logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Ironi Benteng Ulanta: Megah di Puncak Bukit, Kini Terabaikan dalam Sunyi dan Sepi

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 24 December 2025
in Metropolis
0
Ironi Benteng Ulanta: Megah di Puncak Bukit, Kini Terabaikan dalam Sunyi dan Sepi

Benteng Ulanta di Kabupaten Bone Bolango. (foto: putri salsabilah/gorontalo post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

gorontalopost.co.id – Angin sore di puncak Gunung Pombolu, Desa Ulanta, berembus tanpa hambatan. Tidak ada lagi riuh rendah suara wisatawan, tidak ada lagi aroma makanan dari lapak pedagang, pun tidak ada lagi antrean kendaraan di kaki bukit. Yang tersisa hanyalah sebuah bangunan batu raksasa yang berdiri membisu, menatap hampa ke arah lembah Bone Bolango.

Benteng Ulanta, yang dulu diresmikan dengan sejuta harapan sebagai ikon baru pariwisata Gorontalo, kini seolah sedang menghitung hari dalam kesendirian. Monumen bergaya kastil abad pertengahan ini mulai kehilangan nyawanya, ditinggalkan oleh keramaian yang dulu sempat memadati setiap sudut menaranya.

Jejak Kejayaan yang Memudar
Dibangun pada 2017 dan diresmikan akhir 2019, Benteng Ulanta sebenarnya memiliki narasi yang kuat. Ia berdiri di atas tanah bersejarah tempat para pejuang Gorontalo mengintai pergerakan penjajah Belanda. Namun, nilai sejarah dan kemegahan arsitekturnya ternyata tak cukup kuat untuk melawan arus pengabaian.
Kini, pemandangan di lokasi terasa begitu kontras.

Lapak-lapak kayu yang dulu mungkin direncanakan sebagai pusat ekonomi warga sekitar, kini kosong melompong. Tidak ada satu pun pedagang yang terlihat menjajakan barang. Hilangnya pengunjung secara otomatis memutus rantai ekonomi di tempat ini, menyisakan area parkir yang sunyi dan ditumbuhi rumput liar. “Monumen Mati” di Atas Bukit

Related Post

Bendera Negara Peserta Piala Dunia Semarakkan Jalanan

Cegah Judol Sejak Dini ke Pelajar

Enam PJU Polda Gorontalo Dimutasi, Bersama Kapolresta dan Kapolres Boalemo

Brimob dan Masyarakat Perbaiki Dua Jalan Rusak

Kesunyian ini bukan tanpa alasan. Minimnya perawatan dan nihilnya inovasi pengelolaan membuat Benteng Ulanta perlahan terhapus dari peta tujuan wisatawan. Dinding-dinding batu yang disusun rapi kini mulai dihiasi noda hitam akibat cuaca dan lumut yang tidak dibersihkan. Beberapa bagian fasilitas tampak terbengkalai, memberikan kesan bahwa tempat ini hanya dibangun tanpa rencana pemeliharaan jangka panjang.
“Sayang sekali, bangunannya megah tapi seperti tidak ada ruhnya. Orang datang sekali untuk foto, setelah itu tidak ada alasan untuk kembali lagi,” ujar seorang warga yang melintas di kaki bukit.

Tanpa adanya kegiatan kreatif, fasilitas penunjang yang hidup, atau pengelolaan rutin, Benteng Ulanta kini lebih menyerupai “monumen mati” daripada sebuah destinasi wisata aktif. Ia berdiri gagah secara fisik, namun kosong secara fungsi.

Menanti Keajaiban atau Terlupakan?
Padahal, potensi benteng ini sebenarnya belum sepenuhnya padam. Pemandangan matahari terbenam (sunset) dari puncak menaranya tetap menjadi salah satu yang paling dramatis di Bone Bolango. Langit yang berubah jingga di atas hamparan hijau tetap menjadi daya tarik yang tak lekang oleh waktu.
Namun, keindahan alam saja tidak cukup. Benteng Ulanta membutuhkan sentuhan tangan dingin untuk menghidupkan kembali denyut nadinya. Tanpa adanya intervensi serius dari pemerintah atau pihak pengelola, kastil di atas Gunung Pombolu ini terancam hanya akan menjadi catatan kaki dalam sejarah pariwisata daerah—sebuah proyek ambisius yang akhirnya menyerah pada sepi.

