logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Headline

Pabrik Gula Dipaksa Timbun Jalan Pakai Material Sungai, Akses Truk Pengangkut Tebu Diportal

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 21 July 2025
in Headline
0
PORTAL - Salah satu titik ruas Jalan di Desa Karya Baru KecamatanAsparaga Kabupaten Gorontalo yang dipasangi portal untuk menghentikan truk pengangkut tebu milik PT PG Gorontalo yang melintasi Kawasan tersebut. (Foto: Roy/Gorontalo Post)

PORTAL - Salah satu titik ruas Jalan di Desa Karya Baru KecamatanAsparaga Kabupaten Gorontalo yang dipasangi portal untuk menghentikan truk pengangkut tebu milik PT PG Gorontalo yang melintasi Kawasan tersebut. (Foto: Roy/Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — PT Pabrik Gula (PG) Gorontalo mengalami kerugian hingga ratusan juta perhari akibat adanya penutupan jalan di Desa Karya Baru Kecamatan Asparaga Kabupaten Gorontalo.

Tidak hanya perusahaan saja merugi, ratusan masyarakat Asparaga yang notabene merupakan karyawan dan tenaga tebang tebu pabrik gula juga alami kerugian materil karena tidak ada aktivitas perusahaan dalam hal ini pengangkutan serta tebang tebu di wilayah tersebut.

Pantauan Gorontalo Post, Minggu (20/7/2025) terdapat dua titik yang telah dipasangi Portal di Desa Karya Baru. Setiap Portal dijaga oleh warga yang mengawasi ketika ada kendaraan pengangkut tebu melintas, maka portal tersebut ditutup.

Diantara Portal terdaapat jalan rusak dengan sejumlah kubangan besar dan digenangi air. Sementara itu di areal perkebunan tebu di Asparaga juga sama sekali tidak ada aktivitas tebangan tebu. Mobil pengangkut tebut tidak ada satupun yang terlihat. Yang terlihat hanya mobil pengangkut kelapa sawit dan jagung saja bebas keluar masuk melintasi portal.

Related Post

Gerak Cepat, Brimob Perbaiki Jembatan Putus di Pulubala

ASN Pemprov, Duh, Gaji Blum Maso

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Gubernur Gusnar Ismail Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun 2024-2025

Tidak hanya di Desa Karya Baru saja jalan rusak melainkan di sejumlah desa lain seperti Desa Sidoarjo Kecamatan Tolangohula, kemudian Desa Tiohu, Bulululi, karya indah, hingga Desa Olimohulo. Hanya saja di sejumlah desa itu tidak ada aksi penutupan jalan sepertihalnya di Desa Karya Baru.

Sejumlah truk pengangkut tebu PT Pabrik Gula Gorontalo yang terhenti di salah satu ruas jalan Desa Karya Baru akibat dihentikan warga dengan menggunakan portal.
Sejumlah truk pengangkut tebu PT Pabrik Gula Gorontalo yang terhenti di salah satu ruas jalan Desa Karya Baru akibat dihentikan warga dengan menggunakan portal.

Kepala Desa Karya Baru Roman H Amu saat ditemui di kediamannya mengatakan, sebenarnya solusi untuk menyelesaikan persoalan penutupan jalan ini simpel saja yakni permintaan masyarakat untuk menimbun jalan yang rusak parah di dua titik direalisasikan dengan menggunakan timbunan sirtu dari kali atau sungai.

Sebab diakui Roman, sudah berulangkali jalan rusak itu ditimbun menggunakan material gunung tetapi hasilnya tidak maksimal alias tak bertahan lama. “Kalau jalan rusak itu sudah ditimbun maka sudah tidak ada lagi persoalan penutupan jalan,’kata Roman.

Senada dikatakan Camat Asparaga Muliadi Passa, bahwa penupan jalan tersebut merupakan puncak kekesalan masyarakat atas kondisi jalan yang rusak parah dan seolah tidak ada perhatian serius.

“Pemerintah Desa Bihe telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada pabrik gula untuk pengambilan material yang akan digunakan menimbun jalan rusak, bahkan dalam surat rekomendasi itu saya selaku camat Asparaga dan kepala Sub sektor Asparaga telah membubuhkan Tandatangan. Upaya tersebut dilakukan agar persoalan ini cepat diselesaikan dan tidak merugikan salah satu pihak, baik dari masyarakat setempat maupun pihak pabrik yang dalam hal ini juga masyarakat asparaga yang bekerja di pabrik gula,”kata Muliadi.

