logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Kriminal

Petani di Pulubala Tewas Ditikam

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 23 May 2022
in Kriminal, Metropolis
0
Petani di Pulubala Tewas Ditikam

Korban akhirnya diperiksa oleh pihak Rumah Sakit Dunda, setelah sempat dilakukan penolakan dari pihak Polsek.

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Salah seorang warga Dusun Tumba, Desa Pongongaila, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Ahmad Mahajanni (49), yang bekerja sebagai petani, meninggal dunia, setelah ditikam oleh keluarganya sendiri.

Informasi yang dirangkum, peristiwa penikaman dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) berupa badik tersebut, terjadi di Dusun Tumba, Desa Pongongaila, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, pada Kamis (20/5/2022), sekira pukul 20.00 Wita.

Pelakunya yakni GM (53), tak lain adalah ipar korban. Pada saat itu, antara korban dan pelaku, diduga sempat adu mulut di bagian dapur rumah pelaku. Tak berselang lama, pelaku masuk ke dalam rumahnya dan mengambil badik serta langsung menikam korban dibagian pinggangnya.

Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian pinggang dan sempat dilarikan ke Puskesmas Pulubala. Hanya saja, sebelum tiba di Puskesmas Pulubala, korban telah menghembuskan nafas terakhir.

Related Post

Terima Audiensi Tokyo Gas dan Hanwa, Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Resahkan Warga, Balap Lari Dibubarkan

Desmont : Polisi Harus Beretika dan Bijak Bermedsos

Mirisnya lagi, ketika korban hendak dilakukan visum, pihak diduga Puskes Pulubala tidak mau menerima, begitu pula pihak Puskesmas Tibawa, sehingga korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit MM Dunda. Di rumah sakit, diduga pihak keluarga korban turut mendapatkan penolakan untuk dilakukan pemeriksaan luar.

Sejak pukul 21.00 Wita, korban dibiarkan begitu saja di kamar jenazah dan tidak ada penanganan. Nanti setelah pukul 01.30 Wita, pihak rumah sakit kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban, setelah pihak keluarga mengamuk di rumah sakit.

Kapolsek Pulubala, Ipda Nirwan Damopolii ketika diwawancarai membenarkan adanya peristiwa penikaman tersebut. Begitu pula peristiwa yang terjadi di rumah sakit, dimana korban tidak mendapatkan pelayanan untuk dilakukan visum.

“Kami pun dari aparat Kepolisian mencoba untuk melakukan komunikasi serta menenangkan pihak keluarga korban,” ujar mantan Kanit Pidum Polres Gorontalo Kota ini.

Terkait dengan peristiwa penikaman tersebut, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku, yang telah melarikan diri usai melakukan aksinya.

“Kami belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi pemicu dari peristiwa ini. Untuk saat ini, sudah ada beberapa saksi yang telah dilakukan pemeriksaan. Sedangkan pelaku, masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RS Dunda Limboto, dr. Alaludin Lapananda Sp.PD mengatakan, memang untuk otopsi apalagi untuk visum itu, menjadi tanggung jawab Puskesmas ditiap wilayah dan jika mendapatkan kendala, bisa dirujuk ke RS Dunda. Tetapi harus disertai surat rujukan dari Puskesmas wilayah tersebut.

“Jadi harus ada surat keterangan dari Puskesmas yang menyatakan belum bisa melakukan visum karena ada kendala. Pastinya kami akan segera lakukan, hanya saja dikejadian penikaman itu, kebetulan saat itu tak ada surat keterangan, sehingga proses visum lambat ditangani,” jelas dr.Ala biasa ia disapa.

Dirinya pun menyayangkan kejadian tersebut, seharusnya memang untuk pelaksanaan visum itu adalah pihak Puskesmas di wilayah tersebut.

“Karena itu sudah menjadi aturan yang disepakati oleh pihak Puskesmas, guna mempermudah pelayanan. Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, apalagi ini masalah pelayanan kepada publik yang sudah ada Perda nya,” tandasnya DR Alaludin. (kif/Wie)

Tags: penikaman

Related Posts

Terima Audiensi Tokyo Gas dan Hanwa, Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Terima Audiensi Tokyo Gas dan Hanwa, Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Thursday, 5 March 2026
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Petugas kepolisian saat menertibkan aksi balap lari di salah satu titik yang ada di Kabupaten Gorontalo.

Resahkan Warga, Balap Lari Dibubarkan

Thursday, 5 March 2026
KBP Desmont Harjendro

Desmont : Polisi Harus Beretika dan Bijak Bermedsos

Thursday, 5 March 2026
Personel Polsek Paguyaman bersama Basarnas melakukan penanganan dan evakuasi korban hanyut yang ditemukan di Sungai Tangkobu, Rabu (4 Maret 2026) pagi.

Tiga Hari Hilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas di Sungai Tangkobu

Thursday, 5 March 2026
Kasat Narkoba Polres Pohuwato, Iptu Renly H. Turangan,S.H. bersama anggota saat mengungkap dan mengamankan terduga pelaku jaringan peredaran narkotika lintas provinsi.

Pohuwato Pintu Masuk Narkoba, 12 Pengedar Lintas Sulawesi Dibekuk di Popayato

Thursday, 5 March 2026
Next Post
Tetangga Ungkap Keseharian Pelaku Penganiayaan Bocah

Tetangga Ungkap Keseharian Pelaku Penganiayaan Bocah

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Buyer Jepang Tinjau Langsung Operasional PT Biomasa Jaya Abadi di Pohuwato

Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

Wednesday, 4 March 2026
Rawat Tradisi, Wali Kota Gorontalo Hadirkan Festival Tumbilotohe 2026, Ada Lomba Koko’o dan Vokalia

Rawat Tradisi, Wali Kota Gorontalo Hadirkan Festival Tumbilotohe 2026, Ada Lomba Koko’o dan Vokalia

Thursday, 5 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Petir Ngambek

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.