logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Nusantara Indonesia

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 22 January 2024
in Disway
0
Ilustrasi/Beribadah di Gereja-Pixabay-

Ilustrasi/Beribadah di Gereja-Pixabay-

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
DahlanIskan

SETELAH lelah bersengketa muncullah ide baru. “Silakan Gereja Bethany Indonesia jalan terus. Tapi izinkan kami mendirikan sinode Gereja Bethany Nusantara,” ujar Pendeta Samuel Kesuma.

Samuel adalah ketua Sinode Gereja Bethany Indonesia kubu almarhum Pendeta Leonard Limato. Tapi dirjen Agama Kristen di Kementerian Agama masih mendukung ketua Sinode Bethany Indonesia yang diketuai Pendeta Aswin.

Di lapangan, keduanya jalan sendiri-sendiri. Samuel membawahkan 140 lebih gereja. Yang di bawah Aswin 45 gereja. Kelihatannya tidak mungkin bersatu lagi.

Samuel sebenarnya sempat lega ketika Aswin memutuskan membawa 45 gerejanya masuk sinode lain. Yakni Sinode GSKI. Yakni sinode Gereja Suara Kebenaran Injil yang berpusat di Solo. Waktu itu Aswin mengatakan merasa cocok gabung ke Sinode GSKI daripada bertengkar tidak habis-habisnya di Bethany.

Related Post

Sejarah Pertanda

Penyadapan Beneficial

Kerikil Subhan

Ya Tidak

Aswin adalah putra pendiri Bethany Indonesia, Pendeta Alex Abraham. Berpusat di Surabaya. Gerejanya yang besar dan anggun berdiri di Nginden, sebelah timur Wonokromo.

Di hari tuanya, Alex disingkirkan oleh putranya itu. Juga diadukan ke polisi. Alex tersisih. Gereja yang kaya raya itu sepenuhnya di bawah kendali Aswin.

Tidak sepenuhnya. Pendeta Leonard tidak setuju Bethany diwariskan ke Aswin. Pergantian kepemimpinan harus lewat Sidang Raya Sinode. Maka diadakanlah sidang itu. Leonard terpilih. Terjadilah saling lapor polisi. Leonard jadi tersangka. Alex juga jadi tersangka.

Alex pun meninggal dunia. Tak lama kemudian, di tengah Covid-19, Leonard juga meninggal dunia. Media melaporkan Aswin tidak hadir di rumah duka maupun di pemakaman sang ayah saat itu.

Sebenarnya Pendeta Leonard ingin mengubah pengurus Yayasan Bethany. Itu sesuai dengan putusan pengadilan. Yakni putusan perdamaian antara dirinya dengan Alex. Tapi perubahan itu tidak pernah bisa dilaksanakan. Setiap kali putusan pengadilan itu akan dilaksanakan selalu dihalangi. “Ada Sambo di baliknya,” ujar seorang tokoh senior Bethany.

Tapi setelah Sambo tidak ada lagi, pendeta Leonard juga sudah tidak ada. Pendeta Samuel, yang menggantikan Leonard, pilih cari penyelesaian yang berbeda. Yakni pisah saja. Biarkan Aswin memimpin Bethany Indonesia. Ia mengusulkan lembaga baru: Gereja Bethany Nusantara. “Kebetulan ibukota negara kan Nusantara,” ujar Samuel.

Rasanya ide Samuel itu yang paling masuk akal. Sengketa di Bethany telah terlalu berlarut-larut. Sampai membawa nama kurang baik bagi gereja.

Menteri Agama, cqdirjenagama Kristen, rasanya perlu mengakomodasikan keinginan itu. Lalu biarkan gereja menyelesaikan sengketanya sendiri. Tiap-tiap gereja bisa menentukan pilihan: siapa yang mau di bawah Indonesia dan siapa yang mau di bawah Nusantara. Toh jumlah gerejanya cukup banyak. Sudah memenuhi syarat untuk mendirikan satu sinode sendiri.

Memang ada juga keinginan untuk memperketat persyaratan mendirikan sinode. Saat ini sudah ada 95 sinode. Kecenderungannya akan bertambah terus. Setiap terjadi perselisihan di dalam satu sinode terlalu mudah untuk bersikap lebih baik pisah. Bikin sinode sendiri. Daripada bertengkar terus.

Kepada teman-teman aktivis Islam saya pernah menjelaskan: banyaknya gereja baru jangan otomatis dinilai sebagai upaya Kristenisasi. Secara bercanda saya mengatakan ”mereka itu kalau bertengkar pilih memisahkan diri, lalu bikin gereja baru”.

Tapi khusus Bethany kelihatannya tidak ada jalan lain. Biarlah ada dua sinode Bethany: Indonesia dan Nusantara.

Dengan demikian tidak ada lagi gereja yang terombang-ambing. Misalnya 15 gereja di Kaltara. Mereka Bethany tapi tidak mau di bawah Aswin. Pemda di sana hanya tahu Bethany Indonesia-nyaAswin. “Jemaat kami 15.000 di 15 gereja itu. Mereka memerlukan kepastian,” ujar Samuel.

Kalau saja tidak bertengkar,sinode Bethany sudah termasuk sinode besar. Memang belum masuk 10 besar di Indonesia, tapi terkenal kaya rayanya.

Meski jumlah sinode terus bertambah tetaplah sinode terbesar adalah HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) di Sumut. Lalu Gereja Bethel Indonesia (GBI). Bethany itu bisa dianggap sempalan dari GBI.

GEMIM di Sulut dan GPM di Maluku adalah nomor berikutnya. Lalu Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB).

Banyak juga sinodeberdasarkan daerah. Misalnya ada sinode Gereja Kristen JawiWetan (GKJW). Masih juga banyak gereja yang tidak bernaung di bawah satu sinode.

Gaya bertengkar di gereja itu macam-macam. Tapi penyelesaiannya sering sangat sederhana: nggak usah bertengkar, bikin gereja sendiri saja.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayharian diswayNusantara Indonesia

Related Posts

Sejarah Pertanda

Sejarah Pertanda

Friday, 6 November 2026
Penyadapan Beneficial

Penyadapan Beneficial

Friday, 6 November 2026
Kerikil Subhan

Kerikil Subhan

Friday, 6 November 2026
Ya Tidak

Ya Tidak

Thursday, 22 October 2026
Jumat Keramat

Jumat Keramat

Monday, 19 October 2026
Iris Istri

Iris Istri

Saturday, 17 October 2026
Next Post
Lenny Ontalu

Dekot Soroti Kegiatan Bimtek di Luar Daerah

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

Thursday, 5 November 2026
Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

Thursday, 5 November 2026
Ridwan Monoarfa

Demokrasi dan Kemanusiaan: Ketika Suara Rakyat Mengoreksi Kekuasaan

Friday, 6 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Friday, 6 November 2026

Pos Populer

  • HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Kalender “Literasi” Gorontalo 

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.