logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Kasus Bocah Tewas, Ditendang, Diinjak, Digigit, Disulut Api Rokok

Lukman Husain by Lukman Husain
Saturday, 18 June 2022
in Headline
0
Kasus Bocah Tewas, Ditendang, Diinjak, Digigit, Disulut Api Rokok

Rekonstruksi

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Gusnar: Dapur MBG Jangan Beli Bahan dari Luar

Gubernur Gusnar Ismail – Wagub Idah Syahidah, Hadiri Silaturahmi Bersama BRMP Provinsi Gorontalo

Wagub Idah Syahidah Apresiasi Peran Perempuan di Hari Kartini, Gerakan Perempuan Berdonor Bukti Nyata Perempuan Berdaya

Sekda Boalemo, Prof. Nurdin Gantikan Sherman

Gorontalopost.id – Kejam! Bocah umur lima tahun yang meninggal dunia karena dianiaya orang tuanya sendiri, pada 19 Mei 2022 yang lalu, ternyata mendapat perlakuan penganiayaan bertubi-tubi. Ayahanya, KK alias Kendi, ibu tirinya SWA, dan nenek trinya SI merupakan eksekutor, hingga bocah berambut ikal asal Kotamobagu itu, babak belur dan meninggal dunia.

Hal ini terungkap dalam rekonstruksi kasus pembunuhan anak dibawah umur, yang digelar Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gorontalo Kota, di tempat kejadian perkara, sebuah rumah kos di Jl Manggis, Kota Gorontalo, Jumat (17/6) kemarin.

Sebanyak 27 reka adegan diperagakan KK, SWA, dan SI, ketiganya silih berganti menganiaya korban. Dari puluhan reka adegan itu, SI atau nenek tiri korban yang paling berperan. Bahkan, diduga akibat penganiayaan SI korban sekarat, dan meninggal dunia.

Awalnya, korban yang baru beberapa hari tiba di Gorontalo itu, tinggal bersama ayahnya dan ibu tirinya di rumah kosan itu. SI sang nenek, dan adik tirinya, juga tinggal disitu. Rupanya, kehadiran korban tak diharapkan. Baru beberapa hari, ia sudah menerima tindak penganiayaan.

Yang pertama melakukan adalah KK, ayahnya sendiri. Pada adegan awal, KK menarik tangan korban dan menendangnya di kaki, pun ketika korban duduk di kursi, tanganya ditarik hingga terjatuh ke lantai. Alasanya pun klasik, korban tidak mau makan. Selanjutnya SWA, ibu tiri korban ini menuding korban mengambil duit Rp 5 ribu miliknya, hingga menganiaya di bagian tangan berulang kali.

Yang sadis adalah SI sang nenek tiri. Setelah beberapa hari korban tinggal di rumah kosan itu, KK dan SWA memilih tinggal di rumah kontrakan baru. Praktis yang tinggal disitu adalah SI, korban, dan adik tiri korban. SI mengaku tak terima dijadikan ‘tempat penitipan anak’ dan melampiaskan kekesalanya kepada korban. Bocah berusia lima tahun yang baru hendak masuk TK itu, ditendang di bagian perut, diinjak, digigit, bahkan disulut dengan api rokok.

“Total ada 27 adegan. Dari 27 adegan itu, sang ayah memerankan dua kali adegan, sementara ibu tiri tiga kali adegan. Sisanya sang nenek yang melakukan penganiayaan,”jelas Kepala Satreskrim Polres Gorontalo Kota, IPTU Nauval. Penganiayaan baru berakhir, saat korban benar-benar tak lagi berdaya, pada 19 Mei yang lalu. Korban yang merintih kesakitan itu dibiarkan sang nenek terbaring di kamar. Hingga SWA datang, kemudian berusaha menolong korban yang nampak sekarat itu. Korban dibawa ke rumah sakit, tapi medis saat itu memastikan, korban telah meninggal dunia.

“Sempat dibawa ke rumah sakit. Namun karena banyaknya luka lebam di tubuh korban, mengakibatkan nyawa korban tidak lagi bisa diselamatkan,” tutup Nauval.

Pelaksanaan rekonstruksi kemarin, menyedot perhatian warga. Warga memadati lokasi rekonstruksi dan meneriakan sumpah serapah kepada para pelaku.

“Somo mati di dalam ngana nene, pake hati nene, pembunuh. (akan mati di dalam (penjara) kamu nenek. Pakai hati nenek, pembunuh),”teriak warga. Petugas kepolisian yang berjaga, bahkan berulang kali meminta agar warga tidak anarki, seperti melempar batu atau datang menganiaya para pelaku.

“Jangan balempar, jangan balempar, mokana di oto (jangan lempar, jangan lempar, nanti kena mobil),”kata petugas. Pelaksanaan rekonstruksi tersebut juga diikuti tim dari Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo, dan Dinas Perlindungan Anak Kota Gorontalo. (tro)

Tags: anakdibawaumurKDRTpenganiyaansaveica

Related Posts

Gusnar: Dapur MBG Jangan Beli Bahan dari Luar

Thursday, 23 April 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Wagub Idah Syahidah RH menghadiri pertemuan silaturahim bersama BRMP Provinsi Gorontalo, Rabu (22/4). (foto: dok-pemprov)

Gubernur Gusnar Ismail – Wagub Idah Syahidah, Hadiri Silaturahmi Bersama BRMP Provinsi Gorontalo

Thursday, 23 April 2026
Wagub Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie melihat langsung giat donor darah dalam rangka Hari Kartini 2026, Selasa (21/4). (Foto : Nova/Diskominfotik)

Wagub Idah Syahidah Apresiasi Peran Perempuan di Hari Kartini, Gerakan Perempuan Berdonor Bukti Nyata Perempuan Berdaya

Wednesday, 22 April 2026
Prof. Dr. Ir. Nurdin, S.P., M.Si diambil sumpah dalam pelantikan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo. (Foto/Diskominfo)

Sekda Boalemo, Prof. Nurdin Gantikan Sherman

Wednesday, 22 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bantuan benih jagung kepada petani di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (17/4). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Serahkan Bantuan Banih Jagung untuk Petani di Kabupaten Gorontalo

Tuesday, 21 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026
Next Post
Migor Curah, Luhut Minta Dihapus, Mendag Tunggu Dulu

Migor Curah, Luhut Minta Dihapus, Mendag Tunggu Dulu

Discussion about this post

Rekomendasi

AKBP H. Busroni

Pidana Menanti Polisi Terlibat PETI, Janji Kapolres Pohuwato, Termasuk Sanksi Internal

Wednesday, 22 April 2026
Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026
Pohuwato The Gold of Celebes

Pohuwato The Gold of Celebes

Monday, 27 February 2023
Empat orang tersangka resmi ditahan oleh Satuan Reskrim Polres Pohuwato, terkait kasus dugaan penganiayaan.

Empat Tersangka Penganiayaan Ditahan, Lokasi Kejadian di Area PETI DAM Pohuwato

Thursday, 23 April 2026

Pos Populer

  • Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

    Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Batas-Batas Pengobatan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.