logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Mahasiswa Desak Oknum Dosen Cabul Dipecat

Aslan by Aslan
Friday, 7 January 2022
in Headline, Metropolis
0
Mahasiswa Desak Oknum Dosen Cabul Dipecat

Aksi bakar ban saat unjuk rasa oleh Aliansi Mahasiswa Anti Asusila (AMAA) berunjuk rasa di salah satu kampus di Gorontalo terkait kasus dugaan pelecehan seksual, Kamis (6/1/22). (Foto: Natha/Gorontalo Post).

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

gorontalopost.id – Sejumlah mahasiswa dari Aliansi Gerakan Solidaritas Mahasiswa Anti Asusila berunjuk rasa di salah satu kampus di Gorontalo, Kamis (6/1/22). Menyusul adannya dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum dosen terhadap salah seorang mahasiswi di kampus tersebut.

Pantauan Gorontalo Post, unjuk rasa yang digelar sekira pukul 13.00 wita itu awalnya berlangsung aman dan kondusif. Namun, aksi tersebut nyaris ricuh setelah salah seorang petugas keamanan adu mulut dengan salah seorang massa aksi. Untung saja kejadian ini langsung dilerai oleh sejumlah massa aksi yang lain sehingga tidak terjadi perkelahian.

Dalam aksi itu para mahasiswa membawa Pamflet dan poster yang bertuliskan Stop pelecehan seksual di kampus. Para masa aksi juga membakar ban di depan kampus. Masa aksi terus melontarkan tuntutan kepada pihak Kampus agar mejatuhkan hukuman atau sanksi setimpal kepada pelaku kekerasan seksual di kampus.

Koordinator Lapangan Lion Paneo yang merupakan salah satu mahasiswa Fakultas Syariah kampus Islam Negeri tersebut mengatakan, mereka akan mengawal kasus Predator Seksual yang menimpa kawan mereka sampai tuntas.

Related Post

BJA Group Berkomitmen Menjalankan Kewajiban kepada Masyarakat Sesuai Aturan yang Berlaku

Lapas Perempuan Gorontalo Gelar Apel Ikrar, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone ilegal

34 Personel Polres Pohuwato Diuji Beladiri

Monitor Dapur MBG Gorontalo, Kapolda Ingatkan Pengelola Jaga Kualitas Makanan

“Kelakuan bejat oknum Dosen ini sangat memalukan, oleh karena itu kami akan mengawal kasus ini dan akan melapor sampai ke Kementrian Agama dan Presiden Joko Widodo dengan cara membuat surat petisi terbuka, jika tidak ada sikap tegas oleh pihak Birokrasi Kampus,” tegasnya.

Dalam aksi pembelaan terhadap korban kali ini kata Lion, adalah upaya untuk mengungkap kejahatan Predator Seksual oleh oknum Dosen. Ini kampus berlabel agama, jangan di kotori hanya karena kelakuan oknum Dosen tertentu.

Lanjut Lion, Dosen sebagai tenaga pendidik harusnya memberikan pembelajaran yang baik, bukan malah memperlakukan mahasiswi untuk memenuhi nafsu birahinya.

Lion juga mengungkapkan kekecewan dirinya terhadap pihak Birokrasi kampus karena mereka dijanjikan oleh pihak Kampus akan menghadirkan pelaku, namun sampai unjuk rasa berakhir pelaku tak kunjung ada.

Kekecewaan itu ditambah lagi, karena Rektor tidak menemui massa aksi dengan berbagai alasan untuk mendengarkan sekiranya mendengar apa yang menjadi tuntutan kami massa aksi.

Usai menyelenggarakan demo di dalam kampus, massa aksi bersama pendamping korban menuju Mapolres Gorontalo Kota untuk membuat laporan atas kasus kekerasan seksual yang di alami korban.
Sementara itu menurut pengakuan korban, dirinya mendapat ancaman dari beberapa pihak dosen setelah ia berani mengungkap kasus pelecehan terhadap dirinya.

“Saya merasa tertekan secara psikis karena banyak ancaman yang menurut saya berpotensi membahayakan, beberapa oknum dosen juga sempat menghubungi saya melalui telepon dan whatsApp,”imbuhnya.

Lanjut korban mengakui telah memenuhi panggilan team investigasi yang dibentuk oleh fakultas dan berharap si pelaku mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatanya serta pelecehan seksual seperti ini tidak terjadi lagi pada korban berikutnya.