Terpisah Sofyan Razak selaku karyawan Pabrik Gula yang juga masyarakat Asparaga sangat menyayangkan ulah dari oknum atau segelintir masyarakat yang menutup jalan tersebut. “Mereka tidak sadar kontribusi perusahaan kepada masyarakat khususnya di kecamatan Asparaga dan umumnya di Kabupaten Gorontalo bahkan Provinsi Gorontalo, mereka menuntut dengan cara-cara seperti itu, menghalangi usaha orang banyak yang mencari kebutuhan sesuap nasi, harusnya diambil jalan terbaik bukan dengan cara seperti itu,”kata Sofyan.

Kondisi jalan rusak di Desa Karya Baru Kecamatan Asparaga Kabupaten Gorontalo yang rusak parah dan butuh perhatian pemerintah untuk dilakukan perbaikan guna kelancaran arus transportasi di wilayah itu. (Foto: Roy Gorontalo Post)
Kondisi jalan rusak di Desa Karya Baru Kecamatan Asparaga Kabupaten Gorontalo yang rusak parah dan butuh perhatian pemerintah untuk dilakukan perbaikan guna kelancaran arus transportasi di wilayah itu. (Foto: Roy Gorontalo Post)

Lebih lanjut Sofyan juga menyayangkan pernyataan Camat Asparaga Mulyadi Pasa diadapan masyarakatnya bahwa jika pihak perusahaan Pabrik Gula tidak memperbaiki jalan rusak, maka akan ditutup aktivitas Pabrik Gula yang ada di Kecamatan Asparaga. Hal ini jelas Sofyan lebih menyulut emosi dari masyarakat untuk menutup jalan tersebut.

“Saya temui beliau (camat,red) dan mengatakan bukan dengan cara seperti itu mencari solusi, melainkan perlu ada komunikasi yang baik duduk bersama mencari jalan keluar terbaik, harusnya camat yang memediasi jangan sampai ada yang menghalangi jalan bukan malah memprovokasi masyarakat,”tegas Sofyan.

Diungkapkan Sofyan, karyawan pabrik gula yang merupakan masyarakat Asparaga ada sekitar 100 orang yang menggantungkan hidupnya di lahan perkebunan tebu pabrik gula. Sofyan berharap agar permasalahan ini tidak berlarut larut.

“Kasian mereka (karawn,red) mengeluh, siapa yang bayar tunggakan kita setiap minggu ketika tidak ada aktivitas PT PG yang ada di Asparaga, dampaknya sangat luas mestinya camat berfikir seperti itu, kasian masyarakat disana dengan harga beras yang sangat melonjak saat ini,’ungkap Sofyan.

Sementara itu Manager Publik Relation PT Pabrik Gula Gorontalo Marthen Turu’alo mengatakan, penutupan jalan itu terkait tuntutan masyarakat jalan rusak di sepanjang jalur dari Tolangohula sampai ke Asparaga.

“Diawal giling kami sudah menimbun jalan yang rusak tersebut, bahkan sudah rutin. Hal itu dilakukan pemeliharaan, dengan cara menimbun spot-spot yang rusak. Tapi belakangan ini memang sudah cukup parah,”ungkap Marthen.

Lebih lanjut Marthen mengakui bahwa material yang diambil untuk timbun jalan diambil dari meterial gunung di dalam lokasi HGU (Hak Guna Usaha) perusahaan. Pihaknya kata Marthen sudah mengurus material galian C dari sungai untuk non komersil, di instansi terkait seperti dinas lingkugan hidup, BWSS hingga PTSP, tatapi sudah lebih dari tiga tahun sampai saat ini ijin tersebut tidak keluar.

Disisi lain masyarakat kata Marthen memaksakan kehendaknya untuk harus menggunakan material sungai. Sedangkan pihaknnya tidak boleh mengambil tanpa izin dari yang berwewenang karena berisiko hukum.

“Kami juga sebetulnya menginginkan material yang bagus. untuk mencari solusi kami harus mengajukan surat permohonan tata ruang ke PUPR Kabupaten Gorontalo dalam hal untuk mendapatkan rekomendasi tentang pengambilan material sungai di lokasi sungai Bongo, Ombulotango, Mohiyolo dan Asparaga. Surat itu kami sudah ajukan. Hal ini untuk menindaklanjuti surat dari DPRD yang meminta perusahaan memperbaiki jalan rusak tersebut. Dengan adannya rekomendasi itu untuk menghindari sanksi hukum,”jelas Marthen.

Harusnya kata Marthen, sebagai investor disiapkan sarana dan prasarana dalam rangka berinvestasi. Tetapi pihaknya tidak menutup mata untuk tetap memperbaiki jalan sesuai dengan kemampuan perusahaan.

“Kami jangan dipaksa untuk melanggar hukum, kendaraan pengangkut tebu itu milik masyarakat yang juga mengangkut tebu petani, bahkan ada juga kendaraan yang mengangkut sawit, jagung, kayu dan lain sebagainya. Pertanyaannya mengapa hanya kendaraan yang mengangkut tebu ditahan. Para pemilik truk protes karena mobil mereka tidak bisa melintasi jalan tersebut. Kami berharap permasalahan ini cepat tuntas, sebab kerugian yang dialami perusahaan mencapai Rp 700 Juta perhari akibat tidak ada aktivitas perusahaan,”harap Marthen.

