logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Ekonomi Bisnis

Untuk Atasi Stunting Yang Naik dan Kemiskinan Ekstrem, Pemprov Ajak Investor seperti BJA Group Bangun Gorontalo

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 23 October 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Untuk Atasi Stunting Yang Naik dan Kemiskinan Ekstrem, Pemprov Ajak Investor seperti BJA Group Bangun Gorontalo

Untuk Atasi Stunting Yang Naik dan Kemiskinan Ekstrem, Pemprov Ajak Investor seperti BJA Group Bangun Gorontalo

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo mengapresiasi kehadiran PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) yang beroperasi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Produsen wood pellet terintegrasi dengan izin kapasitas produksi terbesar secara nasional itu telah membawa berkah bagi masyarakat di Gorontalo maupun Pohuwato serta memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah.

Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto mengatakan, hingga 2024, BJA bersama mitranya telah memberikan kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp47,5 miliar. PNBP tersebut dibagi tiga. Sebesar 30% untuk pusat, 30% untuk Provinsi Gorontalo, dan sebesar 40% untuk Kabupaten Pohuwato.

Related Post

Pemkab Gorontalo-BSG Benahi Data Penerima KUR

Ketika Pertamina Merawat Mahakarya Gorontalo, Jaga Tradisi Gerakkan Ekonomi 

Empat Jurus TPID Tekan Inflasi, Harga, Pasokan, hingga Distribusi Jadi Perhatian

Poltekkes Kemenkes Gorontalo Edukasi Siswa SDN 5 Tilango lewat Buku Tubuhku Milikku

“Masyarakat Pohuwato seharusnya senang karena dengan keberadaan BJA ini, ada dana bagi hasil yang bisa mereka nikmati. Investasi seperti yang dilakukan BJA akan membuat Pohuwato nantinya menjadi daerah maju,” kata Handoyo saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Gorontalo dalam Forum Group Discussion dengan tema Membangun Gorontalo dengan Menjaga Etika Lingkungan yang digelar Asosiasi Produsen Energi Biomassa (APREBI) di Gorontalo, beberapa waktu lalu.

Menurut Handoyo, ada dua persoalan krusial di Provinsi Gorontalo. Pertama, kemiskinan. Per Maret 2024, persentase penduduk miskin di Provinsi Gorontalo sebesar 14,57% atau sebanyak 177.900 jiwa. Dari jumlah tersebut, penduduk miskin ekstrem di Gorontalo sebanyak 17.410 jiwa atau 1,46% terhadap total penduduk.

Meski persentase penduduk miskin menurun dari 15,15% di tahun lalu, Gorontalo masih bertahan dalam daftar 10 provinsi termiskin di Indonesia. “Dari 2016 sampai sekarang, kalau tidak ada pemekaran provinsi baru, kita masih rangking lima provinsi termiskin,” ujar Handoyo.

Kedua, masalah stunting. Pada 2022, Handoyo mengatakan, angka prevalensi stunting Provinsi Gorontalo ada di angka 22%. Namun, di 2023, angkanya malah naik menjadi 26,9%.

Selain itu, Provinsi Gorontalo merupakan salah satu daerah dengan beban ganda permasalahan gizi, yakni undernutrition, overweight, obesitas, dan defisiensi mikronutrien.

Untuk mengatasi masalah kemiskinan dan stunting, menurut Handoyo, Provinsi Gorontalo tidak bisa hanya menggantungkan diri pada sektor pertanian tradisional. Dibutuhkan sentuhan investor untuk membangun dan memajukan Gorontalo.

Apalagi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo terbilang kecil, hanya sebesar Rp 1,8 triliun. Dari jumlah tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Gorontalo hanya sebesar Rp 500 miliar.

Anggaran tersebut jelas tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dalam membangun Provinsi Gorontalo sehingga dibutuhkan anggaran dan sentuhan dari berbagai pihak.

“Kita harus membuka diri. Kita persilakan investor membangun di Provinsi Gorontalo. Jadi, ini kebijakan kita dalam rangka penanggulangan kemiskinan,” ujar Handoyo.

Pria yang juga menjabat sebagai Plh. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo ini menambahkan, Provinsi Gorontalo membutuhkan investor untuk menambah lapangan kerja.

Kenaikan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% akan membuka 400.000 lapangan kerja baru. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo hanya ada di angka 4,5%.

“Kalau tidak membuka diri terhadap investor, maka Gorontalo akan begini-begini terus. Investasi dari industri biomassa seperti BJA ini nantinya akan menjadi sumber pendapatan bagi Provinsi Gorontalo, khususnya masyarakat Pohuwato,” imbuh Handoyo.

Sejauh ini, BJA telah menggelontorkan investasi sebesar Rp1,4 triliun. Kucuran investasi tersebut ditujukan dalam rangka pembangunan dan operasional pabrik pengolahan wood pellet (pelet kayu). Saat ini, BJA memiliki izin kapasitas produksi pelet kayu sebesar 900.000 ton per tahun.