Kini, saat malam mulai jatuh, Benteng Ulanta berdiri gelap tanpa cahaya yang berarti. Ia seolah sedang berbisik dalam sunyi, menanti apakah esok akan ada tangan yang datang untuk merawatnya, atau justru membiarkannya perlahan runtuh ditelan waktu. (mg-11)

Tags: Benteng UlantabonbolBone BolangoPariwisata Bone BolangosuwawaWisatawan

Related Posts

Puluhan bendera negara peserta piala dunia 2026 masih berkibar di depan rumah warga, pertokoan hingga sepanjang jalan utama sebagai bentuk antusiasme masyarakat terhadap pesta sepak bola terbesar di dunia. (Foto: Roy/Gorontalo Post)

Bendera Negara Peserta Piala Dunia Semarakkan Jalanan

Thursday, 9 July 2026
Cegah Judol Sejak Dini ke Pelajar

Cegah Judol Sejak Dini ke Pelajar

Thursday, 9 July 2026
Enam PJU Polda Gorontalo Dimutasi, Bersama Kapolresta dan Kapolres Boalemo

Enam PJU Polda Gorontalo Dimutasi, Bersama Kapolresta dan Kapolres Boalemo

Thursday, 9 July 2026
Brimob dan Masyarakat Perbaiki Dua Jalan Rusak

Brimob dan Masyarakat Perbaiki Dua Jalan Rusak

Wednesday, 8 July 2026
Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo Utara memaksimalkan pelayanan melalui SIM keliling, agar mempermudah masyarakat dalam melakukan pengurusan perpanjangan SIM.

Polres Gorut Maksimalkan Pelayanan SIM Keliling

Wednesday, 8 July 2026
Wakapolda Tegaskan Mutasi Bukan Perpisahan

Wakapolda Tegaskan Mutasi Bukan Perpisahan

Wednesday, 8 July 2026
Next Post
Banjir Promo Akhir Tahun di Platinum Cellular Gorontalo: Beli Smartphone, Bawa Pulang Sepeda Motor

Banjir Promo Akhir Tahun di Platinum Cellular Gorontalo: Beli Smartphone, Bawa Pulang Sepeda Motor

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 09 Juli 2026

Rekomendasi

In Memoriam Rachmat Gobel dan Jalan Pulang yang Istimewa

In Memoriam Rachmat Gobel dan Jalan Pulang yang Istimewa

Friday, 10 July 2026
Jokowi: Rachmat Gobel Inspirasi Bagi Generasi Penerus Bangsa

Jokowi: Rachmat Gobel Inspirasi Bagi Generasi Penerus Bangsa

Friday, 10 July 2026
Honda Rebel 1100 Hadir dengan Warna Baru

Honda Rebel 1100 Hadir dengan Warna Baru

Thursday, 9 July 2026
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026, 8 Tim Terbaik Siap Berebut Tiket Semifinal

Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026, 8 Tim Terbaik Siap Berebut Tiket Semifinal

Thursday, 9 July 2026

Pos Populer

  • Sidang Kasus PETI Paguyaman, Sepuluh Terdakwa Akui Bersalah

    Sidang Kasus PETI Paguyaman, Sepuluh Terdakwa Akui Bersalah

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • LGBTQ Ancam Kedaulatan Negara, Diatur Dalam Perpres, Didukung DPR

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Tutup MTQ Provinsi Gorontalo 2026

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Legislator Muda, Apa yang Berubah?

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • NMAX Curian Terungkap Saat Digadaikan, Tim URC Ringkus Pelaku

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.