logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Paskibraka Dilarang Berhijab, BPIP Berdalih Sukarela untuk Keseragaman

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 15 August 2024
in Headline
0
BERPRESTASI : Siti Janeeta Abdul Wahab, Paskibraka Nasional utusan Gorontalo, menggunakan hijab saat sesi latihan. (foto : @dppipusat_official)

BERPRESTASI : Siti Janeeta Abdul Wahab, Paskibraka Nasional utusan Gorontalo, menggunakan hijab saat sesi latihan. (foto : @dppipusat_official)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id, GORONTALO – Pengukuhan Paskibraka Nasional oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, IKN, Selasa (13/8), menampilkan pemandangan tidak biasa.

Para anggota Paskibraka putri, terlihat tak satu pun yang berhijab. Termasuk wakil dari Gorontalo, Siti Janeeta Abdul Wahab. Padahal, Siti adalah siswa yang berhijab.

Rupanya, Siti dan 17 Paskibraka putri dari berbagai daerah yang berhijab, diharuskan untuk menanggalkan hijab mereka, saat prosesi pengukuhan oleh Presiden, dan saat bertugas pengibaran 17 Agustus nanti.

Ketentuan melepas hijab bagi paskibraka putri itu, merupakan aturan yang diterapkan Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), dengan alasan keseragamnan, para siswa Paskibraka yang berhijab diharuskan menanggalkan hijab mereka, dan mengikuti seperti rekan-rekan mereka lainya yang tidak berhijab.

Related Post

Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Lama Profesor

Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Ketentuan ini mengundang reaksi dan kemarahan banyak pihak, termasuk para alumni Paskibraka yang tergabung dalam Purna Paskibraka Indonesia (PPI).

Ketua umum PPI Gousta Feriza dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/8) mengatakan, keputusan yang mengharuskan para paskibraka putri melepas jilbab itu, janggal, dan berbeda dengan ketentuan bagi anggota Paskibraka tahun sebelumnya.

Gousta mengatakan keputusan tersebut bertolak belakang dengan ideologi Pancasila, yaitu Bhineka Tunggal Ika, artinya berbeda-beda tapi tetap satu. Ia menduga anggota Paskibraka 2024 melepas hijab tersebut karena terpaksa.

“Para anggota itu merupakan utusan terbaik berangkat dari 38 provinsi yang berbeda, berbeda suku, budaya, dan keyakinan agama. Semuanya itu adalah kebhinekaan yang menjadi nilai-nilai luhur Pancasila,” kata dia.

Diketahuinya, dalam anggota Paskibraka Nasional 2024, terdapat 18 anggota Paskibraka putri yang berasal dari 18 provinsi yang sebelumnya berhijab. Selama prosesi latihan, mereka juga mengenakan jilbab sebagaimana biasanya.

Bahkan, ketika tahap penjaringan di daerahnya masing-masing, pemusatan latihan, renungan suci, hingga gladi, tetap menggunakan jilbab. Namun, mereka tiba-tiba melepas hijab saat pengukuhan di IKN, dua hari lalu.

“Bukankah itu menciderai kebhinekaan itu sendiri,” kata Gousta. Gousta meyakini Presiden Jokowki maupun persiden terpilih dalam Pemilihan Presiden 2024, Prabowo Subianto, tidak melarang penggunaan hijab bagi anggota Paskibraka 2024.

Karena itu, Gousta mempertanyakan keputusan BPIP sebagai pengelola dan penanggungjawab program Paskibraka 2024. “Tentunya BPIP bersedia mengevaluasi semua kebijakan yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan ketua PPI Gorontalo, Roman Sunge. Kepada Gorontalo Post, Rabu (14/8), Roman mengatakan, pihaknya juga kaget ternyata ada kebijakan yang mengaruskan para Paskibraka putri tidak boleh berhijab.

“Yang jelas, kami mengecam ketentuan ini. Namanya Pancasila itu Bhineka Tinggal Ika,”jelasnya. Kata Roman, persoalan ini langsung menjadi bahan diskusi dikalangan PPI, dan semuanya mengecam.

Apalagi dari informasi yang diperolehnya, para paskibraka putri yang berhijab ternyata diberi pilihan berat, yakni melepas hijab dan menjadi paskibraka atau mengubur mimpi menjadi pasukan pengibar bendera di Istana.

Menurut Roman, Gorontalo pada tahun ini mengirimkan 4 siswa paskibraka, terdiri dari dua putra dan dua putri. Di Jakarta, mereka diseleksi lagi oleh BPIP. Seleksi itu ada dalam bentuk wawancara.

“Dan katanya, saat diwawancara itu mereka diberi pilihan yang harus melepas hijab itu,”terangnya. Satu peserta putri tegas menolak, sehingga dia tidak bergabung ke Pasibraka nasional tahun ini. “Tidak dipaksa lepas hijab, tapi diberikan pilihan seperti itu. Ini (Paskibraka) kesempatan yang tidak datang kedua kalinya,”ujar Roman.

