Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Satu kursi PDIP di Deprov Gorontalo sejak September 2025 lalu mengalami kekosongan. Setelah salah satu personilnya Wahyudin Moridu diberhentikan dari jabatannya sebagai anggota Deprov gara-gara pelanggaran sumpah dan kode etik akibat ucapannya yang sempat viral ‘merampok uang negara’.
Tapi kursi kosong milik partai berlogo banteng moncong putih itu akan terisi mulai Selasa (27/1) hari ini. Menyusul keputusan rapat badan musyawarah (Banmus) yang sudah menjadwalkan rapat paripurna pergantian antar waktu (PAW) Dedi Hamzah yang menggantikan Wahyudin Moridu.
Dengan terisinya kursi PDIP dari dapil Boalemo-Pohuwato itu, maka tujuh kursi PDIP di Deprov akan terisi seluruhnya. Diketahui, sebelum diberhentikan dari Deprov, Wahyudin Moridu duduk di Komisi I yang membidangi hukum dan pemerintahan.
Pada alat kelengkapan lainnya, Wahyudin Moridu menempati jabatan wakil ketua badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda). Bisa jadi Dedi Hamzah akan mengisi posisi yang ditinggalkan Wahyudin Moridu di alat kelengkapan DPRD. Tapi itu tergantung partai yang akan menugaskan Dedi Hamzah untuk duduk di AKD yang mana.
Ketua Deprov Gorontalo Thomas Mopili usai memimpin rapat Banmus kemarin mengatakan, jadwal pengambilan sumpah janji Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD, Dedi Hamzah, tidak mengalami perubahan. Ia memastikan bahwa pelantikan Dedi Hamzah tetap berjalan sesuai agenda awal, yakni pada Selasa ( 27/1) hari ini,pukul 13.00 WITA.
“Tidak ada penundaan. Pelantikan saudara Dedi Hamzah tetap berjalan sesuai agenda, yakni Selasa besok pukul 13.00 WITA,” tegas Thomas Mopili. Terkait kehadiran kepala daerah yang sebelumnya dikhawatirkan menjadi kendala, Thomas memastikan bahwa Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dipastikan hadir.
Gubernur dijadwalkan tiba di Gorontalo tepat waktu setelah menyelesaikan sejumlah agenda dan tugas penting di luar daerah. “Dipastikan akan dihadiri oleh Gubernur. Beliau akan tiba di Gorontalo setelah menyelesaikan tugas penting, sehingganya pelantikan tetap on schedule,” tambahnya.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo, Hi. La Ode Haimudin yang juga Wakil Ketua Dprd Provinsi Gorontalo. Ia membantah adanya pergeseran waktu pelantikan kader partainya tersebut.
Menurut La Ode, berdasarkan hasil rapat Banmus yang digelar Senin (26/1), pelantikan PAW tidak berubah. “Tidak ada penundaan pelantikan saudara Dedi Hamzah. Ini sesuai hasil rapat Badan Musyawarah DPRD tadi yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pak Thomas Mopili,” ujar La Ode Haimudin. (rmb)













Discussion about this post