logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Menteri PPPA Singgung Tingginya Kekerasan Anak, Arifatul Minta Posyandu Perkuat Perlindungan dari Lingkungan Keluarga

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 3 November 2026
in Metropolis
0
Menteri PPPA Singgung Tingginya Kekerasan Anak, Arifatul Minta Posyandu Perkuat Perlindungan dari Lingkungan Keluarga

Menteri PPPA RI, Arifatul Choiri saat memberikan sambutan pada Rakorda Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 di Azlea Convention Center, Selasa (3/11/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, ke Gorontalo membawa perhatian pada persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ia mengungkapkan, satu dari dua anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan sepanjang hidupnya. Kondisi ini dinilai membutuhkan perhatian serius, terutama dalam membangun pola asuh yang tepat di lingkungan keluarga.

Persoalan tersebut disampaikan Arifatul saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 di Azlea Convention Center, Selasa (3/11/2026).

Di hadapan jajaran pemerintah daerah dan kader Posyandu, Arifatul menegaskan bahwa perlindungan anak tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah. Keluarga dan masyarakat harus mengambil peran untuk mencegah kekerasan, termasuk melalui pola pengasuhan yang sesuai dengan perkembangan anak saat ini.

Related Post

Diduga Bolos Sekolah, Polisi Bina Sejumlah Siswa

54 Remaja Diamankan Polisi, Terjaring Operasi Balap Liar di Kawasan GORR

Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

Ia menjelaskan, berdasarkan Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja Tahun 2024, satu dari dua anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan. Survei tersebut turut memasukkan kekerasan emosional sebagai indikator, sehingga cara orang tua berkomunikasi dan memperlakukan anak menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

“Bagaimana memberikan pola asuh yang tepat untuk anak-anak sekarang menjadi penting, karena anak-anak sekarang berbeda dengan zaman kita,” ungkapnya.

Menurut Arifatul, perubahan pola asuh menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Ia menilai, pendekatan yang dianggap biasa pada masa lalu belum tentu tepat diterapkan kepada anak-anak saat ini. Karena itu, orang tua perlu memahami kebutuhan anak sekaligus membangun komunikasi yang sehat di dalam keluarga.

Selain pola asuh, penggunaan telepon genggam juga menjadi perhatian. Kedekatan anak dengan perangkat digital perlu diimbangi pendampingan orang tua agar mereka tidak terpapar konten yang berisiko bagi tumbuh kembangnya.

Arifatul mengingatkan, perlindungan anak tidak cukup dilakukan dengan membatasi ruang gerak mereka. Anak juga perlu dibekali nilai-nilai agama, budi pekerti, dan akhlak sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai pengaruh dari luar.

“Pagar yang akan kita buat untuk anak-anak kita adalah pagar yang ada di dalam hati mereka. Apa itu? Nilai-nilai agama, budi pekerti, dan akhlakul karimah,” tegasnya.

Tak hanya anak, kondisi perempuan juga menjadi perhatian Kementerian PPPA. Arifatul mengungkapkan, survei nasional tahun 2024 menunjukkan satu dari empat perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan sepanjang hidupnya. Kekerasan tersebut banyak terjadi di lingkungan rumah tangga, bahkan dilakukan oleh orang-orang terdekat korban.

Sementara itu, data yang diterima kementeriannya mencatat 35.588 kasus kekerasan sepanjang 2025 dengan jumlah korban mencapai 37.855 orang. Jumlah korban yang melebihi jumlah kasus menunjukkan bahwa satu peristiwa kekerasan dapat menimpa lebih dari satu orang.

Menurutnya, faktor ekonomi dan pola asuh menjadi dua hal yang perlu mendapat perhatian dalam upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Penanganan persoalan tersebut membutuhkan kerja bersama, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga pemerintah.

Dalam hal ini, Arifatul menilai Posyandu memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga di tingkat desa. Perannya tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan, pemantauan gizi, dan pencegahan stunting, tetapi juga dapat diperkuat untuk mendukung edukasi keluarga serta perlindungan perempuan dan anak.

Ia mendorong kader Posyandu dan PKK bersinergi dengan berbagai unsur masyarakat agar persoalan yang dihadapi keluarga dapat diidentifikasi dan ditangani bersama.

Arifatul juga memperkenalkan pendekatan Ruang Bersama Indonesia (RBI), yakni gerakan kolaboratif yang melibatkan pemerintah desa, perempuan, anak, perangkat daerah, dan masyarakat untuk memetakan persoalan serta mencari solusi sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.

“Tidak ada satu pun kementerian atau lembaga yang bisa sukses dan berjalan sendiri. Semua harus berkolaborasi dan berkinerja,” ujarnya. Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Ia berharap Rakorda tersebut tidak hanya menjadi ruang koordinasi, tetapi juga memperkuat langkah nyata seluruh pihak dalam membangun keluarga yang berkualitas dan lingkungan yang aman bagi anak. “Pengasuhan dalam keluarga bukan hanya tanggung jawab ibu, tetapi tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga,” tandasnya. (Tr-76)

Tags: Arifatul Choiri Fauzikekerasan anakMenteri PPPARakorda Tim Pembina Posyandu

Related Posts

Diduga Bolos Sekolah, Polisi Bina Sejumlah Siswa

Diduga Bolos Sekolah, Polisi Bina Sejumlah Siswa

Tuesday, 3 November 2026
54 Remaja Diamankan Polisi, Terjaring Operasi Balap Liar di Kawasan GORR

54 Remaja Diamankan Polisi, Terjaring Operasi Balap Liar di Kawasan GORR

Tuesday, 3 November 2026
Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

Monday, 2 November 2026
Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

Monday, 2 November 2026
Karhutla Pangahu Meluas, Api Mendekati Permukiman Warga

Karhutla Pangahu Meluas, Api Mendekati Permukiman Warga

Saturday, 31 October 2026
KOHATI Gorontalo Bangkitkan Kembali Perkaderan Lanjutan

KOHATI Gorontalo Bangkitkan Kembali Perkaderan Lanjutan

Friday, 30 October 2026

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Basri Amin

Kalender “Literasi” Gorontalo 

Monday, 2 November 2026
Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

Monday, 2 November 2026
Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

Monday, 2 November 2026
Wakil Ketua Deprov Gorontalo Sofyan Puhi menghadiri kegiatan bakti sosial terkait hari Bhyangkara ke-78 di Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Selasa (25/06).

Bakti Sosial Terkait HUT Bhayangkara ke-78

Wednesday, 26 June 2024

Pos Populer

  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • PETI Makin Merajalela, Kerusakan Lingkungan di Saripi Kian Parah

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Enam Bulan Buron, Oknum Notaris Ditangkap di Jakarta

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kalender “Literasi” Gorontalo 

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.