Gorontalopost.id – Jika bahan-bahan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kenaikan harga, maka berbeda dengan harga emas. Saat ini harga emas perhiasan di Gorontalo malam mengalami penurunan.
Seperti halnya di beberapa toki di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo. Harga emas perhiasab dijual lebih murah dari sebelumnya.
Pantauan Gorontalo Post, Senin (19/9), penurunan harga ini sudah terjadi sekitar 1 bulan. Pelaku usaha mengklaim penurunan harga terjadi disebabkan harga logam mulia yang menjadi patokan harga mereka sedang turun.
Harga logam mulia yang biasanya 1 gram Rp980 ribu kini turun menjadi Rp940 ribu.
Zul, salah seorang penjual emas perhiasab di Pasar Sentral Gorontalo mengatakan, untuk penjualan emasnya lumayan lancar walaupun saat ini harga emas lagi turun.
“Sudah sekitar 1 bulan harga logam mulia ini turun, jadi saya juga harus mengikuti patokan harga dari logam mulia, untuk emas yang 22 karat sekarang harganya turun Rp735 ribu dari Rp750 ribu per gram dan untuk emas yang 23 karat itu harganya turun jadi Rp900 ribu dari Rp970 ribu, kebetulan sekarang juga lagi musim orang menikah jadi pelanggan yang beli itu ada walaupun, tidak menentu entah itu mereka beli cincin, gelang, ataupun kalung, tergantung dari kebutuhan mereka, syukurlah ada yang masih bisa saya dapat dari penjualan untuk memenuhi kebutuhan saya dan keluarga,” kata Zul penjual emas perhiasan.
Sementara itu, dikutip dari laman resmi Pegadaian, harga emas Antam Senim (19/9) pecahan 1 gram dijual seharga Rp 968 ribu. Harga emas Antam logam mulia di Pegadaian untuk ukuran ini tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya, Ahad (18/9).
Begitupun dengan harga emas Antam pecahan 0,5 gram yang masih dibanderol seharga Rp 536 ribu.
Kemudian, untuk harga emas Antam pecahan 2 gram dijual seharga Rp 1.873.000. Sedangkan harga emas Antam pecahan 3 gram dipatok seharga Rp 2.784.000.(Tr-79)












Discussion about this post