Gorontalopost.co.id, POHUWATO — Seorang supir mobil minibus Daihatsu Xenia DB 1813 LT bernama Oyos Matenga (35), tewas setelah mengalami Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Limbula, Kecamatan Wanggarasi, Kabupaten Pohuwato, pada Minggu (1/2/2026).
Diduga lakalantas itu akibat tabrak lari kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya. Insiden lakalantas itu terjadi sekitar pukul 00.05 Wita. Bermula ketika kendaraan yang dikemudikan Oyos Matenga selaku korban melaju dari arah Kecamatan Popayato menuju Kecamatan Marisa.
Saat melintasi lokasi kejadian yang gelap gulita tanpa lampu penerangan, kendaraan korban diduga bertabrakan dengan kendaraan lain yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian lengan dan tubuh bagian depan. Warga yang kebetulan melintas di TKP meminta pertolongan warga setempat untuk mengevakuasi korban dalam kondisi terjepit di dalam mobil Daihatsu Xenia yang telah mengalami kerusakan berat.
Saat itu juga korban langsung dilarikan ke Puskesmas Motolohu untuk dilakukan pertolongan medis. Namun, hanya berselang beberapa saat dlakukan perawatan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialami.
Personel Satlantas Polres Pohuwato dan Polsek Randangan yang menerima laporan warga bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mencari saksi-saksi, serta melakukan pengecekan kondisi korban di Puskesmas Motolohu. Namun, hingga saat ini belum diperoleh saksi mata karena lokasi kejadian berada di kawasan perkebunan.
Kapolres Pohuwato, AKBP H. Busroni,S.I.K. melalui Kasat Lantas, IPTU Jefriansyah Tangahu,S.H. mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab terjadinya kecelakaan tersebut.
“Saat ini kami masih mendalami penyebab kecelakaan serta mengidentifikasi kendaraan lain yang diduga terlibat, baik melalui keterangan warga maupun bukti kamera CCTV yang sepanjang lintasan jalan tersebut. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, khususnya pada malam hari dan di jalur yang minim penerangan,” kata mantan Kapolsek Taluditi ini.
Barang bukti berupa kendaraan korban belum dapat dievakuasi akibat mengalami kerusakan berat. Satlantas Polres Pohuwato terus melakukan upaya penyelidikan guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian. (roy)












Discussion about this post