Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Musim kemarau yang melanda wilayah Bone Bolango mulai menimbulkan dampak serius bagi masyarakat, khususnya pada sektor pertanian dan perkebunan. Kondisi lahan yang mengering membuat lahan sangat rentan terhadap kebakaran.
Pantauan Gorontalo Post di Desa Alale dan Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah, pada Sabtu (28/3) sekitar pukul 11.30 Wita. Kebakaran melanda lahan perkebunan milik warga dan dengan cepat meluas akibat tiupan angin yang cukup kencang di lokasi tersebut.
Api terlihat merambat ke bagian atas lahan yang dipenuhi rumput dan pohon kering, memicu kepulan asap tebal yang membumbung tinggi dan dapat terlihat dari kejauhan.
Warga setempat yang menyadari kejadian itu, langsung berupaya melakukan pemadaman secara mandiri dengan menggunakan peralatan seadanya. Mereka berusaha mengendalikan kobaran api agar tidak merembet lebih jauh, terutama ke area permukiman yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.
Tidak lama berselang, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan segera melakukan penyemprotan air ke titik-titik api. Upaya cepat tersebut berhasil menahan laju api, sehingga tidak menjalar ke rumah-rumah warga di sekitar area kejadian.
Kepala Dusun I Buhaa, Sri Wilin Durmias mengungkapkan, kebakaran di lokasi tersebut bukan pertama kali terjadi. Dalam dua hari terakhir, api dilaporkan telah muncul di area yang sama dan berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Menurutnya, kejadian serupa kerap berulang setiap musim kemarau. Hal ini disebabkan oleh kondisi lahan yang dipenuhi rumput kering, serta tanaman bambu yang mudah terbakar, sehingga mempercepat penyebaran api saat terjadi percikan kecil.
“Dalam dua hari ini sudah dua kali terjadi kebakaran di lokasi yang sama. Biasanya memang saat musim kemarau, lahan di sini sering terbakar karena banyak rumput kering dan bambu,” ungkapnya.
Terkait penyebab kebakaran, pihaknya belum dapat memastikan secara pasti. Namun, dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian manusia, seperti puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
“Belum diketahui pasti penyebabnya, tapi kemungkinan besar dari puntung rokok yang dibuang di pinggir jalan. Beruntung api tidak sampai merembet ke rumah warga,” tambahnya. (tha)














Discussion about this post