Gorontalopost.id, GORONTALO – Kapolda Gorontalo resmi berganti dari Irjen Pol Drs. Angesta Romano Yoyol kepada Brigjen Pol Pudji Prasetijanto Hadi M.H, setelah melalui pelantikan yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di Jakarta, (29/2).
Brigjen Pol Pudji Prasetijanto Hadi M.H bukan orang baru di Gorontalo, perwira dengan satu bintang di pundak ini sebelumnya adalah Wakapolda Gorontalo.
Usai pelantikan, Brigjen Pol Pudji bersama isteri kembali ke Gorontalo, Ahad (3/3), ia disambut dengan adat Mopotilolo di VIP Bandara Djalaludin Gorontalo.
Kedatangan Kapolda yang baru tersebut disambut oleh Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya didampingi Sekdaprov Sofian Ibrahim, serta jajaran Forkopimda Gorontalo dan perwakilan pimpinan OPD.
Mopotilolo adalah rangkaian adat dalam rangka menyambut setiap pejabat tinggi Negara yang baru pertama kali datang ke Gorontalo.
Adat ini adalah tanda memperoleh restu dari masyarakat dan bebas bertugas di Gorontalo.
Penyambutan dilaksanakan oleh para pemangku adat U Duluwo Limo Lo Pohalaa (dewan adat dari lima negeri adat Gorontalo).
Brigjen Pol Pudji Prasetijanto Hadi sendiri sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Gorontalo sejak 16 November 2020 hingga 28 Februari 2024.
Sebelumnya, mutasi pejabat utama Polda Gorontalo itu berdasar telegram Kapolri bernomor ST/429/II/KEP./2024 tanggal 28 Februari 2024.
“Jadi itu memang benar. STR Itu dikeluarkan pada hari Rabu (28/02) dan Wakapolda Gorontalo juga ikut masuk dalam STR tersebut. Dalam posisi ini Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Drs. Pudji Prasetijanto Hadi menggantikan Irjen Pol. Drs. Angesta Romano Yoyol, yang sudah masuk masa pensiun,” kata Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Desmont Harjendro A.P, S.I.K., M.T saat dikonfirmasi pada Kamis (29/02).
Desmont menyebut untuk posisi Wakapolda Gorontalo sendiri akan digantikan oleh Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, S.I.K, M.Si yang sebelumnya menjabat Dirintel Densus 88 AT Polri.
Lanjutnya, mutasi dan rotasi yang terjadi itu merupakan bentuk promosi dan penyegaran organisasi di lingkungan Polri.
“Mutasi jabatan di lingkungan organisasi Polri merupakan hal yang biasa sebagai kelanjutan regenerasi kepemimpinan dengan memberikan kesempatan seluas – luasnya kepada para perwira, untuk mengembangkan kariernya melalui jenjang penugasan yang beragam,” ucapnya. (tro/roy)











Discussion about this post