Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Delapan jiwa penghuni rumah yang terbakar di Desa Tombulilato, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango meratapi kondisi rumah yang mereka tinggalkan kosong sudah gosong akibat ludes terbakar, Selasa (27/1/2026).
Meski tidak mengakibatkan korban jiwa, namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran itu pertama kali dilihat salah seorang warga setempat bernama Rustam Makjun. Sekitar pukul 14.27 WITA, Rustam melihat kobaran api yang sudah membumbung di Udara dari bagian dapur.
Spontanitas Rustam langsung meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api secara manual menggunakan ember, Loyang dan air keran. Namun, upaya yang dilakukan warga sia-sia mengingat pemadaman secara manual tidak mampu mengimbagi keganasan si jago merah yang terus melahap seisi rumah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achril Babyonggo mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui secara pati apa penyebab kebakaran karena saat kejadian tidak ada penghuni. “Untuk sementara kami masih mendata serta mengumpulkan informasi guna mengungkap apa sebenarnya penyebab kebakaran,”ungkap ucap Achril.
Mantan Kapolsek Suwawa ini juga menambahhakan, akibat yang ditimbulkan dari insiden kebakaran itu yakni berupa kerusakan pada satu unit rumah, satu unit sepeda motor, enam unit telepon genggam, serta dokumen penting seperti sertifikat, ijazah, dan berkas kependudukan.
Selain itu, perhiasan emas, cincin, dan uang tunai sekitar Rp12 juta turut terbakar dalam peristiwa tersebut. Selain kerugian materil, sedikitnya tiga kepala keluarga dengan delapan jiwa terdampak dalam peristiwa kebakaran ini.
Adalah Udin Manangkari, Olis Kadingo, Andika Manangkari, Ismail Manangkari, Sardin Kadingo, Bela Yahya, Rian Usman, dan Aira Usman. Achril mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Terpisah Plt. Camat Bone Raya, Hamid Datau mengatakan, seluruh penghuni rumah terpaksa harus mengungsi dan menumpang sementara di rumah warga sekitar. “Tidak ada yang tersisa dari kebakaran selain dari baju di badan saja,”tandas Hamid. (roy)













Discussion about this post