Sementara kedua mitra BJA, PT Banyan Tumbuh Lestari (BTL) dan PT Inti Global Laksana (IGL) telah merealisasikan investasi masing-masing sebesar Rp 237,6 miliar dan Rp 107,2 miliar hingga Juni 2024. BTL dan IGL merupakan pemegang hak guna usaha (HGU) yang memasok bahan baku wood pellet untuk BJA.

“Investasi sebesar itu membuktikan keseriusan BJA, IGL, dan BTL dalam membangun dan mengembangkan bisnis jangka panjang. Dari investasi awal tersebut, BJA bersama IGL dan BTL telah membuka lapangan kerja bagi lebih dari seribu orang tenaga kerja yang berdampak langsung terhadap berkurangnya pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Pohuwato dan sekitarnya,” kata Direktur BJA Burhanuddin.

BJA bersama IGL dan BTL telah menyerap tenaga kerja sebanyak 1.064 orang. Jumlah tersebut setara dengan 28% dari total tenaga kerja di perusahaan besar di Pohuwato.

Dari jumlah tersebut, jumlah tenaga kerja lokal di BJA bersama BTL dan IGL mencapai 80% atau 803 orang. Dengan jumlah tenaga lokal tersebut, BJA bersama IGL dan BTL tercatat sebagai perusahaan dengan penyerapan tenaga kerja lokal terbesar di Kabupaten Pohuwato.

Pelaksana Tugas Bupati Pohuwato Suharsi Igirisa mengatakan sangat mendukung investasi di Kabupaten Pohuwato. Ia berharap, investor bersama-sama pemerintah daerah bisa menyejahterakan masyarakat dan memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

Hal ini Suharsi sampaikan dalam kunjungannya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pohuwato pada Selasa (8/10) untuk meninjau operasional BJA, IGL, dan BTL.

Suharsi menegaskan, operasional BJA bersama IGL dan BTL sudah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan dan harapan masyarakat.

“Ternyata mereka sudah memenuhi apa yang diharapkan oleh masyarakat. Legalitas perusahaan juga alhamdulillah sudah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Suharsi.(adv/tha)

Tags: AdvetorialAtasi StuntingKemiskinan EkstremPemerintah Provinsi GorontaloProdusen wood pelletPT Biomasa Jaya AbadiPT BJA

Related Posts

Pemkab Gorontalo-BSG Benahi Data Penerima KUR

Pemkab Gorontalo-BSG Benahi Data Penerima KUR

Monday, 2 November 2026
Ketika Pertamina Merawat Mahakarya Gorontalo, Jaga Tradisi Gerakkan Ekonomi 

Ketika Pertamina Merawat Mahakarya Gorontalo, Jaga Tradisi Gerakkan Ekonomi 

Saturday, 31 October 2026
Empat Jurus TPID Tekan Inflasi, Harga, Pasokan, hingga Distribusi Jadi Perhatian

Empat Jurus TPID Tekan Inflasi, Harga, Pasokan, hingga Distribusi Jadi Perhatian

Friday, 30 October 2026
Poltekkes Kemenkes Gorontalo Edukasi Siswa SDN 5 Tilango lewat Buku Tubuhku Milikku

Poltekkes Kemenkes Gorontalo Edukasi Siswa SDN 5 Tilango lewat Buku Tubuhku Milikku

Thursday, 29 October 2026
Tasyakuran ASTON Gorontalo, Ratusan Anak Panti Ikut Berbahagia 

Tasyakuran ASTON Gorontalo, Ratusan Anak Panti Ikut Berbahagia 

Tuesday, 27 October 2026
ASUS Bawa AI Generatif ke Laptop Kreator, ProArt P14 dan P16 Dibanderol Mulai Rp80,9 Juta

ASUS Bawa AI Generatif ke Laptop Kreator, ProArt P14 dan P16 Dibanderol Mulai Rp80,9 Juta

Thursday, 22 October 2026
Next Post
Dahlan Iskan bersama para anggota komunitas Warung Kopi di Tiongkok.--

Warung Kopi

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Enam Bulan Buron, Oknum Notaris Ditangkap di Jakarta

Enam Bulan Buron, Oknum Notaris Ditangkap di Jakarta

Friday, 30 October 2026
BSG Pertahankan ‘Jatah’ Gorontalo, Rudiyanto Katili Kembali Diajukan ke OJK

BSG Pertahankan ‘Jatah’ Gorontalo, Rudiyanto Katili Kembali Diajukan ke OJK

Friday, 30 October 2026
AKP Atmal Fauzi, SH

Naik Pangkat, AKP Atmal Fauzi Promosi ke Polda

Friday, 10 January 2025
Ilustrasi dokter melakukan transplantasi ginjal-Freepik.com-

Spesialis Trisula

Thursday, 2 May 2024

Pos Populer

  • Basri Amin

    Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • PETI Makin Merajalela, Kerusakan Lingkungan di Saripi Kian Parah

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Enam Bulan Buron, Oknum Notaris Ditangkap di Jakarta

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.