Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Mutasi aparatur di lingkungan Pemprov Gorontalo, akhirnya menyentuh jajaran jabatan administrator dan pengawas atau eselon III dan eselon IV. Perombakan posisi jabatan ini dilakukan besar-besaran oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
Sebanyak 268 pejabat dilantik, dan menempati posisi baru sebagai pejabat eselon III dan IV. Pelantikan dilakukan langsung oleh Gubernur Gusnar Ismail, berlangsung di halaman rumah dinas Gubernur, Kamis (29/1) petang.
Rinciannya, 132 pejabat administrator dan 136 pejabat pengawas yang dikocok lagi oleh Gubernur. Pelantikan atau mutasi dilaksanakan sebagai pemenuhan posisi jabatan dengan adanya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Sebelumnya di awal tahun ini, Gubernur Gusnar Ismail juga melantik para pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, dalam arahanya, kemarin, menegaskan seluruh perangkat jabatan yang telah dibentuk memiliki kedudukan yang sama di mata masyarakat. Menurutnya, hal signifikan yang cukup membedakan ialah dari segi kinerja.
Lebih lanjut ia menyampaikan jabatan yang diemban sekarang, setiap saat akan mengalami pergeseran dan penyesuaian. Ia berpesan agar pejabat yang telah dilantik agar senantiasa bekerja dengan baik dan tetap optimis akan pengembangan karir kedepannya.
“Bekerjalah dengan posisi yang sudah ditetapkan sekarang dan optimismelah karena pengembangan karir akan berkembang dengan baik karena kita menggunakan sistem manajemen talenta” pesan Gusnar.
Gubernur juga menekankan agar para eselon III dan IV yang baru untuk selalu siap sewaktu-waktu dibutuhkan. Kedepannya, apa yang harus dilaksanakan dan dicapai oleh para pejabat pasca pelantikan akan dipaparkan melalui pertemuan yang dihadiri Wakil Gubernur, Sekda Provinsi dan Pimpinan OPD.
“Kedepan saya bersama Ibu wagub, pak Sekda dan asisten akan mengundang pimpinan OPD bersama anda sebagai pejabat administrator dan pengawasnya untuk memaparkan, apa yang harus anda lakukan dan capai di organisasi anda dengan keterbatasan anggaran yang ada sekarang dan apa kreativitas anda menghadapi tuntutan masyarakat sekarang, ini saya tekankan kembali karena pengambilan keputusan pimpinan, tidak lepas dari pemikiran dan saran yang anda sampaikan” tutup Gusnar. (tro)












Discussion about this post