logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Kejagung Hentikan Penuntutan Kejari Boalemo

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 24 March 2022
in Metropolis
0
Kejagung Hentikan Penuntutan Kejari Boalemo

Mohamad Kasad

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Pelaku Pencurian Lintas Provinsi Dibekuk di Gorontalo

Farmasi Poltekkes Dampingi Warga Ipilo Olah Herbal Jadi Produk Ekonomi

Poltekkes Gorontalo Bekali Mahasiswa dan Alumni Keterampilan Berwirausaha

Gorontalopost.id – Tiga tersangka kasus dugaan penganiayaan di Kabupaten Boalemo akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya, perkara yang telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Boalemo itu telah dihentikan penuntutannya oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI).

Hal ini terungkap dalam siaran pers Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI yang disampaikan Kepala Seksi Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Gorontalo Mohamad Kasad kepada wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Gorontalo, Rabu (23/3/2022).

Dalam siaran pers tersebut menyebutkan, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) Dr. Fadil Zumhana melakukan ekspose dan menyetujui delapan (delapan) Permohonan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Ekspose dilakukan secara virtual yang dihadiri oleh JAM-Pidum Dr. Fadil Zumhana, Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda Agnes Triani, S.H., M.H., Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, lima orang Kepala Kejaksaan Tinggi serta 5 lima orang Kepala Kejaksaan Negeri yang mengajukan permohonan restorative justice serta Kasubdit dan Kasi Wilayah di Direktorat Oharda.

Adapun delapan berkas perkara yang dihentikan penuntutannya berdasarkan keadilan restoratif yakni, pertama tersangka Handy Zakaria, dari Kejaksaan Negeri Batam yang disangkakan melanggar Pasal 44 Ayat (4) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Kedua, Tersangka Hapidun alias Pidun bin Halimudin dkk dari Kejaksaan Negeri Polewali Mandar yang disangkakan melanggar Pasal 351 Ayat (1) KUHP jo. Pasal 55 Ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan.

Ketiga, tersangka Ali Nurjat bin Alm. Anan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara yang disangkakan melanggar Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian. Keempat, tersangka Dhio Alif alias Dhio dari Kejaksaan Negeri Palu yang disangkakan melanggar Pasal 362 KUHP tentang Pencurian.

Kelima, tersangka Moh Fiqri alias Fiqri dari Kejaksaan Negeri Palu yang disangkakan melanggar Pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Terakhir yang tiga tersangka dari Kejari Boalemo diantarannya Melan Polamolo alias Melan, Ronaldi Martin, alias Bade dan Mohammad Thoha Zumair.

Ketigannya disangkakan melanggar Pasal 351 Ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan. Adapun alasan pemberian penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif ini diberikan antara lain, Para Tersangka baru pertama kali melakukan perbuatan pidana/belum pernah dihukum.

Selain itu ancaman pidana denda atau penjara kurang dari lima tahun. Telah dilaksanakan proses perdamaian dimana Tersangka telah meminta maaf dan korban sudah memberikan permohonan maaf. Tersangka berjanji tidak akan lagi mengulangi perbuatannya.

Proses perdamaian dilakukan secara sukarela, dengan musyawarah untuk mufakat, tanpa tekanan, paksaan danintimidasi. Tersangka dan korban setuju untuk tidak melanjutkan permasalahan ke persidangan karena tidak akan membawa manfaat yang lebih besar.

Pertimbangan sosiologis, Masyarakat merespon positif. “Bapak JAM-Pidum memerintahkan kepada Para Kepala Kejaksaan Negeri untuk menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) Berdasarkan Keadilan Restoratif, sesuai Berdasarkan Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 dan Surat Edaran JAM Pidum Nomor: 01/E/EJP/02/2022 tanggal 10 Februari 2022 tentang Pelaksanaan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif, sebagai perwujudan kepastian hukum,”tutup Kasad. (roy)

Tags: kejagungkejari boalemoMohamad KasadSKP2

Related Posts

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Tuesday, 27 October 2026
Pelaku Pencurian Lintas Provinsi Dibekuk di Gorontalo

Pelaku Pencurian Lintas Provinsi Dibekuk di Gorontalo

Tuesday, 27 October 2026
Farmasi Poltekkes Dampingi Warga Ipilo Olah Herbal Jadi Produk Ekonomi

Farmasi Poltekkes Dampingi Warga Ipilo Olah Herbal Jadi Produk Ekonomi

Monday, 26 October 2026
Poltekkes Gorontalo Bekali Mahasiswa dan Alumni Keterampilan Berwirausaha

Poltekkes Gorontalo Bekali Mahasiswa dan Alumni Keterampilan Berwirausaha

Monday, 26 October 2026
Empat Lomba Meriahkan Semarak Bulan Bahasa Bastrasia 2026

Empat Lomba Meriahkan Semarak Bulan Bahasa Bastrasia 2026

Saturday, 24 October 2026
Jurusan Farmasi Poltekkes Gorontalo Bina KWT Belimbing 25, Lahirkan Dua Produk Herbal Inovatif

Jurusan Farmasi Poltekkes Gorontalo Bina KWT Belimbing 25, Lahirkan Dua Produk Herbal Inovatif

Friday, 23 October 2026
Next Post
Wabup Seriusi Dana Hiba KPU

Wabup Seriusi Dana Hiba KPU

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi (Bukan) Kewajiban Negara

Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

Tuesday, 27 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026
Muhammad Firdaus AF

Sinergi Daerah Kunci Stabilitas Harga Pangan

Wednesday, 28 October 2026

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Empat Lomba Meriahkan Semarak Bulan Bahasa Bastrasia 2026

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.