Gorontalopost.id – Festival Seni Budaya Betawi-Gorontalo kembali digelar di Jakarta. Berlangsung di Taman Komplek DDN I Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan, Ahad (9/10), festival ini menyedot perhatian warga. Apalagi, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberi dukungan penuh terhadap penyelenggaraan agenda budaya itu.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, yang hadir pada Festival Seni Budaya Betawi-Gorontalo itu, mengatakan, kehadiran warga Gorontalo di DKI Jakarta memberikan warna tersendiri dan memperkaya budaya Betawi. “Saya sangat senang warga Gorontalo memperkaya budaya Betawi. Inilah wujud kebhinnekaan kita. Perbedaan dan keragaman sesungguhnya dalah kekuatan kita sebagai bangsa,” ujarnya.
Ia menyebut, tokoh seperti Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad yang menggagar festival tersebut, merupakan tokoh bangsa yang aktif merajut persatuan, kesatuan, kebersamaan dan kebhinnekaan tunggal ika. “Saya mengapresiasi Festival Seni Budaya Betawi dan Gorontalo Ke-2 ini. Ini merupakan bukti nyata komitmen dan semangat keluarga besar Lahamu yang terus menghadirkan budaya Gorontalo di Jakarta,” kata Wagub Riza Patria yang menghadiri festival tersebut.
Sebelumnya, Fadel Muhammad yang juga ketua Lamahu, organisasi rantau Gorontalo di Jakarta, mengemukakan, festival budaya Betawi Gorontalo tersebut, merupakan perwujudan dari Empat Pilar MPR. Dia menyebutkan Empat Pilar MPR tersebut, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. “Festival Seni Budaya Betawi Gorontalo implementasi dari pilar yang keempat, yaitu Bhinneka Tunggal Ika,” kata Fadel Muhammad. Ia menyampaikan Festival Seni Budaya Betawi Gorontalo ini adalah bagian dari semangat pembentukan budaya dan kebangsaan Indonesia. Melalui festival ini, Fadel Muhammad menyebutkan ada tiga sasaran yang ingin dicapai. Pertama, adanya kemiripan dan persamaan antara budaya Betawi dan Gorontalo. “Keduanya memiliki akar budaya yang sama, yaitu budaya Melayu,” ujar mantan Gubernur Gorontalo selama dua periode tersebut. Kedua, kata Fadel Muhammad, festival ini juga mempromosikan hubungan silaturahmi dan kekeluargaan antara warga Betawi dan Gorontalo.
Ketiga, festival ini juga ingin mempromosikan seni budaya Gorontalo di Jakarta. “Kami berharap festival ini berdampak positif, bisa mendorong wisatawan datang ke Gorontalo. Festival Seni Budaya Betawi dan Gorontalo ini mendapat respons yang baik dari masyarakat,” ujarnya. Fadel berharap Festival Seni Budaya Betawi Gorontalo ini bisa mempererat hubungan silaturahmi dan budaya antara warga Betawi dan Gorontalo. “Karena ternyata, kedua budaya ini (Betawi dan Gorontalo) mempunyai akar yang sama, yaitu akar Melayu, sehingga banyak kesamaan antara Betawi dan Gorontalo,” terangnya. Festival Seni Budaya Betawi dan Gorontalo ini merupakan kerjasama Lamahu, yaitu paguyuban masyarakat Gorontalo dengan Pemda DKI Jakarta. Festival Seni Budaya Betawi dan Gorontalo Ke-2 ini diadakan di lima lokasi di Jakarta. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Gorontalo. “Kami mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat sehingga kami berharap festival ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” harap Fadel Muhammad yang juga Ketua Umum Lamahu.
Festival Seni Budaya Betawi dan Gorontalo dibuka Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. “Beliau menitipkan pesan agar Festival Seni Budaya Betawi dan Gorontalo dan Gebyar Pariwisata ini harus berkelanjutan,” kata Fadel. (jpnn)












Discussion about this post