logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Dibalik Tembok Penjara Napi Lapas Gorontalo Tak Henti Berkreasi, Ubah Sampah Jadi Barang Bernilai Rupiah

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 14 February 2022
in Metropolis
0
Dibalik Tembok Penjara Napi Lapas Gorontalo Tak Henti Berkreasi, Ubah Sampah Jadi Barang Bernilai Rupiah

Aktvitas Para napi lapas kelas IIA Gorontalo saat mengubah sampah menjadi barang berharga

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo terus melakukan terobosan dalam membina para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar menjadi mandiri. Salah satu terobosan terbaru yang dilakukan yakni membina WBP untuk mengubah sampah menjadi rupiah.

ROY TILAMEO – KOTA GORONTALO

Meskipun dibalik tembok penjara, para WBP Lapas Kelas IIA Gorontalo tak pernah berhenti berkreasi. Kali ini dalam mewujudkan fungsi pembinaan yang efektif, jajaran Lapas Kelas IIA Gorontalo terus melakukan pembinaan kemandirian bagi warga binaannya.

Harapannya WBP akan menjadi pribadi yang berkarakter positif dan memiliki keterampilan/kecakapan sebagai bekal merauf nafkah/penghasilan yang halal dan baik setelah bebas nanti. Seperti terpantau pada Sabtu (12/02), Wardo Talani seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Gorontalo yang terjerat kasus narkoba beserta rekan-rekan lainnya tengah disibukkan dengan kegiatan seninya untuk “mengubah sampah menjadi bernilai rupiah.

Related Post

Wahana Rekreasi Tradisional Hadir di Tingkohubu

Tim URC Polres Pohuwato Sita Ratusan Botol Miras

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

PETI di Dengilo Kembali Ditertibkan, Penambang Melarikan Diri, Polisi Sita 11 Mesin Alkon

Hal ini nampak di sudut selasar bengkel kerja Lapas Gorontalo mereka dengan cekatan membuat handy craft dengan mengolah bahan bekas (botol plastik air minum kemasan) dan bahan bekas pendukung lainnya seperti batok kelapa disulap menjadi mahakarya dalam bentuk hiasan ruangan atau cinderamata yang memiliki nilai estetika yang tinggi serta memiliki nilai ekonomis yang dapat bersaing.

Sabaruddin,SE,SH Kasie Kegiatan Kerja (Giatja) yang mendampingi beberapa Warga Binaan tersebut menjelaskan bahwa “bakat dan keterampilan yang mereka miliki akan terus kami asah melalui program kegiatan pembinaan kemandirian, sehingga setelah selesai menjalani masa pidananya mereka dapat memiliki bekal hidup di tengah-tengah masyarakat, bersaing dalam bursa tenaga kerja, membuka lapangan kerja sekaligus mencegah mereka untuk mengulangi tindak pidana kembali, selain itu pula dapat menunjang terwujudnya keamanan dan ketertiban ditengah tengah masyarakat”. ujarnya.

Tak hanya itu “hastakarya atau kerajinan tangan yang dihasilkan oleh warga binaan ini menurut kami selaku pihak Lapas Gorontalo adalah sebuah mahakarya seni yang cukup tinggi karena menitikberatkan pada keterampilan tangan dan ketelitian yang berfungsi untuk mengolah bahan baku yang sering ditemukan di lingkungan menjadi benda-benda yang tidak hanya bernilai pakai, tetapi juga bernilai estetis dan ekonomis.

Olehnya mahakarya dari warga binaan ini akan kami dorong untuk dipamerkan sekaligus kami upayakan untuk dilakukan kerjasama dengan perusahaan produsen air minum kemasan isi ulang diantaranya PT. Tirta Investama (Danone AQUA) atau yang dikenal dengan Aqua yang merupakan sebuah perusahaan pelopor air mineral dalam kemasan di Indonesia melalui program program CSR- nya sehingga dapat dilakukan kerjasama pendampingan bagi warga binaan, pun juga dengan kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif agar mahakarya warga binaan Lapas Gorontalo dapat dipromosikan dan dapat tembus ke pasar dunia”urai Sabaruddin.

Ketika dimintai keterangan Wardo salah satu warga binaan yang hampir penuh tato ditubuhnya berucap “meskipun kami didalam penjara, namun tak menyurutkan tekad kami untuk terus berinovasi dan berkarya.

Harapan kami agar Lapas Kelas IIA Gorontalo dapat mewujudkan mimpi kami yaitu menjembatani karya seni ini untuk dapat dipamerkan sekaligus dipasarkan sehingga setidaknya kedepan kami memiliki penghasilan tambahan dari keterampilan yang kami miliki.

Sekarang kami adalah kelompok sampah masyarakat, namun percayalah kami akan mengubah sampah menjadi sebuah emas,” harapnya. (*)

Tags: daur ulangNapi Lapas Gorontalo

Related Posts

Hiburan pasar malam di Desa Tingkohubu, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, malam sabtu (6/6) di banjir warga. (F. Natharahman/Gorontalo Post)

Wahana Rekreasi Tradisional Hadir di Tingkohubu

Monday, 8 June 2026
Ratusan botol minuman keras (Miras) berbagai merek berhasil disita oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pohuwato saat melaksanakan patroli pada Sabtu (6/6) malam.

Tim URC Polres Pohuwato Sita Ratusan Botol Miras

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Personel Polres Pohuwato melakukan penertiban di lokasi PETI yang ada di Kecamatan Dengilo, di mana 11 Alkon disita bersama barang bukti lainnya.

PETI di Dengilo Kembali Ditertibkan, Penambang Melarikan Diri, Polisi Sita 11 Mesin Alkon

Monday, 8 June 2026
Gorontalo Krisis Cairan NaCl

Gorontalo Krisis Cairan NaCl

Thursday, 4 June 2026
Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menerima audiensi Wakil Ketua LPSK.

Kapolda Gorontalo Dukung Perlindungan Saksi-Korban

Thursday, 4 June 2026
Next Post
Jabatan Gubernur Tak Diperpanjang, Kemendagri : Langgar Aturan, Termasuk untuk Bupati/Walikota

Jabatan Gubernur Tak Diperpanjang, Kemendagri : Langgar Aturan, Termasuk untuk Bupati/Walikota

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.