Gorontalopsot.co.id, GORONTALO -– Sejumlah pohon yang rawan tumbang di jalan Trans Sulawesi, mulai ditebang. Penebangan tersebut dilakukan di Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Senin (30/3).
Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa akibat dari penebangan pohon maupun pemotongan ranting pohon, personel Polsek Limboto Barat bergerak cepat melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.
Langkah antisipatif ini dilakukan mengingat kondisi sejumlah pohon di jalur utama tersebut sudah dalam keadaan rapuh dan kering. Hal ini menjadi perhatian serius pihak Kepolisian dan Pemerintah Desa, guna menghindari terjadinya kecelakaan yang dapat memakan korban jiwa maupun gangguan arus lalu lintas.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 wita itu, dihadiri langsung oleh Kepala Desa Tunggulo, Bapak Herman Radjak, bersama para Kepala Dusun serta Personel dari Polsek Limboto Barat yang bertugas memastikan keamanan di lapangan.
Kapolsek Limboto Barat, Ipda Darmawan Hamzah, S.H. menjelaskan, kehadiran Polri di lokasi bukan hanya untuk mengamankan jalannya penebangan, tetapi juga untuk mengatur mobilitas kendaraan.
“Mengingat ini adalah jalur Trans Sulawesi yang merupakan akses vital, kami melakukan pengaturan lalu lintas agar pengerjaan evakuasi pohon tidak menghambat perjalanan warga dan tetap berjalan lancar,” ucap Kapolsek.
Inisiatif penebangan ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap potensi bencana alam skala kecil yang sering terjadi saat cuaca ekstrem. Dengan ditebangnya pohon-pohon yang sudah tidak layak tersebut, diharapkan keselamatan pengguna jalan yang melintas di Desa Tunggulo dapat lebih terjamin.
“Selama proses berlangsung, koordinasi antara aparat desa dan Kepolisian berjalan sangat baik, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lokasi tetap terjaga dalam keadaan aman dan kondusif.
Dengan upaya yang dilakukan saat ini, diharapkan tidak ada peristiwa pohon tumbang, yang dapat membahayakan jiwa masyarakat, khususnya pengguna jalan,” harapnya. (kif)













Discussion about this post