Gorontalopost.co.id, BONE BOLANGO — Kebakaran hebat menghanguskan sebuah warung harian dan satu unit rumah warga di Desa Alale, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango, Ahad (18/1).
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WITA di Jalan Pasar Minggu dan sempat menggegerkan warga sekitar. Pada saat itu, api dengan cepat membesar dan melalap bangunan warung yang sebagian besar berdinding triplek.
Kepanikan pun tak terhindarkan, masyarakat yang berada di sekitar lokasi berhamburan ke luar rumah, sebagian berusaha menyelamatkan barang-barang berharga, sementara yang lain mencoba memadamkan api secara manual menggunakan air dan peralatan seadanya.
Rendi Ente (30) yang merupakan salah satu anak pemilik warung mengaku, pada saat kejadian dirinya sedang berada di dalam warung dengan kondisi tertidur. Namun tiba-tiba terdengar teriakan masyarakat yang memanggil namanya dan menyampaikan bahwa warung terbakar.
“Saya langsung terbangun karena mendengar orang berteriak-teriak memanggil nama saya. Setelah sadar, ternyata bagian gudang warung sudah terbakar besar,” ujar Rendi.
Dalam kondisi panik, Rendi langsung mendobrak pintu samping warung untuk menyelamatkan diri. Setelah berhasil keluar, ia masih sempat menyelamatkan sebagian barang dagangan sebelum api semakin membesar dan menghanguskan bangunan warung tersebut.
Beruntung, rumah milik Rendi yang berada tepat di samping warung tidak ikut terbakar sepenuhnya. Warga dengan sigap menyiram rumah tersebut lebih dahulu, sehingga api tidak sempat menjalar lebih luas.
Meski demikian, bagian atap rumah diduga mengalami kerusakan akibat jilatan api. Akibat kebakaran ini, sejumlah barang dagangan tidak dapat diselamatkan, termasuk satu unit sepeda motor matic milik pemilik warung.
Sementara itu, pemilik rumah yang turut terdampak kebakaran, Eby Paudi menuturkan, saat peristiwa itu dirinya sedang berada di rumah kerabat yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya. Ia baru mengetahui musibah tersebut setelah menerima kabar dari masyarakat sekitar.
“Saya langsung berlari pulang setelah mendapat kabar rumah saya terbakar. Api dari warung sebelah sudah merambat ke rumah saya,” ungkap Eby.
Setibanya di lokasi, Eby bersama warga sekitar berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan. Namun, sebagian harta benda di dalam rumah tidak dapat diselamatkan karena api telah terlanjur membesar.
Tak berselang lama, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian, disusul petugas dari PLN untuk mengamankan jaringan listrik di sekitar area kebakaran. Setelah sekitar 30 menit proses pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lain.
Kapolsek Suwawa, Iptu Puspa Anggitha, S.Tr.K., S.I.K., M.Si. ketika diwawancarai terpisah membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Terkait dengan sumber api, untuk saat ini masih sementara dalam penyelidikan. Di mana Tim Inafis Polres Bone Bolango, masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan peristiwa ini.
“Jika ada informasi atau perkembangan lebih lanjut, akan kami sampaikan kembali. Terkait dengan kerugian yang dialami korban, diperkirakan kurang lebih Rp 200 juta,” terangnya.
Lebih lanjut kata Iptu Puspa, pihaknya berharap agar masyarakat bisa lebih berhati-hati lagi ke depannya, karena bencana bisa datang kapan saja dan di mana saja.
Silahkan diperiksa sistem kelistrikan yang ada di rumah masing-masing, jangan biarkan kompor menyala begitu saja, senantiasa memeriksa kondisi dapur, tidak membuang puntung rokok sembarangan, melakukan pembakaran sampah tanpa pengawasan dan lain sebagainya.
“Kami dari pihak Polsek Suwawa ke depannya akan turut melakukan sosialisasi secara maksimal kepada masyarakat, untuk dapat berhati-hati dan senantiasa waspada terhadap berbagai bencana. Baik itu angin puting beliung, kebakaran, banjir, longsor dan lain sebagainya.
Terkait dengan peristiwa yang terjadi saat ini, kami dari pihak Polsek Suwawa turut prihatin. Semoga ke depannya peristiwa serupa tidak terjadi lagi di daerah Bone Bolango, khususnya di wilayah hukum Polsek Suwawa,” harapnya. (tha/kif)










Discussion about this post