mata malas meningkat secara signifikan khususnya pada wilayah Asia, Amerika Serikat, dan juga secara global.

Kondisi ini sering terjadi pada anak di usia pertumbuhan dan masih duduk di bangku sekolah, Fenomena kenaikan mata minus atau yang sekarang dikenal dengan Myopia Booming akan menjadi masalah yang serius pada masa depan anak sehingga perlu adanya myopia control management untuk mengatasi masalah tersebut.

Beberapa penelitian yang lain mengindikasikan bahwa fenomena kenaikan mata minus ini kian meningkat hingga pada tahun 2016 telah mencapai 50 persen.

Studi menunjukkan bahwa di Amerika Serikat, tingkat kenaikan mata minus pada orang dewasa telah meningkat dari 25 persen di tahun 1979 menjadi 41 persen di tahun 2004.

Related Post

Fesbud Jaton ke XX se Indonesia Timur, Bulan Juli Berlangsung di Sidomukti Kabgor

Sebut Warga Sumbar Bar-bar Abu Janda Dipolisikan Keluarga Minang

Rupiah Anjlok, Prabowo: Rakyat Desa Nggak Pakai Dolar

Peduli Korban Banjir Kendari, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Gercep Kirim Bantuan Tanggap Darurat 

Kenaikan mata minus juga terjadi secara global pada wilayah Asia hingga mencapai 90 persen, tak terkecuali negara kita Indonesia.

Belum banyak yang mengetahui juga bahwa sudah diprediksikan oleh World Health Organization bahwa fenonema kenaikan mata minus ini akan meningkat hingga 50 persen, yang artinya setengah populasi dunia ini akan bermata minus.

Andri Agus Syah, OD, FPCO, FAAO selaku Dokter Optometri dan Praktisi Terapi Ortho-K di VIO Optical Clinic mengemukakan bahwa gangguan refraksi mata minus yang makin terjadi sejak pandemi kemarin bukan hanya membuat anak-anak menjadi ketergantungan dengan kacamata atau lensa kontak saja, tetapi kesehatan mata mereka menjadi punya risiko untuk mengalami kondisi yang serius seperti penyakit mata malas, katarak, glaukoma, degenerasi makula, dan ablasi retina.

“Anak-anak yang sedari kecil sudah menderita mata minus punya risiko besar untuk mengalami kenaikan ukuran secara progresif. Biasanya, kalau mata minusnya tidak terkoreksi dengan baik, anak-anak bisa mengalami mata malas. Akibatnya, terbentuklah kualitas penglihatan yang buruk karena otak hanya mengoptimalkan mata yang baik saja. Dan, memiliki risiko yang bisa menyebabkan kebutaan ketika terjadi sesuatu pada mata mereka,” kata Andri Agus Syah, Senin (24/10).

Mata minus dan mata malas adalah gangguan penglihatan yang umumnya sering dijumpai pada anak-anak. Tentu saja hal ini bisa menurunkan kualitas hidup anak, karena bisa menghambat mereka dalam beraktivitas, belajar, bahkan menggapai cita-cita yang mereka impikan.

Untuk saat ini, menurut Andri Agus, ada teknologi yang dinamakan dengan Myopia Control Management dan bahkan sudah hadir di Indonesia.

Myopia Control Management menggunakan Terapi Ortho-K yang berfungsi untuk memperlambat pertumbuhan mata minus anak.

“Terapi Ortho-K menggunakan metode lensa kontak RGP (Rigid Gas Permeable) yang dipakai pada malam hari, karena Terapi Ortho-K ini akan bekerja secara efektif untuk membentuk ulang kornea mata anak secara alami. Pada pagi harinya dan saat beraktivitas, penglihatan anak sudah kembali jernih,” Andri Agus Syah, OD, FPCO, FAAO selaku Dokter Optometri dan Praktisi Terapi Ortho-K di VIO Optical Clinic.

Sedangkan untuk mengoreksi mata malas atau yang dikenal dengan Amblyopia, anak-anak bisa menggunakan Terapi Mata Malas dengan berbagai metode tergantung dari kondisi mata anak itu sendiri.

Contohnya seperti menggunakan RGP (Rigid Gas Permeable) lens atau Hybrid lens. Penggunaan lensa kontak RGP dan Hybrid ini tentunya berbeda dari penggunaan softlens.

RGP dan Hybrid lens berfungsi untuk  memaksimalkan dan menstimulasi saraf mata yang tadinya tidak berfungsi.

Andri Agus juga menambahkan dengan adanya teknologi Myopia Control Management di Indonesia ini diharapkan bisa membantu dan memaksimalkan penglihatan anak-anak sehingga bisa mencegah epidemi Myopia Booming.

Tingkat keberhasilan Myopia Control management dengan Terapi Ortho-K ini juga sudah mencapai 90 persen dan terbukti pada pasien di VIO Optical Clinic.(fri/jpnn)

Tags: anakdoktermata malasmata minus

Related Posts

Fesbud Jaton ke XX se Indonesia Timur, Bulan Juli Berlangsung di Sidomukti Kabgor

Fesbud Jaton ke XX se Indonesia Timur, Bulan Juli Berlangsung di Sidomukti Kabgor

Friday, 5 June 2026
Sebut Warga Sumbar Bar-bar Abu Janda Dipolisikan Keluarga Minang

Sebut Warga Sumbar Bar-bar Abu Janda Dipolisikan Keluarga Minang

Wednesday, 27 May 2026
Nilai tukar Rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat. (foto: istimewa)

Rupiah Anjlok, Prabowo: Rakyat Desa Nggak Pakai Dolar

Monday, 18 May 2026
Peduli Korban Banjir Kendari, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Gercep Kirim Bantuan Tanggap Darurat 

Peduli Korban Banjir Kendari, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Gercep Kirim Bantuan Tanggap Darurat 

Wednesday, 13 May 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Menteri KKP dan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat meninjau lokasi Tambatan Perahu Olalo. (Foto : Biro Pers Kepresidenan).

Rp 1,2 Triliun Siap Mengucur ke Gorontalo, Berkah Kunjungan Presiden, 62 Lokasi KNMP Segera Dibangun

Wednesday, 13 May 2026
Kawasan tambang emas gunung Pani, Pohuwato, yang dikelola Merdeka Copper Gold. (foto: dok-merdeka copper gold)

Pemerintah Tunda Penerapan Royalti Tambang

Wednesday, 13 May 2026
Next Post
Gagal Ginjal Akut, Gorontalo Tak Ada RS Rujukan

Gagal Ginjal Akut, Gorontalo Tak Ada RS Rujukan

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.