logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

TOLAK KENAIKAN BBM Ricuh, Sejumlah Mahasiswa Luka-luka

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 7 September 2022
in Headline
0
TOLAK KENAIKAN BBM Ricuh, Sejumlah Mahasiswa Luka-luka

TOLAK BBM NAIK : Aksi unjuk rasa mahasiswa di tugu saronde, Kota Gorontalo, Selasa (6/9) yang menolak kenaikan harga BBM berlangsung ricuh, mahasiswa terlibat bentrok dengan aparat. (foto : natha / gorontalo post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Aksi mahasiswa Gorontalo menolak keputusan Presiden Joko Widodo menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak surut. Mereka terus melakukan demo, dan meminta agar kebijakan Presiden yang dinilai tidak pro rakyat itu dibatalkan. Selasa (6/9) kemarin, aksi yang berlangsung di bundaran saronde, Kota Gorontalo, berakhir ricuh. Sejumlah mahasiswa luka-luka karena bentrok dengan aparat kepolisian, sebagian diantaranya juga diseret, ditarik di baju dan di rambut, kemudian diamankan petugas.

Awalnya aksi menyampaikan orasi secara damai, aksi gabungan mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Merah Putih (AMP) itu secara bergantian menyampaikan orasi, aksi juga diwarnai dengan bakar ban bekas, padahal hanya berjarak beberapa meter dari SPBU. Namun, susana tak terkendali ketika mahasiswa terlihat ingin menguasai dan menduduki stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di kawasan bundaran Saronde. Mereka ingin membagi-bagikan BBM secara gratis dari SPBU itu. Aksi tersebut kemudian dihadang petugas yang sudah bersiaga, sehinggan aksi saling dorong pun tak bisa dihindari. Sejumlah mahasiswa yang hendak diamankan petugas karena memaksa masuk ke area SPBU, berupaya membebaskan diri, petugas pun berupaya agar mahasiswa yang diamankan tidak berontak. Hasilnya, sejumlah mahasiswa dikabarkan mengalami luka-luka.

“Sebenarnya dari kami tidak ada intruksi bentrok, akan tetapi ketika kami maju satu langkah (ke arah SPBU), polisi telah melakukan tindakan represif kepada salah satu masa aksim sehingga terjadi perkelahian atau terjadi keadaan yang tidak terduga,”ujar Zulkifli, salah satu massa aksi.

Sementara itu, ketua wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Gorontalo, Arisaputra Datangale, mengatakan, massa aksi yang diamankan Polisi saat itu berjumlah 10 orang. Salah satu adalah dirinya, yang juga jenderal lapangan massa aksi. “Satunya Jack, sebagai moderator Aksi yang berasal dari organisasi ekstra HMI,”katanya. Beruntung kata dia, atas permintaan massa aksi, seluruh mahasiswa yang diamankan Polisi itu, kemudian dibebaskan. “Tidak ada hukuman yang diberikan kepada 10 orang tersebut,”katanya.

Related Post

Wagub Idah Syahidah Apresiasi Peran Perempuan di Hari Kartini, Gerakan Perempuan Berdonor Bukti Nyata Perempuan Berdaya

Sekda Boalemo, Prof. Nurdin Gantikan Sherman

Gubernur Gusnar Ismail Serahkan Bantuan Banih Jagung untuk Petani di Kabupaten Gorontalo

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Sementara itu, kelompok mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Gorontalo Menggugat, juga melakukan aksi di rumah dinas Gubernur Gorontalo, Selasa (6/9). Kendati diguyur hujan lebat, ratusan masa aksi yang juga gabungan mahasiswa itu, tak kendor. Mereka menuntut bisa bertemu Pj Gubernur Hamka Hendra Noer, agar bisa meneruskan tuntutan mereka ke Presiden Joko Widodo di Jakarta, untuk segera membatalkan keputusan menaikkan harga BBM. Selain terkait BBM, massa aksi juga mendesak pemerintah membatalkan proyek Ibukota Negara (IKN) di Kalimantan Timur, menuntut kenaikan gaji honorer sepuluh persen, mengusut tuntas mafia minyak, transparan terhadap penggunaan BBM Subsidi dan kuota BBM subsidi, menjamin kestablian bahan pokok. Mereka juga menyiapkan petisi yang harus ditandatangani Pj Gubernur dan Forkopimda, dengan pernyataan yang sama, menolak keputusan Presiden Joko Widodo dalam menaikan harga BBM.