Informasi yang diperolehnya, kata Roman, reaksi orang tua paskibraka juga berat hati, membiarkan anaknya lepas hijab hanya gara-gara paskibraka, tapi hal itu, lanjut Roman dikembalikan lagi kepada sang anak. “Kami sangat mendukung mereka (Paskibraka), mereka terus berlatih, ini juga mengharumkan nama daerah,”terangnya.

TANDATANGAN SURAT PERNYATAAN

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, menjelaskan pertimbangan sehingga anggota Paskibraka 2024 melepas hijabnya.

Ia menyebut, tujuan anggota Paskibraka putri melepas hijab adalah untuk mengangkat nilai-nilai keseragaman dalam pengibaran bendera.

“Karena memang kan dari awal Paskibraka itu uniform (seragam),” kata Yudian ketika memberi pernyataan pers di Hunian Polri, di kawasan Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Rabu, 14 Agustus 2024.

Pernyataan tersebut disampaikannnya saat menjelaskan alasan penyesuaian ketentuan seragam untuk anggota Paskibraka 2024 yang menggunakan hijab.

Ketentuan itu berbeda dengan aturan tahun-tahun sebelumnya, yaitu anggota Paskibraka tetap dibolehkan menggunakan hijab dalam upacara pengukuhan maupun saat pengibaran bendera di hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia pada setiap 17 Agustus.

Namun, kata dia, BPIP memutuskan untuk menyeragamkan tata pakaian dan sikap tampang Paskibraka 2024. Ketentuan itu tertuang dalam Surat Edaran Deputi Diklat BPIP Nomor 1 Tahun 2024.

Dalam surat edaran tersebut, tidak terdapat pilihan berpakaian hijab untuk anggota Paskibraka 2024. Yudi menjelaskan, penyeragaman pakaian tersebut berangkat dari semangat Bhinneka Tunggal Ika yang dicetuskan oleh Soekarno, pendiri bangsa sekaligus presiden pertama Republik Indonesia.

Nilai-nilai yang dibawa oleh Soekarno, kata Yudi, adalah ketunggalan dalam keseragaman. BPIP menerjemahkan ketunggalan tersebut dalam wujud pakaian yang seragam. Apalagi para anggota Paskibraka ini akan bertugas sebagai pasukan.

“Dia (anggota Paskibraka yang berhijab) bertugas sebagai pasukan yang menyimbolkan kebersatuan dalam kemajemukan,” kata Yudi. Dalam kesempatan tersebut, Yudi juga menegaskan bahwa anggota Paskibraka putri melepaskan hijab mereka secara sukarela.

Sebelum melepas hijab, mereka terlebih dahulu menandatangani surat pernyataan tentang kesediaan mematuhi peraturan pembentukan dan pelaksanaan tugas Paskibraka.

Para anggota Paskibraka membubuhkan tanda tangannya di atas materai Rp 10.000 yang menandakan pernyataan tersebut resmi dan mengikat di mata hukum.

“(Pelepasan hijab) hanya dilakukan pada saat pengukuhan Paskibraka dan pengibaran Sang Merah Putih pada upacara kenegaraan saja,” kata dia. (tro/net)

Tags: Badan Pembina Ideologi PancasilaBPIPPaskibraka Asal GorontaloPaskibraka Dilarang BerhijabPengukuhan Paskibraka Nasional

Related Posts

Lama Profesor

Friday, 6 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Friday, 6 November 2026
Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Friday, 6 November 2026
Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Tuesday, 3 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Tutup Kemah Satya Tunas di Kabupaten Gorontalo

Wagub Idah Syahidah RH Tutup Kemah Satya Tunas di Kabupaten Gorontalo

Monday, 2 November 2026
Dugaan Korupsi Video Wall, Giliran HHN Ditahan Kejati

Dugaan Korupsi Video Wall, Giliran HHN Ditahan Kejati

Monday, 2 November 2026
Next Post
I Dewa Gede Wirajana

Dua Kajari di Gorontalo Dimutasi

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

Thursday, 5 November 2026
Pendidikan, Dana BOP Bulan Ini Dicairkan

Pendidikan, Dana BOP Bulan Ini Dicairkan

Wednesday, 23 February 2022
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea ketika menyerahkan hadiah kepada juara lomba religi yang digelar Citimall Gorontalo, Ahad (9/3/2025). (Foto: Kominfo)

Adhan: Perusahaan Swasta Diimbau Bikin Kegiatan Religi

Monday, 10 March 2025
Dahlan Iskan mengundang makan malam Menteri PAN RB Abdullah Azwar Anas-Harian Disway-harian.disway.id

GovTech Anas

Tuesday, 30 January 2024

Pos Populer

  • HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Kalender “Literasi” Gorontalo 

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.