logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Nasional

Satelit SATRIA Jangkau Pelosok Nusantara

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Sunday, 11 July 2021
in Nasional
0
Satelit SATRIA Jangkau Pelosok Nusantara
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

30 Anak Panti Asuhan di Kendari Dapat Santunan Ramadan dari Pertamina

Gaji Guru Honorer Ditambah

Resmi Dikukuhkan, Persatuan Pensiunan Indonesia Siap Bersinergi Wujudkan Gorontalo Maju 

Operasional Jelang Ramadan, Pertamina Pastikan Kualitas Avtur dan Kesiapan AFT

JAKARTA – GP – Hasil studi the boston consulting group (BCG) pada tahun 2017, masih terdapat lebih kurang 150 ribu titik layanan publik, seperti sekolah, kantor polisi /TNI, Puskesmas atau rumah sakit, termasuk kantor pemerintah di seluruh Indonesia, belum terkoneksi internet. Ribuan layanan publik itu rata-rata berada di wilayah pelosok yang kurang menarik bagi operator telekomunikasi, lebih tepatnya di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T).  Padahal, sudah 20 tahun operator telekomunikasi hadir di tanah air, kondisi ini membuat Indonesia berada di urutan 111 ITU ICT Development Index tahun 2017, jauh dibawah Singapura yang berada diurutan 18, dan Malaysia pada urusan 68.

Potret ini yang kemudian menjadi target Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk membangun dan menyediakan infrastruktur telekomunikasi di wilayah non komersil itu. BAKTI tidak saja membangun BTS, namun juga menyediakan satelit multi fungsi, yang diberi nama SATRIA (Satelit Republik Indonesia). Satelit ini akan melengkapi program BTS 4G di lokasi yang tidak terjangkau sinyal tower BTS dan Palapa Ring yang telah diluncurkan pada tahun 2019. Dari hasil studi BSG itu disebutkan, satelit menjadi solusi paling optimal untuk mengatasi kesenjangan akses internet di wilayah pelosok nusantara.

Anggota Dewan Profesidan Asosiasi MASTEL,Kanaka Hidayat, mengatakan, satelit menjadi pilihan terakhir dan satu-satunya teknologi yang dapat menjangkau daerah pinggiran yang tidak terjangkau teknologi terrestrial. “Satelit merupakan teknologi konservatif yang memiliki standar dan aturan main khusus yang diatur secara internasional tapi masih terus dibutuhkan hingga sekarang,” jelasnya.

Satelit SATRIA merupakan proyek strategis nasional berskema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dengan pola pembayaran ketersediaan layanan selama 15 tahun. Skema tersebut memiliki keunggulan jaminan proyek melalui PT.Penjamin Infrastruktur Indonesia. Ada tiga satelit SATRIA yang direncanakan akan diluncukan dari kurun waktu 2023-2030, tiga satelit itu yakni, SATRIA 1, SATRIA 2, dan SATRIA 3.

Direktur Utama Bakti Kominfo, Anang Latif, dalam penjelasanya pada update terkait satelit SATRIA 1 yang digela daring, Rabu (7/7) mengatakan, satelit SATRIA 1 kini sedang proses produksi oleh perusahaan Tales Alemania Space di Prancis, dengan menggunakan roket peluncur Space X Falcon 9-5500 produksi Amerika Serikat. Peluncuran pertama untuk SATRIA 1 direncanakan dilakukan pada November tahun 2023. Satelit ini memiliki kapatitas 150 Gbps dengan kecepatan internet 1 Mbps per titik lokasi, dan mengadopsi teknologi High Throuhput Satellite (HTS), slot orbit 146E dan orbit raising electric.

Lebih lanjut Anang mengatakan, SATRIA 1 secara teknis dapat menyediakan kuota 1,14 GB/pengguna/bulan untuk melayani akses internet di 150 ribu titik layanan publik, rincinya fasilitas sekolah / pesantren terdapat 93.900 titik, perkantoranpemerintah daerah, kecamatan/ desa sebanyak 47.900 titik, kantor polisi / TNI di wilayah 3T sebanyak 3.900 titik, puskesmas / rumah sakit 3.700 titik, dan layanan publik lain sebanyak 600 titik. Infrastruktur ground segmen juga terus disiapkan pada 150 ribu titik tersebut secara bertahap, sehingga begitu satelit diluncurkan, sudah langsung berfungsi optimal.

