Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Suasana bulan Ramadhan langsung terasa di kawasan depan Kampus 1 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada hari pertama puasa, Kamis (19/2).
Sejumlah pedagang takjil telah mempersiapkan stan mereka sejak pukul 15.00 WITA, menyambut para pembeli yang mulai berdatangan menjelang waktu berbuka. Terhitung sekitar 15 stan berjajar di depan kampus, masing-masing menawarkan berbagai jenis makanan dan minuman untuk berbuka puasa.
Ragam pilihan takjil yang tersedia pun cukup lengkap, mulai dari minuman segar seperti es buah dan kolak, makanan manis seperti kue-kue tradisional, puding, hingga donat yang tampak menggoda.
Bahkan bagi yang ingin langsung mengisi perut setelah seharian berpuasa, beberapa stan juga menyediakan makanan berat sehingga pembeli tidak perlu lagi mencari makan malam di tempat lain.
Meski kampus 1 UNG sendiri masih dalam suasana libur, kawasan depan kampus justru tampak ramai dan semarak. Para pembeli yang berdatangan pun tidak hanya dari kalangan mahasiswa, tetapi juga warga dan masyarakat umum di sekitar lingkungan kampus yang turut memanfaatkan keberadaan stan takjil tersebut untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa mereka.
Di antara semua menu yang dijajakan, es buah menjadi primadona di hari pertama Ramadhan ini. Begitu para pedagang membuka stan, es buah langsung diserbu pembeli. Tak butuh waktu lama, stok es buah di beberapa stan pun habis lebih cepat dibanding menu lainnya.
Salah satu mahasiswa yang ditemui di lokasi adalah Fitri, mahasiswi Jurusan Ekonomi UNG yang berasal dari Tolitoli, Sulawesi Tengah. Bagi Fitri, Ramadhan kali ini kembali ia jalani jauh dari keluarga di kampung halaman.
“Ini sudah bukan pertama kali saya puasa di Gorontalo, tapi tetap saja ada rasa rindu sama keluarga di Tolitoli. Karena jaraknya jauh, saya jarang bisa pulang, jadi ya puasa di sini. Tapi alhamdulillah di sini juga banyak teman, makanya saya cari takjil di sini biar tetap semangat,” ujar Fitri, kemarin.
Kehadiran para pedagang takjil dengan beragam pilihan menu ini disambut positif oleh berbagai kalangan. Selain memudahkan mahasiswa maupun warga sekitar mendapatkan menu berbuka tanpa harus pergi jauh, lengkapnya pilihan makanan dari sekadar camilan manis hingga makanan berat membuat siapa pun yang datang tidak perlu khawatir kehabisan pilihan untuk berbuka.
Dengan antusiasme yang tinggi sejak hari pertama, para pedagang pun optimis bazar takjil di depan Kampus 1 UNG akan terus ramai hingga akhir Ramadhan 2026.(mg-07)













Discussion about this post