Gorontalopost.co.id, JAKARTA — Ajang bergengsi bagi jurnalis tanah air, Pena Petrofin Award 2026 yang diselenggarakan PT. Elnusa Petrofin berhasil menghadirkan karya jurnalis berkualitas yang mengulas tentang distribusi energi. Ajang ini tak dilewatkan jurnalis Gorontalo Post, Jitro Paputungan untuk mengikutkan karya jurnalistiknya.
Hasilnya, Jitro Paputungan keluar sebagai salah satu peraih juara, dan berhak mendapatkan penghargaan dari PT Elnusa Patrofin. Pengumuman jaura dan penyerahan penghargaan, berlangsung di Hotel Goodrich Suites, Jakarta Selatan, Rabu (29/7).
Dalam ajang ini, Jitro menulis tentang peran PT Elnusa Petrofin yang turut menggerakkan ekonomi bagi nelayan Sagela (ikan family julung-julung) atau roa, di wilayah Paguayaman Pantai, Kabupaten Boalemo. Elnusa Petrofin yang konsisten mengirimkan BBM ke SPBU Kompak di Paguyaman Pantai, membuat nelayan setempat tidak kesulitan lagi mendapatkan BBM untuk melaut.
”Tentunya saya beterima kasih kepada Elnusa Patrofin yang menghadirkan ajang ini sebagai apresiasi kepada jurnalis di Indonesia. Dan, saya tidak menyangka bisa juara, lantaran karya tulis yang masuk itu ratusan, dan dari media-media nasional, dan dari seluruh Indonesia,”ujar Jitro.
Karya tulis dengan judul Elnusa Petrofin Bawa Energi Hingga Pelosok Negeri, Penyambung Nadi Nelayan di Sentra Sagela, dimuat di kanal hargo.co.id. Pena Petrofin Award memasuki tahun kedua penyelenggaraan, dan tahun ini mengusung tema “Connecting Your Energy” yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 30 tahun Elnusa Petrofin dalam menghadirkan layanan distribusi energi di Indonesia.
Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin Putiarsa Bagus Wibowo mengatakan media memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman publik mengenai pentingnya sektor energi bagi kehidupan masyarakat.
“Selama tiga dekade, Elnusa Petrofin belajar bahwa di balik setiap distribusi energi terdapat ribuan cerita tentang dedikasi, inovasi, keselamatan, keberlanjutan, hingga kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Melalui Pena Petrofin Awards, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi bersama insan pers untuk menyampaikan cerita-cerita tersebut secara objektif, berkualitas, dan memberikan perspektif yang lebih luas mengenai peran energi dalam menghubungkan kehidupan masyarakat Indonesia,” kata Putiarsa usai acara di Jakarta, Rabu (29/7) kemarin.
Menurut dia, Pena Petrofin Awards bukan sekadar kompetisi jurnalistik, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan media serta memperkaya literasi publik mengenai sektor energi.
Pada penyelenggaraan tahun 2026, sebanyak 262 karya jurnalistik dari media cetak, daring, televisi, dan radio mengikuti proses seleksi. Setelah melalui tahapan longlist, shortlist, hingga penjurian terhadap 20 karya terbaik, dewan juri menetapkan lima pemenang pada masing-masing kategori.
Proses penjurian dilakukan secara independen oleh Ketua Bidang Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers Muhammad Jazuli, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Ismoko Widjaya, serta Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin Putiarsa Bagus Wibowo.
Penilaian meliputi aspek kedalaman liputan, objektivitas, akurasi, kreativitas, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik. Putiarsa mengatakan karya-karya yang masuk pada tahun ini menampilkan beragam perspektif mengenai sektor energi nasional, mulai dari perjuangan Awak Mobil Tangki (AMT) dalam menyalurkan energi ke wilayah terdampak bencana dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), penerapan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), pengembangan energi hijau dan target Net Zero Emission (NZE), hingga program pemberdayaan masyarakat. (tro)













Discussion about this post