Ketika disinggung soal surat rekomendasi dari pemerintah desa Bihe yang mengetahui camat Asparaga serta kepala sub sektor Asparaga yang membolehkan pabrik gula untuk mengambil material sungai, Marten mengaku masih ragu dengan surat tersebut.

“Bukannya kami tidak mau, tetapi setahu kami dulu sudah ada izin tetapi yang datang tidak hanya dari desa melainkan dari BWSS dan lingkungan hidup, kalau hanya bermodalkan rekomendasi itu akan menabrak aturan yang lebih tinggi sehingga itu kami mengajukan permohonan rekomendasi ke tingkat Pemerintah kabupaten.

Marthen juga menginformasikan hasil pertemuan Pimpinan perusahaan dengan Bupati Gorontalo. Dimana, Bupati sampaikan, jangn sembarang mengambil material sungai karena berkonsekwensi kena pidana. “Pak Bupati nanti akan rapatkan tingkat pimpinan Pemda dan mungkin akan diminta pertimbangan dari yang terkait termasuk DPRD,”tandas Marthen.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo Darwin Romi Sjahrain menyampaikan, pihaknya telah menerima surat permohonan rekomendasi pengambilan material sungai dari Pabrik Gula Gorontalo sejak Jumat pekan lalu.

Selanjutnya sedang dalam proses koordinasi dengan BWSS untuk pemanfaatan Daerah Aliran Sungai yang menjadi kewenangan BWSS. “Jadi ini sedang berproses In Shaa Allah secepatnya Kami tindaklanjuti karena terkait kebutuhan masyarakat,”tutup Darwin. (roy)

Tags: Dipaksa Timbun Jalanpabrik gulaPT Pabrik Gula GorontaloTruk Pengangkut Tebu Diportal

Related Posts

Personel Brimob Polda Gorontalo dibantu oleh masyarakat sekitar, melakukan perbaikan jembatan yang putus di Dusun Mohulo, Desa Molalahu, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo.

Gerak Cepat, Brimob Perbaiki Jembatan Putus di Pulubala

Friday, 16 January 2026
Ilustrasi--

ASN Pemprov, Duh, Gaji Blum Maso

Thursday, 15 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili bersama Kepala BPK Gorontalo pada pelaksanaan penyerahan LHP kepatuhan atas pengelolaan belanja daerah tahun anggaran 2024 dan 2025, Selasa (13/1). (Foto – Ryan/Diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun 2024-2025

Wednesday, 14 January 2026
KABINET BARU - Gubernur Gusnar Ismail menyaksikan penandatanganan berita acara pelantikan bagi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Gorontalo, Senin (12/1). (foto: haris/diskominfotik)

Enam OPD Pemprov Lowong, Gusnar Rombak Kabinet, 25 Pejabat Dilantik

Tuesday, 13 January 2026
MAKIN AKRAB - Pertemuan dua politisi Gorontalo, Rusli Habibie dan Adhan Dambea, Jumat (9/1). Keduanya saling support, Rusli bahkan meminta fraksi Golkar DPRD untuk mendukung program Wali Kota Adhan Dambea. (foto: dok)

Rusli: Golkar Wajib Dukung Program Adhan

Monday, 12 January 2026
Next Post
Hebat! Siswa Brillikids Gorontalo Raih Dua Medali Emas dari Ajang STICK 2025 di Malaysia

Hebat! Siswa Brillikids Gorontalo Raih Dua Medali Emas dari Ajang STICK 2025 di Malaysia

Discussion about this post

Rekomendasi

Tiga pelaku kekerasan seksual di amankan Polres Bone Bolango, Kamis (15/1/2026) Foto: Natharahman/ Gorontalo Post.

Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

Friday, 16 January 2026
Personel Brimob Polda Gorontalo dibantu oleh masyarakat sekitar, melakukan perbaikan jembatan yang putus di Dusun Mohulo, Desa Molalahu, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo.

Gerak Cepat, Brimob Perbaiki Jembatan Putus di Pulubala

Friday, 16 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Saturday, 20 December 2025

Pos Populer

  • Para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Gorontalo yang menajalani pelantikan, berlangsung di ruang dulohupa kantor gubernur, Senin (12/1). (foto: tangkapan layar)

    BREAKING NEWS: Gusnar Lantik 25 Pejabat Pemprov, Berikut Nama-namanya

    590 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Bupati-Bupati Kita

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Excapator dan Ratusan Alat PETI Diamankan, Hasil Operasi Tim Gabungan Selama Enam Hari, Forkopimda Segera Lakukan Evaluasi

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.