logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

DBD Mengintai Gorontalo

Lukman Husain by Lukman Husain
Saturday, 26 March 2022
in Headline
0
DBD Mengintai Gorontalo

Ilustrasi

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Cuaca dengan curah hujan tinggi belakangan ini, tak hanya perlu mewaspadai bencana banjir, namun penyakit menular Demam Berdarah Dengue (DBD) juga perlu disikapi serius. Sebab penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk aedes aegypti mengalami peningkatan signifikan di awal tahun, angkanya bahkan mengkhawatirkan, sudah 190 kasus yang tercatat selang dua bulan, atau Januari-Februari.

Kasusnya tersebar di seluruh wilayah Gorontalo, dengan satu pasien meninggal dunia. Pengelola Program Penyakit DBD, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Sunarty Labadjo, S.Km, dikutip Hargo.co.id (Gorontalo Post grup), mengatakan, DBD di Gorontalo masuk level waspada, karena sudah terdapat kasus dengan jumlah ratusan orang.

“Belum termasuk bulan Maret. Untuk januari dan februari, di 6 kabupaten/kota di Gorontalo sudah ada 190 kasus dan seorang orang meninggal dunia,”jelas Sunarty Labadjo, Jumat (25/3).

Rincinya, kata Sunarty, kasus DBD terbanyak pada awal tahun ini berada di Kabupaten Bone Bolango dengan 45 kasus, disusul Kabupaten Gorontalo 43 kasus, Pohuwato 32 kasus, dan Boalemo 31 kasus, Kota Gorontalo 24 kasus, dan Gorontalo Utara terdapat 17 kasus.

Related Post

Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Polemik Eks Rumah Jawatan, Adhan Ungkap Kejanggalan

Pemprov Gorontalo Bersama TP Posyandu Fokus Tangani Stunting

Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Lebih lanjut Sunarty Labadjo mengatakan, jika dibanding dengan tahun 2021, kasus DBD di Gorontalo mencapai angka 586 kasus dengan 16 diantaranya meminggal dunia. Jumlah kasus itu tercatat sejak Januari hingga Desember. Rincinya di Kota Gorontalo, 108 kasus, seorang meninggal dunia, Kabupaten Gorontalo 158 kasus, 6 orang diantaranya meninggal dunia.

Boalemo 19 kasus (1 orang meninggal dunia) Pohuwato 136 kasus (3 orang meninggal dunia), Bone Bolango 143 kasus (4 orang meninggal dunia) dan Gorontalo Utara 22 kasus (seorang meninggal dunia).

Untuk mengantisipasinya, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, kata Sunarty Labadjo telah bekerjasama dengan seluruh Puskesmas, untuk langsung tanggap ketika terdapat kasus DBD.

Puskesmas merupakan faskes milik pemerintah yang mengetahui persis wilayah sekitarnya, mereka juga selalu turun untuk melakukan pengecekan, dan edukasi ke masyarakat, seperti memberlakukan 3M, yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas.

“Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo menggalang setiap desa / kelurahan pemantauan jumantik. Dimana setiap rumah 1 pemantau jumantik yang dilakukan oleh anggota rumah dan diawasi oleh pihak Puskesmas,” katanya.
Lanjut kata Sunarty Labadjo, pihak Puskesmas membentuk kader untuk pemantauan jumantik. Selain pemantauan jumantik mereka juga sudah melakukan sosialisasi soal demam berdarah.

Tak hanya dari Puskesmas dari pihak desa juga ada bantuan terhadap kader-kader jumantik karena ada anggaran ADD sendiri untuk mereka. Informasi lain yang diberikan yakni sebelum sebelum adanya Covid-19 mewabah, DBD memiliki vaksinasi tersendiri dari Kementrian. Tetapi anggarannya mahal maka vaksin untuk DBD belum terealisasikan. “Tetapi dengan adanya vaksinasi untuk Covid-19, sudah sangat membantu untuk meminimalisir penderita kasus DBD karena adanya imunitas yang tinggi,” kuncinya.

Dikutip dari alodokter.com, terdapat lima ciri seseorang menderita DBD, yakni pertama mengalami demam tinggi, dengan perubahan suhu tubuh secara tiba-tiba mencapai 40 derajat celcius. Demam dapat berlangsung hingga 2-7 hari, tetapi suhu tubuh biasanya akan turun pada haru ke-4 atau ke 5, lalu naik kembali pada hari berikutnya. Kedua, terdapat ruam pada kulit.

Ruam merah dapar muncul di bagian wajah, leher, hingga dada. Umumnya muncul setelah demam 1-5 hari. Ketiga adalah sakit kepala, penderita akan mengalami sakit kepala terutama disekitar dahi hingga bagian belakang mata. Keempat nyeri otot, penderita mengalami nyeri otot, tulang, dan sendi hingga menimbulkan rasa tidak nyaman. Keluhan nyeri ini biasanya akan muncul bersamaan dengan demam tinggi.

Kelima adalah, mual dan muntah. Keluhan ini biasanya membuat penderita tidak kuasa untuk makan dan minum, sehingga rentan kekurangan nutrisi, bahkan resiko dehidrasi. (tro/mg)

Tags: Covid-19DBD

Related Posts

Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Thursday, 10 September 2026
Polemik Eks Rumah Jawatan, Adhan Ungkap Kejanggalan

Polemik Eks Rumah Jawatan, Adhan Ungkap Kejanggalan

Wednesday, 9 September 2026
Pemprov Gorontalo Bersama TP Posyandu Fokus Tangani Stunting

Pemprov Gorontalo Bersama TP Posyandu Fokus Tangani Stunting

Tuesday, 8 September 2026
Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Monday, 7 September 2026
Garuda Indonesia – Lion Grup Batal Terbang, Penerbangan Gorontalo Ikut Terdampak

Garuda Indonesia – Lion Grup Batal Terbang, Penerbangan Gorontalo Ikut Terdampak

Monday, 7 September 2026
Pasokan BBM di Gorontalo Normal, Pertamina Gandang Aparat Awasi SPBU

Pasokan BBM di Gorontalo Normal, Pertamina Gandang Aparat Awasi SPBU

Monday, 7 September 2026
Next Post
Jokowi Jengkel Instansi Doyan Impor

Jokowi Jengkel Instansi Doyan Impor

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Thursday, 10 September 2026
Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Thursday, 10 September 2026
Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

Wednesday, 9 September 2026
Berkendara Saat Hujan Abu dan Asap, Honda Bagi Tips Agar Tetap Nyaman

Berkendara Saat Hujan Abu dan Asap, Honda Bagi Tips Agar Tetap Nyaman

Wednesday, 9 September 2026

Pos Populer

  • Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • 86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Berkendara Saat Hujan Abu dan Asap, Honda Bagi Tips Agar Tetap Nyaman

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.