logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Kab Gorontalo

Ditikam Warga Kades Motinelo Nyaris Tewas

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 29 June 2022
in Kab Gorontalo, Kriminal
0
Ditikam Warga Kades Motinelo Nyaris Tewas

SENGKETA LAHAN : Kepala Desa Motinelo, nyaris tewas akibat ditikam warganya sendiri. (foto : istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id — Nyawa Kepala Desa Motinelo, Kecamatan Tabongo, Adam A Mutalib (46) nyaris melayang, Selasa (28/6). Sebuah tusukan parang mendarat dibekangnya, ia juga terluka di bagian lengan karena berusa menangkis. Diduga pelakunya adalah Padeni Nani (62) warganya sendiri.

Informasi yang diperoleh Gorontalo Post, menyebutkan, peristiwa berdarah ini terjadi di kawasan perkebunan di desa mereka. Versi Kades Adam Mutalib, yang langsung melaporkan peristiwa itu ke polisi, menyebutkan, ia yang berada di kebun miliknya bertemu Padeni Nani, terjadi perbincangan, dimana Padeni meminta Kades Adam agar bisa merehabilitasi saluran di lahan tersebut, karena sudah roboh akibat longsor. Tapi Kades Adam menyebut tak ada anggaran untuk itu. “Karena memang tidak ada anggaran,”kata dia.

Kades Adam kemudian menegus Padeni agar tidak membuang sampah dari kebunnya ke lahan milik dia. “(Sampah) selalu dia buang pa saya punya kebun,” ungkap Adam. Tapi penyampaian Kades Adam itu tak digubris, menurutnya Padeni justeru merubah topik pembicaraan ke batas tanah antara mereka, yang menurut Padeni batas tanah Adam sudah masuk ke lahanya.

“Saya tidak ingin berpolemik, maka saya mengundang pemilik tanah sebelumnya, dan setelah sampai ke lokasi, ternyata dia (Padeni,red) langsung adu mulut dengan pemilik tanah sebelumnya dan saya tinggalkan mereka berdua di kebun. Pada saat itu, saya hendak membuang sampah, tetapi tak disangka terlapor justru mengejar saya dari belakang dan langsung menusuk saya dengan peda (baca : parang), yang mengenai bagian samping badan saya,”ujar Kades Adam.

Related Post

Pak Bupati, Kapan Jembatan Bulota Diperbaiki ?

PENAS KTNA XVII, Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat, Ribuan Peserta Bakal Serbu Kabgor

Kunjungi Warga Tranmigrasi di Pulubala, Gubernur Gusnar Terima Keluhan Harga Jagung

Semarak Malam Puncak Festival Qunut: Upaya Melestarikan Budaya dan Mendongkrak Ekonomi Lokal

Pada saat itu, kata dia, ia sempa menangkisnya dengan tangan yang mengakibatkan luka di dua jari, yakni jari manis dan tengah. “Tetapi karena sudah merasa nyeri, saya lepas parang tersebut dan saya berusaha membela diri dengan melemparnya dengan batu yang terkena dibagian dagu. Setelah itu saya berusaha lari, tetapi dia langsung menusuk bagian belakang badan saya,” ungkap Adam.

Sementara itu, versi berbeda yang disampaikan Padeni Nani. Dirinya mengaku ingin bermusyawarah untuk membahas batas lahan antara kedua belah pihak, yang memang batasnya sudah tergerus karena air.

“Watiya ti bomo hile musyawarah, bo tiyo ta lobale loyingo mabolo bisa-bisala wolo u musyawaralo, hambela watiya he tohu panggola liyo, waw he tolo biyonga lio (Saya hanya ingin musyawarah tapi dia (Ayahanda,red) yang sudah marah-marah mempertanyakan apa lagi yang akan dimusyawarahkan, saya pun dikata-katai sudah tua dan gila,” ungkap Padeni. Ia mengaku tidak ada maksud untuk menikam pelapor, bahkan dirinya dalam kondisi sedang menunduk membersihkan rumput tetapi langsung dipukul dari belakang, tetapi bisa ditangkis.

“Tantu maksud liyo mobubohu to lunggongo bo dila letuhata, watiya lolambe bo wamilo latiya langsung pilohuna latiya bo ilotangkisia liyo lo ulu waw ulu liyo pilutari latiya. (Mungkin maksudnya kayu itu akan dipukul ke kepala saya, tapi saya bisa cegah dan reflek parang yang saya gunakan untuk membersihkan rumput, saya layangkan ke bagian samping tubuhnya, namun ditangkis menggunakan tangganya,” ungkap Padeni.

Sementara itu, Kapolres Gorontalo, AKBP Ahmad Pardomuan,S.I.K,M.H melalui Kasat Reskrim, IPTU Agung Gumara Samosir, mengakui jika pelaku sudah diamankan bersama barang bukti dan akan dipanggil saksi-saksi terlebih dahulu.

“Karena pelaku dan barang bukti sudah diamankan, mungkin sebentar kasus ini akan naik ke penyidikan dan akan mengundang saksi-saksi terlebih dahulu. (Wie)

Tags: penikaman

Related Posts

Pak Bupati, Kapan Jembatan Bulota Diperbaiki ?

Pak Bupati, Kapan Jembatan Bulota Diperbaiki ?

Tuesday, 26 May 2026
FOSE. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan tin Danantara foto bersama di auditorium menara keagungan setelah melihat kondisi menara

PENAS KTNA XVII, Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat, Ribuan Peserta Bakal Serbu Kabgor

Monday, 20 April 2026
Kunjungi Warga Tranmigrasi di Pulubala, Gubernur Gusnar Terima Keluhan Harga Jagung

Kunjungi Warga Tranmigrasi di Pulubala, Gubernur Gusnar Terima Keluhan Harga Jagung

Thursday, 9 April 2026
Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Aset Lahan di Desa Hulawa, Dorong Pemanfaatan Fasilitas Umum

Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Aset Lahan di Desa Hulawa, Dorong Pemanfaatan Fasilitas Umum

Wednesday, 8 April 2026
Semarak Malam Puncak Festival Qunut: Upaya Melestarikan Budaya dan Mendongkrak Ekonomi Lokal

Semarak Malam Puncak Festival Qunut: Upaya Melestarikan Budaya dan Mendongkrak Ekonomi Lokal

Sunday, 29 March 2026
BPOM Gorontalo Pastikan Takjil di Limboto Bebas Bahan Berbahaya

BPOM Gorontalo Pastikan Takjil di Limboto Bebas Bahan Berbahaya

Sunday, 29 March 2026
Next Post
Asian Mini Football, Hamka Bikin Sejarah

Asian Mini Football, Hamka Bikin Sejarah

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.