logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Solar-Pertalite Sekarat, Menkeu Sebut Habis Akhir September

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 26 August 2022
in Headline, Nasional
0
Solar-Pertalite Sekarat, Menkeu Sebut Habis Akhir September

Ilustrasi

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id  – Kabar rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi ditentang warga, selain memberatkan, rencana harga baru BBM subsidi juga naik gila-gilaan. Kini, berkaitan dengan itu, pemerintah menyebutkan kouta subsidi dua jenis BBM itu, kondisinya sekarat, akan segera habis, paling lama September 2022.

Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, saat rapat kerja dengan DPD RI, Kamis (25/8). Ia mengungkapkan, kuota subsidi Pertalite volumenya akan habis pada akhir September 2022. Kata dia, dari 23 juta kiloliter yang dialokasikan tahun ini, sampai dengan akhir Juli sudah habis sekitar 16,4 juta kiloliter. Artinya, saat ini pertalite yang tersisa sebanyak 6,6 juta kiloliter sampai akhir tahun. “Artinya tiap bulan 2,4 juta kiloliter pertalite itu habis. Kalau tren ini diikuti, maka akhir September untuk pertalite akan habis,” jelas Sri Mulyani, kemarin.

Lebih lanjut, Sri Mulyani mengatakan, bahwa penting untuk melakukan pengendalian terkait stok pertalite yang menipis.
Menkeu menyebut, saat ini harga jual eceran Pertalite sebesar Rp 7.650 per liter, padahal kalau dengan kurs ICP USD 100 per barel dan kurs Rp 14.450 per USD, seharusnya harga keekonomian Pertalite sebesar Rp 14.450 per liter.

“Selisih sebesar sekitar Rp 6.800 per liter itu yang kemudian dibayarkan oleh pemerintah kepada Pertamina sebagai kompensasi,” kata Sri Mulyani. Tak hanya pertalite, kuota solar juga diprediksi akan habis pada Oktober mendatang. Hal tersebut karena alokasi volume solar yang sebesar 15,1 juta kiloliter sudah terkuras 9,88 juta kiloliter hingga Juli 2022.

Sehingga saat ini kuotanya hanya tersisa kurang lebih 5,22 juta kiloliter. “Kalau mengikuti tren ini, Oktober akan habis kuotanya,” ujarnya.
Sri Mulyani juga menyebut harga jual solar eceran per liter saat ini dinilai jauh lebih rendah dari harga keekonomiannya. Padahal, harga minyak mentah dunia (ICP) saat ini mengalami kenaikan karena geopolitic dari USD 100 per barel menjadi USD 105 per barel.
Untuk diketahui, harga solar di pasaran saat ini sebesar Rp 5.150 per liter, sementara harga keekonomianya Rp 13.450 per liter. Artinya pemerintah telah memberi subsidi kepada masyarakat sebesar Rp 8.300 per liter.

Meski begitu, di hadapan para anggota DPD, Sri Mulylani memastikan bahwa pemerintah tidak akan mencabut subsidi BBM. Tapi pemerintah berhadapan dengan tantangan kuota BBM bersubsidi akan segera habis.

Oleh karena itu pemerintah kemudian harus memilih berbagai opsi kebijakan, mulai dari menambah subsidi, mengontrol konsumsi, atau bahkan menaikkan harga BBM. “Pertanyaannya, (subsidi) mau nambah atau enggak? Kalau nambah dari mana anggarannya? Suruh ngutang?” kata Sri Mulyani. Bendahara negara itu sebelumnya memperkirakan bahwa jika kondisi seperti sekarang terus berlanjut, kebutuhan anggaran subsidi BBM akan membengkak Rp 189 triliun. Walhasil, total subsidi pada akhir tahun ini bakal meroket hingga Rp 700-an triliun.

Angka itu baru memperhitungkan konsumsi Pertalite dan Solar, belum termasuk liquid petroleum gas (LPG) 3 kilogram dan listrik. “Kalau tidak dilakukan apa-apa, tidak ada pembatasan, tidak ada apa-apa, maka Rp 502 triliun tidak akan cukup. Nambah lagi bisa mencapai Rp 698 triliun,” ujar Sri Mulyani usai rapat kerja. (jp)

Naikkan Harga
Atau Batasi

Harga BBM
Pertalite
Saat ini (subsidi) Rp 7.650
Keekonomian (tanpa subsidi) Rp 14.450
Rencana harga baru Rp 10.000

Solar
Saat ini (subsidi) Rp 5.150
Keekonomian (tanpa subsidi) Rp 13.450
Rencana harga baru Rp 8.500

Kuota BBM Subsidi 2022

Pertalite
23 Juta Kiloliter
Konsumsi (Juli)
16,4 Juta Kiloliter
Rata-rata per bulan
2,4 juta kiloliter

Related Post

Sempat Disegel Warga, Kantor Desa Toto Utara Sudah Buka Kembali

Wagub Idah Syahidah Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 ke DPRD

Kades Toto Utara, Tolak Keinginan Bupati, Dicopot

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Solar
15,1 Juta Kiloliter
Konsumsi (Juli)
9.88 Juta Kiloliter
Tersisa
5,2 juta Kiloliter

Tags: BBM NaikPertaliteSolar

Related Posts

Wagub Idah Syahidah Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 ke DPRD

Wagub Idah Syahidah Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 ke DPRD

Tuesday, 28 July 2026
Sempat Disegel Warga, Kantor Desa Toto Utara Sudah Buka Kembali

Sempat Disegel Warga, Kantor Desa Toto Utara Sudah Buka Kembali

Tuesday, 28 July 2026
Kades Toto Utara, Tolak Keinginan Bupati, Dicopot

Kades Toto Utara, Tolak Keinginan Bupati, Dicopot

Monday, 27 July 2026
11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

Saturday, 25 July 2026
Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Saturday, 25 July 2026
Next Post
Investasi Bodong, Rahmat Ambo Buronan Polda

Investasi Bodong, Rahmat Ambo Buronan Polda

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 27 Juli 2026

Rekomendasi

Independensi Habibie

Independensi Habibie

Tuesday, 28 July 2026
Pelaku Pencurian di Rumah Kos Dibekuk

Pelaku Pencurian di Rumah Kos Dibekuk

Tuesday, 28 July 2026
Penanganan Konflik Tambang Batu Gergaji Disorot

Penanganan Konflik Tambang Batu Gergaji Disorot

Tuesday, 28 July 2026
Polusi Pabrik Tahu Makan Korban, Seorang Bocah Dilarikan ke RSAS Akibat Sesak Napas

Polusi Pabrik Tahu Makan Korban, Seorang Bocah Dilarikan ke RSAS Akibat Sesak Napas

Tuesday, 28 July 2026

Pos Populer

  • Wujudkan Kebiasaan Sadar Lalu Lintas Usia Dini, BPTD Kelas II Gorontalo Gandeng Guru TK/PAUD

    Wujudkan Kebiasaan Sadar Lalu Lintas Usia Dini, BPTD Kelas II Gorontalo Gandeng Guru TK/PAUD

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Independensi Habibie

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kota yang Terluka

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Pelaku Pencurian di Rumah Kos Dibekuk

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Penanganan Konflik Tambang Batu Gergaji Disorot

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.