logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Kota Gorontalo

Stunting di Gorontalo Masih Tinggi, Capai 23,8% , 2024 Target 14%

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 28 April 2023
in Kota Gorontalo
0
Stunting di Gorontalo Masih Tinggi, Capai 23,8% , 2024 Target 14%
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Penanganan Sampah Berprogres Positif

Warga Antusias Bayar Retribusi Sampah, Indikator Program Pemerintahan AIR Sukses

Gaji PPPK PW Dibawah Rp 1 Juta Dinaikkan, Bentuk Kepedulian Adhan

Parkir Berlangganan Mulai Diterapkan, Upaya Atasi Kebocoran Retribusi, Pendaftaran Lewat Dishub

Gorontalopost.id, GORONTALO – Angka stunting di Gorontalo masih perlu ditekan. Berdasarkan data SSGI tahun 2022, prevalensi stunting di Provinsi Gorontalo sebesar 23,8% dan masuk ke kategori tinggi, kemudian angka kemiskinan ekstrem di Provinsi Gorontalo sebesar 4,28%.

Praktis kondisi ini membutuhkan kerja ekstra dari seluruh pemangku kepentingan untuk menurunkan angka stunting.

“Ya, angka stunting di Gorontalo sekarang masih 23,8 persen, misalnya dari 1000 anak balita, maka 23,8 persen atau sebanyak 238 balita itu yang terhitung stunting,”jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dr Anang S Otoluwa saat ditemui Gorontalo Post baru-baru ini.

Lebih lanjut Anang mengakui, bahwa angka 23,8 persen itu telah mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2022 lalu masih di posisi 29 persen.

Anang menargetkan pada 2024 mendatang, angka stunting turun hingga 14 persen sesuai target nasional.

“Kita masih perlu menurunkan hingga 10 persen lagi,”jelas Anang.

Diakui Anang, yang menjadi problem dalam penurunan stuinting saat ini yakni belum adannya peta masalah di masing-masing kabupaten/kota.

Dirinnya kata Anang sudah minta untuk dibuatkan peta berdasarkan kelompok usia. Karena kejadian stunting pada kelompok usia itu penyebabnya bisa berbeda-beda.

Misalnya stunting banyak di usia 0-1 tahun, berarti sejak masa sebelum hamil sampai masa hamil, inilah yang harus diintervensi dengan baik.

Demikian juga pada kelompok usia 2-3 tahun, berarti kejadiannya bisa dipicu oleh kejadian di usia 0-1 bulan. Jadi masalahnya ungkap Anang, pada inisiasi menyusui dini, pemberian asi ekslusif.

Demikian juga tambah Anang, jika stunting terjadi pada usia 4-5 tahun, berarti faktor lingkungan seperti penyakit diare, infeksi paru, ketersediaan jamban jadi penyebab.

“Nah itu yang harus dapat penekanan, sehingga kita akan buatkan peta seperti itu dan rekomendasi kita ke kabupaten/kota untuk intervensi sesuai masalah yang ada di daerah masing-masing,”jelas Anang.

Mantan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemkab Bangai, Sulteng ini menegaskan, langkah strategis lain yang akan dilakukan adalah menjamin bahwa konvergensi program/kegiatan penurunan stunting sampai ke level keluarga berisiko stunting.

Pendekatan keluarga ini sesuai dengan prioritas BKKBN, dan dengan adannya bidang Kependudukan dan KB di Dinkes, maka koordinasinnya akan lebih mudah di lapangan.

“Kemarin kita sudah lakukan pertemuan penguatan komitmen melalui kerjasama daerah dengan mitra seperti Ormas (Organisasi Masyarakat), lembaga, lintas sektor dan stakeholder. Nanti pertemuan gelombang kedua kita lakukan dalam waktu dekat ini. Tujuannya mengoptimalkan upaya penurunan stunting melalui program KB, untuk bisa menghasilkan kehamilan berkualitas dan melahirkan anak-anak yang sehat melalui pendekatan keluarga,”tandas Anang.

Seperti diketahui Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.

Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. (roy)

Tags: Dinas KesehatangorontalokesehatanStunting

Related Posts

Prof. Sukirman

Penanganan Sampah Berprogres Positif

Wednesday, 7 January 2026
Warga tengah melakukan pembayaran retribusi sampah ke petugas pengangkut sampah.

Warga Antusias Bayar Retribusi Sampah, Indikator Program Pemerintahan AIR Sukses

Wednesday, 7 January 2026
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea ketika memberikan arahan pada apel kerja perdana awal tahun, Senin (5/1/2026). (Foto: Prokopim)

Gaji PPPK PW Dibawah Rp 1 Juta Dinaikkan, Bentuk Kepedulian Adhan

Wednesday, 7 January 2026
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel didampingi Kepala Dishub Kota Gorontalo, Hermanto Saleh ketika menempel stiker parkir berlangganan, Senin (5/1/2026). (Foto: Prokopim)

Parkir Berlangganan Mulai Diterapkan, Upaya Atasi Kebocoran Retribusi, Pendaftaran Lewat Dishub

Tuesday, 6 January 2026
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea didampingi Sekda Ismail Madjid ketika membahas anggaran dengan DPRD Kota Gorontalo, Senin (29/12/2025). (Foto: Prokopim)

Pengelolaan Anggaran Jangan Hanya Berorientasi pada Penyerapan, Adhan: Utamakan Manfaat untuk Warga

Tuesday, 30 December 2025
Adhan Dambea

Aktivitas Warga Meningkat di Malam Pergantian Tahun, Harus Diantisipasi Sejak Dini

Tuesday, 30 December 2025
Next Post
Bunga Cengkeh dan Erika

Bunga Cengkeh dan Erika

Discussion about this post

Rekomendasi

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026
Tiga pelaku kekerasan seksual di amankan Polres Bone Bolango, Kamis (15/1/2026) Foto: Natharahman/ Gorontalo Post.

Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

Friday, 16 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Lodrik Dantene Kepala Desa Londoun, Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato. Saat di wawancarai

Ekonomi Masyarakat Desa Londoun Meningkat, Tenaga Kerja Banyak Diserap PT BJA

Wednesday, 21 February 2024

Pos Populer

  • Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

    Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • BREAKING NEWS: Gusnar Lantik 25 Pejabat Pemprov, Berikut Nama-namanya

    590 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.