Gusnar menambahkan, selain pembangunan rumah pemerintah juga memastikan seluruh aspek legalitas penerima diselesaikan secara terpadu. Bagi masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah, Badan Pertanahan Nasional akan menerbitkannya melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) agar seluruh proses berjalan lebih cepat dan tertib.
Sementara itu, program BSPS atau bedah rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto, disambut antusias warga penerima. Rasa syukur itu disampaikan saat Gubernur Gusnar Ismail meninjau progres pembangunan rumah, kemarin.
Dalam dialog bersama gubernur, sejumlah penerima manfaat menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo karena program tersebut membantu mereka memiliki rumah yang lebih layak huni.
Bantuan senilai Rp20 juta itu dinilai sangat meringankan beban masyarakat, bahkan beberapa penerima secara swadaya menambah biaya pembangunan agar rumah yang dibangun menjadi lebih baik.Salah seorang penerima manfaat yang ditemui langsung gubernur, Hasan Mahmud, warga Kelurahan Botu.
Ia mengaku program BSPS telah memberi harapan baru bagi keluarganya. “Terima kasih Pak Prabowo atas bantuan bedah rumah ini. Kami sangat bersyukur,” ujar Hasan Mahmud.
Hal serupa diungkapkan Santo Awal, seorang petani sekaligus pekebun asal Kelurahan Bionga, Kecamatan Limboto. Ia mengaku bantuan BSPS menjadi berkah bagi keluarganya karena rumah yang dibangun menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati. (tro/*)














Discussion about this post