logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Kriminal

Tetangga Ungkap Keseharian Pelaku Penganiayaan Bocah

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 23 May 2022
in Kriminal, Metropolis
0
Tetangga Ungkap Keseharian Pelaku Penganiayaan Bocah

Kamar kosan yang ditempati oleh Adik Icha, yang berasa di Jalan Manggis, Kelurahan Molosifat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. (Ainun Mokodompit/Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Kasus dugaan penganiayaan terhadap salah seorang bocah berusia 5 tahun, yang bernama ASK atau yang akrab disapa Adik Icha, turut mendapatkan respon dari para tetangga yang ada di salah satu kos-kosan, di Kelurahan Molosifat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.

Para tetangga pun masing-masing mengungkapkan keseharian dari para pelaku yakni ibu dan nenek tiri, yang tega menganiayaa Adik Icha, hingga meninggal dunia pada Rabu (18/05/2022).

Beberapa tetangga kosan saat ditemui wartawan magang Gorontalo Post mengaku, sebelum peristiwa tersebut, tidak ada gerak-gerik yang mencurigakan dari ibu dan nenek tiri Adik Icha.

Bahkan, sebelum kabar kematian Adik Icha, dua hari sebelum kejadian para tetangga kosan sempat melihat, anak itu duduk di depan pintu kamar kos.

Related Post

Terima Audiensi Tokyo Gas dan Hanwa, Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Resahkan Warga, Balap Lari Dibubarkan

Desmont : Polisi Harus Beretika dan Bijak Bermedsos

“Sepengetahuan saya, Adik Icha tinggal bersama ibu dan nenek tirinya sebelum Ramadan. Adik Icha datang hanya untuk berlibur. Saya juga tidak begitu mengetahui aktivitas sehari-hari mereka di kos itu, mereka orangnya sangat tertutup,” kata Linda yang merupakan masyarakat sekitar.

Tak hanya itu saja, Linda pun turut menyampaikan, dirinya sempat mengundang Adik Icha dan juga ibu serta nenek tirinya ke acara ulang tahun anaknya.

Pada saat itu, dirinya sempat melihat dengan jelas perilaku Adik Icha, di mana bocah tersebut sopan, pendiam dan penurut, tidak nakal dan jarang kelihatan bermain di luar kamar.

“Beda dengan nenek tirinya, ekspresi wajahnya sangat menakutkan. Bahkan anak saya tidak mau mendekati nenek itu, anak saya mengurung diri di kamar, karena takut melihat wajah dari nenek ini,” tambahnya.

Meski demikian lanjut Linda, tutur kata mereka dengan keluarganya, kelihatan sangat baik. Inilah yang membuat masyarakat sekitar maupun penghuni kos tidak ada kecurigaan, terhadap apa yang mereka lakukan kepada Adik Icha.

“Cara berkomunikasi ibu tiri dan neneknya dengan warga di sini sangat baik. Jadi, tidak ada gerak-gerik yang mencurigakan antara keluarga tersebut,” katanya.

Kabarnya, Adik Icha akan dijemput oleh neneknya dalam waktu dekat ini. Namun naas, kejadian buruk menimpa Adik Icha. Bocah yang baru berusia lima tahun tersebut, meninggal dunia ditangah orang terdekatnya.

“Saya sangat terkejut ketika menerima informasi ini. Kami selaku tetangga, tidak mengetahui kalau ada peristiwa seperti ini yang terjadi di dalam kamar kos, yang mengakibatkan anak yang begitu polos dan cantik ini, meninggal dunia,” terangnya.

Hal senada pula dikatakan Samsul. Dirinya mengaku bahwa barang bukti yang dipergunakan oleh ibu dan nenek tiri Adik Icha, yang digunakan untuk memukul, dibuang di belakang kos, sehingga tidak ada yang mengetahui tentang perbuatan keji yang dilakukan oleh mereka.

“Kami sama sekali tidak mendengarkan teriakan meminta tolong atau jeritan suara Adik Icha. Biasanya, saya hanya mendengar suara adik tiri dari Adik Icha menangis, yang masih berusia sekitaran satu tahun lebih,” kata Samsul.

Sementara itu, ayah kandung, ibu tiri SWA (27) dan nenek tiri SI (65) yang sebelumnya dibawa ke daerah Sulawesi Utara (Sulut), saat ini telah berada di Polres Gorontalo, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

“Mereka saat ini sementara kami lakukan pemeriksaan. Untuk informasi lebih lanjut, akan kami sampaikan kembali setelah dilakukan gelar perkara.

Untuk saat ini mereka masih berstatus sebagai terperiksa,” kata Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irwanto,S.I.K,M.Si melaui Kasat Reskrim, Iptu Moh. Nauval Seno,S.T.K,S.I.K. (Mg-16/kif)

Tags: penganiyaan

Related Posts

Terima Audiensi Tokyo Gas dan Hanwa, Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Terima Audiensi Tokyo Gas dan Hanwa, Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Thursday, 5 March 2026
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Petugas kepolisian saat menertibkan aksi balap lari di salah satu titik yang ada di Kabupaten Gorontalo.

Resahkan Warga, Balap Lari Dibubarkan

Thursday, 5 March 2026
KBP Desmont Harjendro

Desmont : Polisi Harus Beretika dan Bijak Bermedsos

Thursday, 5 March 2026
Personel Polsek Paguyaman bersama Basarnas melakukan penanganan dan evakuasi korban hanyut yang ditemukan di Sungai Tangkobu, Rabu (4 Maret 2026) pagi.

Tiga Hari Hilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas di Sungai Tangkobu

Thursday, 5 March 2026
Kasat Narkoba Polres Pohuwato, Iptu Renly H. Turangan,S.H. bersama anggota saat mengungkap dan mengamankan terduga pelaku jaringan peredaran narkotika lintas provinsi.

Pohuwato Pintu Masuk Narkoba, 12 Pengedar Lintas Sulawesi Dibekuk di Popayato

Thursday, 5 March 2026
Next Post
Tiga Pasangan Bukan Muhrim Terjaring Razia

Tiga Pasangan Bukan Muhrim Terjaring Razia

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Buyer Jepang Tinjau Langsung Operasional PT Biomasa Jaya Abadi di Pohuwato

Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

Wednesday, 4 March 2026
Rawat Tradisi, Wali Kota Gorontalo Hadirkan Festival Tumbilotohe 2026, Ada Lomba Koko’o dan Vokalia

Rawat Tradisi, Wali Kota Gorontalo Hadirkan Festival Tumbilotohe 2026, Ada Lomba Koko’o dan Vokalia

Thursday, 5 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Petir Ngambek

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.