“Petisi yang kami bawa harus sampai di Jakarta terkhususnya sampai pada Presiden Jokowi,”ujar jenderal lapangan (Jenlap) aksi, Madya Failisa. Aksi mahasiswa di rudis Gubernur, berlangsung lancar, mereka terlihat diterima asisten Pemprov Sutan Rusdi, dan dibiarkan masuk ke halaman rumah dinas gubernur.

Mahasiswa Dipulangkan,
Kapolres Janji Bertanggungjawab

Sementara itu, sejumlah mahasiswa yang diamankan karena telibat bentrok saat ujuk rasa di bundaran tugu Saronde, Kota Gorontalo, Selasa (6/9) dipastikan tidak ditahan oleh aparat kepolisian. Mereka semuanya dipulangkan, bahkan beberapa yang mengalami luka juga ditangani.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Ardi Rahananto,S.E,S.I.K,M.Si yang turun langsung melakukan pengamanan unjuk rasa menolak kenaikan BBM itu, berupaya untuk meredam kericuhan. Alumnus Akpol 2003 tersebut, bahkan naik langsung di mobil masa aksi, untuk menyampaikan perintah melalui pengerah suara, agar antara massa aksi dan aparat dapat menahan diri menghindari bentrok. Ia juga memerintahkan aparat kepolisian untuk mundur, dan para mahasiswa yang sempat diamankan untuk dikembalikan lagi. “Saya minta semuanya tenang. Apabila aksi berjalan dengan baik, lancar dan damai, tentunya kami persilahkan untuk dilanjutkan,” ujarnya.

Mantan Kapolres Morowali ini mengatakan, dirinya akan bertanggungjawab apabila ada personelnya yang melaksanakan tugas tidak sesuai dengan SOP yang ada. Tak hanya itu saja, bagi mahasiswa yang mengalami luka-luka, juga akan ditangani. “Tolong di data dan di mana rumah sakitnya, nanti akan saya biayai. Silahkan datang saja ke rumah sakit. Untuk perlengkapan yang rusak, silahkan di data pula. Nanti datanya tolong dikasihkan kepada saya, nanti saya akan bertanggungjawab untuk menggantinya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu pula, setelah situasi terkendali, orang nomor satu di Polres Gorontalo Kota tersebut duduk lesehan sambil berdialog dengan para mahasiswa. (tr-77/tr-78/kif)

Tags: Demo RicuhTolak Kenaikan BBM

Related Posts

Wagub Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie melihat langsung giat donor darah dalam rangka Hari Kartini 2026, Selasa (21/4). (Foto : Nova/Diskominfotik)

Wagub Idah Syahidah Apresiasi Peran Perempuan di Hari Kartini, Gerakan Perempuan Berdonor Bukti Nyata Perempuan Berdaya

Wednesday, 22 April 2026
Prof. Dr. Ir. Nurdin, S.P., M.Si diambil sumpah dalam pelantikan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo. (Foto/Diskominfo)

Sekda Boalemo, Prof. Nurdin Gantikan Sherman

Wednesday, 22 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bantuan benih jagung kepada petani di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (17/4). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Serahkan Bantuan Banih Jagung untuk Petani di Kabupaten Gorontalo

Tuesday, 21 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026
Bahlil Lahadalia

Non Subsidi, Harga BBM Naik, LPG Ikut Melambung

Monday, 20 April 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie menghadiri rapat konsolidasi dengan UPT Kemendikdasmen di aula BPMP Provinsi Gorontalo, Jumat (17/4). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur – Wakil Gubernur Hadiri Rapat Konsolidasi UPT Kemendikdasmen di Gorontalo

Monday, 20 April 2026
Next Post
Rata-rata Harga Bensin di RI dan 18 Negara, Venezuela Rp 327 per Liter, di Hongkong Tembus Rp 44 Ribu

Rata-rata Harga Bensin di RI dan 18 Negara, Venezuela Rp 327 per Liter, di Hongkong Tembus Rp 44 Ribu

Discussion about this post

Rekomendasi

AKBP H. Busroni

Pidana Menanti Polisi Terlibat PETI, Janji Kapolres Pohuwato, Termasuk Sanksi Internal

Wednesday, 22 April 2026
Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026
Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

    Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Batas-Batas Pengobatan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.