logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Revitalisasi Jalan Nani Wartabone, Progres Lambat, Warga Rugi

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 6 July 2022
in Headline
0
Revitalisasi Jalan Nani Wartabone, Progres Lambat, Warga Rugi

KAPAN SELESAI: Kondisi drainase setelah digali dan dibiarkan, dikeluhkan warga. Selain membahayakan pengendara, drainase bau busuk dan jorok. INSERT : Jalan Panjaitan yang berdebu karena belum diaspal. (foto : Natha / gorontalo post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Seorang warga berusaha ekstra hati-hati saat memarkir mobilnya di tepi Jl. Nani Wartabone, eks jalan Panjaitan, Kota Gorontalo, Selasa (6/7) sore. Tidak adanya pita pembatas yang dipasang pelaksana proyek antara jalan dan galian drainase, bisa membuat pengendara terperosok. Peristiwa mobil masuk got di jalan Panjaitan ini, pernah terjadi pada Sabtu (21/5) lalu.

Pekerjaan proyek revitalisasi jalan panjaitan ini memang menyedot perhatian, apalagi jalan panjaitan merupakan akses utama di Kota Gorontalo, pun menjadi kawasan binis. Pada sepanjang jalan panjaitan, dari depan kampus UNG hingga bundaran saronde, tumbuh bermacam-macam usaha warga, dari pelaku UMKM, ruko, perkantoran, bank, sekolah, hingga restoran dan cafe. Semuanya, terganggu dengan proyek yang lambat pekerjaanya itu.

Sejak dilakukan groundbreaking pada akhir Desember 2021 lalu, progres proyek panjaitan, baru sekira 26 persen. Padahal, harusnya sudah pada angka 60 persen untuk bulan ini.

Yang paling mengganggu adalah kondisi drainase. Setelah digali, terkesan dibiarkan begitu saja. Galian drainase selebar kurang lebih 1,5 meter itu, mengakibatkan munculnya bau tidak sedap, air got hitam, dan ditumbuhi lumut hijau, sampah plastik juga berserakan. Warga, atau para pelaku usaha di sepanjang proyek ini, juga diharuskan membuat jembatan darurat, jika tidak maka tidak bisa melintas dari jalan ke rumah atau tempat usaha.

“Proyek jalan panjaitan ini kira kapan mo kelar ? Yang pegang proyek satu orang atau beda ?. Drainase duluan dibongkar ini malah jalan yang kelar lebih dulu,”ujar salah satu pelaku usaha dalam positingan di media sosialnya. “Ngoni nya tau kita pe kerugian. Saat-saat puasa perekonomian harusnya naik, jadi ancur gara-gara jalan ngoni tutup. Got pe air busuk caparuni lagi (Kalian tidak tahu kerugian saya. Saat puasa harusnya perkonomian naik, jadi hancur gara-gara jalan kalian tutup. Air got busuk, dan jorok),”tambahnya.

Keluhan yang sama disampaikan Intan, salah satu pelaku UMKM di kawasan itu. Pendapatan usaha rumah makanya, merosot drastis, lantaran kurangnya pelanggan yang datang. Ia beranggapan, pelanggan enggan singgah karena kondisi jalan dan drainase. Tidak adalagi tempat parkir, kalau pun paksa parkir tepi jalan, kondisi jalan tambah sempit.

Ia berharap, proyek ini segera tuntas. Mat Jaelani juga merasakan hal yang sama. Kepada Gorontalo Post, Mat mengaku pendapatannya sangat menurun. Hal ini, kata Mat, dikarenakan tidak adanya lahan untuk digunakan parkir bagi para pengunjung. Sebab, kata Mat, pasca dikerjakan proyek revitalisasi, luas jalan Nani Wartabone semakin sempit.

“Setiap orang mau singgah tidak ada tempat parkirannya. Mau ke tengah takut ditabrak, mau ke pinggir sekali takut nyemplung disaluran,” ujar Mat Jaelani.

Bukan hanya pelaku usaha, warga pengguna jalan juga terganggu. Sebagian jalan panjaitan saat ini memang sudah teraspal. Tapi di-kiri dan kanan, terparkir kenderaan. Jadinya, jalan sempit, bahkan dibeberapa titik untuk waktu-waktu tertentu, hanya tersisa satu lajur. Sementara kawasan yang belum teraspal, memaksa pengendara sepeda motor untuk menutup hidung karena berdebu.

“Saya ketika mau ambil orderan harus lewat sebelah atau putar arah. Karena mau menghindari dari debu dan kemacetan.” ujar Taufik Arnol, pengemudi ojek online.

Adanya dampak buruk dari pekerjaan proyek revitalisasi jalan panjaitan, tak dibantah Kadis PU Kota Gorontalo, Rifadli Bahsuan. Atas nama Dinas PU, ia meminta maaf atas ketidaknyamanan itu.

