Gorontalopost.co.id, GORONTALO UTARA -– Objek wisata Pantai Minanga yang terletak di Unnamed Road, Kota Jin, Kabupaten Gorontalo Utara, saat ini sangat memprihatinkan. Pasalnya, lokasi tersebut kini nampak kotor dan dipenuhi sampah.
Pantauan Gorontalo Post pada Ahad (4/1/2026) sekitar pukul 14.26 Wita, sampah tampak berserakan di sepanjang pinggiran pantai. Sampah tersebut mulai menumpuk menjelang awal tahun, seiring meningkatnya jumlah wisatawan yang datang untuk berlibur, termasuk yang memilih menginap atau berkemah di area pantai.
Ironisnya, Pantai Minanga dikenal memiliki pesona alam yang cukup istimewa. Hamparan pasir putih tanpa bebatuan menjadi keunggulan tersendiri dibanding pantai lain. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi gazebo dan lapak pedagang yang menjajakan berbagai makanan dan camilan.
Mulai dari pop mie, goroho stik, kentang goreng, pisang goreng, hingga menu berat seperti lalapan, ayam geprek, nasi kuning, dan nasi goreng. Fasilitas dan kuliner yang tersedia seharusnya menjadi nilai tambah, bukan justru tertutup oleh persoalan sampah.
Gio Sulvano Sabue (20), warga asal Boalemo menilai, kondisi tersebut sebagai sesuatu yang kerap terjadi setiap awal tahun. Menurutnya, banyaknya pengunjung membuat persoalan sampah seolah dianggap wajar.
Namun, ia juga menyoroti minimnya fasilitas tempat sampah yang disediakan pengelola, sehingga pengunjung cenderung membuang sampah sembarangan. “Kesadaran individu tetap menjadi kunci utama agar kawasan pesisir tidak tercemar dan daya tarik wisata tidak menurun,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Usman Kaidah (25) warga Bulota, Kota Gorontalo. Menurutnya, sekitar 96 persen sampah di kawasan Pantai Minanga berasal dari pengunjung. Hal ini diduga akibat rendahnya edukasi dan kepedulian wisatawan, menjadi penyebab utama sampah berserakan diberbagai titik.
“Akibatnya, masyarakat sekitar harus turun tangan membersihkan pantai secara rutin, meskipun mereka kerap merasa lelah karena perilaku pengunjung tidak berubah,” paparnya.
Nurlaila Tilome (20) warga Kayubulan, Kabupaten Gorontalo, turut menambahkan, pengelola seharusnya menyediakan tempat sampah yang memadai, serta petugas kebersihan yang siaga setiap saat, agar lingkungan pantai tetap bersih dan nyaman dipandang.
“Kebersihan akan membuat pengunjung lebih menikmati pemandangan laut dan tidak keberatan membayar karcis masuk. Oleh karena itu, kami berharap agar objek wisata ini bisa dijaga bersama.
Bukan hanya dari pihak pengelola atau instansi terkait, akan tetapi kita sebagai pengunjung, harus bisa bersama-sama menjaga kebersihan,” harapnya. (MG-21)









Discussion about this post