logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Mayat di Sungai Bondula, Berawal dari Lokasi Sabung Ayam

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 6 July 2022
in Metropolis
0
Mayat di Sungai Bondula, Berawal dari Lokasi Sabung Ayam

Jenazah Jafar Hengua saat dibawa pihak keluarga dari rumah sakit menuju rumah duka. di Desa Daenaa, Limboto Barat. (F:Deice/Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id — Meninggalnya Jafar Hengua (55), warga Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat, saat ini didalami oleh pihak Satuan Reskrim Polres Gorontalo. Bahkan, pasca dilakukan otopsi, Selasa (5/7), Polres Gorontalo, rencananya akan segera memanggil sejumlah saksi.

Pantauan Gorontalo Post, sejak jumat malam (1/7), jenazah Jafar Hengua dipindahkan ke kamar mayat Rumah Sakit MM Dunda Limboto, sembari menunggu proses otopsi, yang baru terlaksana, kemarin. Pada pelaksanaan otopsi tersebut, tampak keluarga korban memenuhi pelataran depan kamar mayat. Pelaksanaan otopsi digelar sekira pukul 11.30 Wita hingga pukul 13.00 Wita.

Kapolres Gorontalo, AKBP Ahmad Pardomuan,S.I.K,M.H melalui Kasat Reskrim yang disampaikan oleh Kanit Pidum, Aipda M Arif mengatakan, proses autopsi ini dilakukan oleh satu dokter forensik, didampingi seorang asisen dan satu orang dari pihak keluarga. “Pelaksanaan autopsi memakan waktu kurang lebih satu jam setengah,” ujarnya.

Menurut Aipda Arif, untuk hasil autopsi ini masih akan menunggu dari ahli forensik. Hasil otopsi itu yang nantinya menjadi pentunjuk penyebab kematian korban. “Oleh karena itu, kami meminta pada pihak keluarga untuk menyampaikan kepada pihak kepolisian, jika menemukan saksi lain untuk membantu proses penyelidikan polisi,” pintanya.

Related Post

Wahana Rekreasi Tradisional Hadir di Tingkohubu

Tim URC Polres Pohuwato Sita Ratusan Botol Miras

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

PETI di Dengilo Kembali Ditertibkan, Penambang Melarikan Diri, Polisi Sita 11 Mesin Alkon

Sementara itu salah seorang kerabat korban yang masuk ke dalam ruangan otopsi mengaku, dari penjelasan dokter, jika korban meninggal karena terkena benda tumpul dan bukan karena tenggelam.

“Pokoknya hanya seperti itu dokter sampaikan, meninggal bukan karena terhirup banyak air, melainkan terkena benda tumpul,” katanya singkat.

Seperti diketahui, Jafar Hengua (55) ditemukan meninggal dunia di Sungai Bondula. Menurut anak korban, Jefri Hengua (23), ayahnya sempat terlibat adu mulut di lokasi arena sabung ayam di Dusun III, Desa Ombulo, Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Jumat malam (1/7).

“Kami di lokasi sabung ayam, lalu ayah saya terlibat adu mulut dengan orang. Saya tidak tahu apa penyebab mereka saling adu mulut, tapi satu ayam sudah mati,” katanya.

Ditambahkan pula, kejadian itu terjadi sekitar pukul 17.30 Wita, jelang salat magrib. Usai terlibat adu mulut, Jafar diduga dikejar oleh sejumlah orang, dalam kesempatan itu ia masih sempat mengajak Jefri untuk lari.

“Kami lari, ada sekitar 2 sampai 3 orang yang mengejar ayah saya, menggunakan pisau dan saya tidak mengenal mereka. Ayah saya lari ke kanan menuju arah sungai, sedangkan saya lari ke arah kiri,” terang Jefri.

Setelah peristiwa kejar-kejaran tersebut, Jefri menganggap ayahnya selamat, dia lalu kembali ke tempat sabung ayam untuk mengambil motor. Di tempat itu Jefri menerima informasi, jika ayahnya ditemukan tak bernyawa di Sungai Bondula.

“Saya pikir ayah saya selamat, pas waktu adzan magrib saya kembali ke tempat sabung ayam mengambil motor. Disitu saya menerima informasi orang tua saya sudah meninggal, ditemukan tak bernyawa di sungai,” tutur Jefri.

Sementara itu Melki salah seorang saksi, mengaku, sempat mendengar korban terlibat adu mulut dengan seseorang di lokasi sabung ayam.

“Saya sementara makan di lokasi (arena sabung ayam). Saya sempat mendengar ada yang terlibat adu mulut, tapi saya tetap makan. Lalu informasi warga korban loncat ke sungai,” kata Melki.

Melki menambahkan, setelah itu dirinya bersama warga menyusuri sungai. “Pak Kahar yang lebih dulu menemukan, lalu saya. Saya lihat korban terapung di sungai dan korban ditemukan sudah tak bernyawa. Kedalam air sungai sampai leher orang dewasa, lebar sungai kurang lebih 5 meter, kami beranggapan korban masih hidup, namun setelah kami perhatikan ada luka dibagian kepala,” tutupnya. (Wie)

Tags: penemuan mayat

Related Posts

Hiburan pasar malam di Desa Tingkohubu, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, malam sabtu (6/6) di banjir warga. (F. Natharahman/Gorontalo Post)

Wahana Rekreasi Tradisional Hadir di Tingkohubu

Monday, 8 June 2026
Ratusan botol minuman keras (Miras) berbagai merek berhasil disita oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pohuwato saat melaksanakan patroli pada Sabtu (6/6) malam.

Tim URC Polres Pohuwato Sita Ratusan Botol Miras

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Personel Polres Pohuwato melakukan penertiban di lokasi PETI yang ada di Kecamatan Dengilo, di mana 11 Alkon disita bersama barang bukti lainnya.

PETI di Dengilo Kembali Ditertibkan, Penambang Melarikan Diri, Polisi Sita 11 Mesin Alkon

Monday, 8 June 2026
Gorontalo Krisis Cairan NaCl

Gorontalo Krisis Cairan NaCl

Thursday, 4 June 2026
Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menerima audiensi Wakil Ketua LPSK.

Kapolda Gorontalo Dukung Perlindungan Saksi-Korban

Thursday, 4 June 2026
Next Post
Bencana Sapura

Musim Panas

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.