Selanjutnya, BAKTI juga menyiapkan satelit SATRIA 2 yang rencana peluncuranya pada tahun 2025/2026. Satelit ini memiliki kapasitas lebih besar yakni 300 Gbps, dan satelit SATRIA 3 dengan kapasitas lebih besar lagi 500 Gbps. Penyediaan satelit ini jelas untuk memenuhi kebutuhan intenet masyarakat, terutama yang ada di wilayah pelosok dalam upaya memberikan konektivitas digital. Anang menyebutkan, pada tahun 2023 setiap orang per bulan bisa saja menghabiskan 40-50 GB data internet, itu pada wilayah yang tercover layanan operator seluler. Sementara fasilitas yang tersedia melalui satelit SATRIA 1 hanya 1,14 GB per bulan. Dengan tambahan SATRIA 2a dan 2b, akan tersedia kuota 2,29 GB per pengguna setiap bulan, sedangkan SATRIA 3 dengan kapasitas 500 Gbps menyediakan kuota hingga 3,82 GB untuk setiap pengguna perbulan, total terdapat 7,25 GB setiap bulan per pengguna, sehingga akan terjadi percepatan konektivitas digital bagi masyarakat di wilayah 3T. Hal ini kata Anang, jelas menjawab kesenjangan akses internet pada wilayah yang selama ini tidak memiliki sinyal internet.

Lepas dari itu, kehadiran internet tidak saja membuka wawasan dan memudahkan akses komunikasi masyarakat. Internet kini menjadi nadi perekonomian warga, tercatat ekonomi digital di Indonesia tumbuh hingga dua digit dan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Dimana, pada tahun 2020 ekonomi digital Indonesia tumbuh sebesar 11 persen, dan berkotribusi untuk perekonomian sebsar US$ 44 Miliar atau setara Rp 619 Triliun. Sektor e-commerce berkontribusi palung besar untuk ekonomi digital Indonesia.

Hadirnya satelit SATRIA 1, SATRIA 2, dan SATRIA 3 pada 2030 mendatang seiring dengan prediksi pertumbuhan ekonomi digital yang bakal naik delapan kali lipat. Menurut Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi, (11/6/2021) lalu, e-Commerce akan menjadi pemeran besar dalam pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, yakni 34 persen atau setara dengan Rp 1.900 triliun. “Pertumbuhan ekonomi digitalnya itu sendiri akan tumbuh delapan kali lipat dari Rp632 triliun menjadi Rp4.531 triliun,”Muhammad Lutfi.

Ia menekankan, terkait hilirisasi ekonomi digital, Indonesia juga harus dapat memanfaatkan perkembangan teknologi gelombang baru, seperti teknologi 5G, IoT (internet of things), blockchain, artificial intelligence, dan cloud computing. Ia berharap dengan ekonomi digital akan memperbaiki pertumbuhan Indonesia, paling tidak dalam sektor logistik dan industri. “Kalau kita melihat bahwa target daripada sektor logistik kita yang akan tumbuh dari 23 persen ongkos pada hari ini menjadi 17 persen, dengan adanya digital ekonomi ini, perbaikan daripada logistiknya akan jauh lebih baik,” tandasnya. Pertumbuhan itu, jelas sangat bergantung pada ketersediaan internet, yang mudah diakses dan bisa mencakup seluruh wilayah nusantara. (tro)

Tags: BAKTIBAKTI KominfoKominfosatelit satria

Related Posts

Resmi Dikukuhkan, Persatuan Pensiunan Indonesia Siap Bersinergi Wujudkan Gorontalo Maju 

Resmi Dikukuhkan, Persatuan Pensiunan Indonesia Siap Bersinergi Wujudkan Gorontalo Maju 

Thursday, 5 March 2026
30 Anak Panti Asuhan di Kendari Dapat Santunan Ramadan dari Pertamina

30 Anak Panti Asuhan di Kendari Dapat Santunan Ramadan dari Pertamina

Thursday, 5 March 2026
Teddy Indra Wijaya

Gaji Guru Honorer Ditambah

Tuesday, 3 March 2026
Inspeksi manajemen PT Pertamina ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Sam Ratulangi Manado terkait kesiapan operasional selama ramadan dan idulfitri 2026. (foto: dok-pertamina)

Operasional Jelang Ramadan, Pertamina Pastikan Kualitas Avtur dan Kesiapan AFT

Friday, 13 February 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menaburkan bunga di atas makam mendiang Meriyati Roeslani Hoegeng (Eyang Meri), istri dari mantan Kapolri, Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2). (foto: Divisi Humas Polri)

Pesan Eyang Meri untuk Polri: Jadilah Polisi yang Baik

Thursday, 5 February 2026
Operasi pencarian korban tertimbun material longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, beberapa hari lalu. (Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com)

Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Evakuasi 83 Kantong Jenazah

Wednesday, 4 February 2026
Next Post
Marten Taha

Cegah Gelombang ke Dua Covid-19, Waktu Beroperasi Usaha Non Esensial Dibatasi

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Friday, 6 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.