Saat investigasi terhadap korban oleh team Investigasi bertempat diruangan fakultas, korban menangis sambil memberikan keterangan atas beberapa pertanyaan yang dilontarkan kepadanya.

Sisiana Tuamadji selaku Ketua Kohati HMI Cabang Gorontalo dan Tesri Paputungan selaku ketua Kopri PMII Cabang Kota Gorontalo bersama beberapa mahasiswa lainya yang mendampingi korban saat diinvestigasi, membenarkan bahwa korban sangat tertekan secara psikis.

Kata Sisi, korban menangis saat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan keapada korban oleh team investigasi, hal ini menandakan bahwa korban sangat trauma dan tertekan atas apa yang menimpa dirinya.

“Saya hadir sebagai individu dan secara kelembagaan untuk mendampingi korban agar dirinya merasa kuat dan berpikir bahwa kasus  kekerasan seksual yang dilakukan oknum dosen terhadap korban di ungkap sampai ke akar-akarnya dan mendapat hukuman setimpal,” pungkasnya.

Dikonformasi terpisah rektor enggan memberikan komentar kepada wartawan koran ini. Namun dilansir dari salah satu media online Gorontalo, rektor menegaskan, pihaknya akan menelusuri kasus tersebut. “Kami tentu masih akan meneliti, menelaah dan membentuk tim investigasi terkait kasu ini apakah benar atau tidak,”tegasnya.

“Kami ada kode etiknya, baik mahasiswa ataupun dosen, kalaupun benar terjadi, hal seperti ini maka sanksinya berat,”tandasnya. Oknum dosen yang diduga cabul itu juga membantah adanya tudingan dugaan pelecehan yang dilakukanya. (Tr-72)

Tags: demo mahasiswadosen cabut

Related Posts

BJA Group Berkomitmen Menjalankan Kewajiban kepada Masyarakat Sesuai Aturan yang Berlaku

BJA Group Berkomitmen Menjalankan Kewajiban kepada Masyarakat Sesuai Aturan yang Berlaku

Friday, 17 April 2026
Pelaksanaan Apel Ikrar Bebas Narkoba dan Handphone yang dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh pegawai dilingkungan Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo, Jum'at (17/4/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Lapas Perempuan Gorontalo Gelar Apel Ikrar, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone ilegal

Friday, 17 April 2026
AKP Dr. Iswan Brandes, S.Pd.I., M.Si., M.M., M.K.M., CPHR., CBA., CPM., C.PS., C.GMC., C.TMP., C.HL., C.MTr., CGHR., bersama personel saat melakukan pengujian beladiri terhadap para personel Polres Pohuwato.

34 Personel Polres Pohuwato Diuji Beladiri

Friday, 17 April 2026
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Dapur MBG Polda Gorontalo guna meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana serta memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan, Rabu (16/04/2026).

Monitor Dapur MBG Gorontalo, Kapolda Ingatkan Pengelola Jaga Kualitas Makanan

Friday, 17 April 2026
Tersangka dugaan penganiayaan ibu kadung diborgol polisi.

Miris, Anak Sayat Ibu Kandung Hingga Berdarah

Friday, 17 April 2026
Tersangka dugaan pembobolan minimarket atau gerai Alfamart di wilayah Kabupaten Gorontalo saat diamankan polisi.

Dua Spesialis Pembobol Minimarket Dibekuk, Sebelum Beraksi Pelaku Pelajari Situasi Sekitar

Friday, 17 April 2026
Next Post
Abang Bentor Ditemukan Tewas, Di Emperan Pertokoan Murni, Hidung Keluar Darah

Abang Bentor Ditemukan Tewas, Di Emperan Pertokoan Murni, Hidung Keluar Darah

Discussion about this post

Rekomendasi

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026
Imran Rahman

Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

Thursday, 16 April 2026
Oknum Kades di Pohuwato saat diperiksa sebagai tersangka, dan dilakukan penahanan terkait dengan dugaan aktivitas PETI. (foto: istimewa)

Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

Wednesday, 15 April 2026
Tersangka dugaan penganiayaan ibu kadung diborgol polisi.

Miris, Anak Sayat Ibu Kandung Hingga Berdarah

Friday, 17 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Profesi-Profesi Hebat

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.