“Sedari awal kita sudah bisa memprediksi dampak dari proyek ini. Maka dari itu, kami memohonkan maaf kepada para warga. Insya Allah pekerjaan ini bisa selesai secapat mungkin,” tutur Rifadli. Hanya memang, kata dia, progres proyek ini diakuonya terlambat. Sesui kontrak, revitalisasi jalan panjaitan dikerjakan selama 240 hari, tapi realisasinya baru sekitar 23 persen, jauh dari target yang harusnya sudah 60 persen. Proyek berbanderol Rp 23,9 miliar yang didanai dari program percepatan ekonomi nasional (PEN) itu, menurut Bahsuan akan selesai tepat waktu. Setidaknya, kata dia, seperti itu janji pelaksana proyek.

“Ada deviasi. Tapi, pihak pelaksana sudah bertekad untuk mengejar deviasi tersebut dengan melaksanakan pengaspalan. Alhamdulillah, sekarang pengaspalan yang menggunakan jenis AC-WC dan AC-BC itu, sudah disegmen tiga dan akan langsung dilanjutkan ke segmen empat. Yaitu dari simpang empat (labamba) sampai di bundaran saronde,” tutur Rifadli. Faktor cuaca, kata Rifaldi menjadi pemicu keterlambatan. Selain itu, proses pemindahan utilitas jalan yang memakan waktu cukup panjang dan masih berfungsingnya jalan Nani Wartabone bagi pengguna jalan.

“Kita tidak bisa menutup total jalan, karena itu adalah jalan protokol yang aktivitasnya cukup tinggi,” katanya.

Soal drainase, ia menyebut, tidak dihentikan. Bukan lantaran tak ada pekerjaan di lokasi proyek, kemudian perkerjaanya terhenti. Proyek drainase, lanjut Rifaldi menggunakan sistem u-ditch, yakni menggunakan beton bentuk huruf U. Awalnya, pekerjaan u-ditch dilakukan di lokasi proyek. Bisa dilihat beberapa waktu lalu, terdapat mal u-ditch, dan beberapa yang sudah jadi.

Tapi kini itu tak nampak lagi di sepanjag jalan panjaitan, kabarnya pekerjaan u-ditch dipindahkan. “Proses pengerjaan saluran yang menggunakan sistem U-Ditch membutuhkan waktu yang lama. Sementara, pelaksana dikejar oleh batas waktu,”katanya. (rwf/mg)

Revitalisasi
Jalan Panjaitan

Ground Breaking
Desember 2021

Anggaran
Rp 23,9 Miliar

Sumber Anggaran
Pinjaman PEN

Related Post

Wagub Idah Syahidah Apresiasi Peran Perempuan di Hari Kartini, Gerakan Perempuan Berdonor Bukti Nyata Perempuan Berdaya

Sekda Boalemo, Prof. Nurdin Gantikan Sherman

Gubernur Gusnar Ismail Serahkan Bantuan Banih Jagung untuk Petani di Kabupaten Gorontalo

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Pekerjaan
– Jalan : 2.284 meter
– Drainase : 2.284 meter x2

Progres
23 Persen Harusnya 60 Persen

Tags: Revitalisasi Jalan

Related Posts

Wagub Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie melihat langsung giat donor darah dalam rangka Hari Kartini 2026, Selasa (21/4). (Foto : Nova/Diskominfotik)

Wagub Idah Syahidah Apresiasi Peran Perempuan di Hari Kartini, Gerakan Perempuan Berdonor Bukti Nyata Perempuan Berdaya

Wednesday, 22 April 2026
Prof. Dr. Ir. Nurdin, S.P., M.Si diambil sumpah dalam pelantikan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo. (Foto/Diskominfo)

Sekda Boalemo, Prof. Nurdin Gantikan Sherman

Wednesday, 22 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bantuan benih jagung kepada petani di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (17/4). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Serahkan Bantuan Banih Jagung untuk Petani di Kabupaten Gorontalo

Tuesday, 21 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026
Bahlil Lahadalia

Non Subsidi, Harga BBM Naik, LPG Ikut Melambung

Monday, 20 April 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie menghadiri rapat konsolidasi dengan UPT Kemendikdasmen di aula BPMP Provinsi Gorontalo, Jumat (17/4). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur – Wakil Gubernur Hadiri Rapat Konsolidasi UPT Kemendikdasmen di Gorontalo

Monday, 20 April 2026
Next Post
Bagi Sembako di Bonbol, Marten Sasar Bone Pesisir

Bagi Sembako di Bonbol, Marten Sasar Bone Pesisir

Discussion about this post

Rekomendasi

AKBP H. Busroni

Pidana Menanti Polisi Terlibat PETI, Janji Kapolres Pohuwato, Termasuk Sanksi Internal

Wednesday, 22 April 2026
Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026
Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026

Pos Populer

  • Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

    Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Batas-Batas Pengobatan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.