logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Headline

Pilu, Jenazah Diangkut Ojek, Berobat dari Pinogu juga Naik Ojek

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 17 April 2023
in Headline
0
Jenazah Alm. Fatma Samania saat hendak dibawa pulang menggunakan ojek menuju rumah duka Desa Pinogu Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (15/4/23). (foto : unggahan fb)

Jenazah Alm. Fatma Samania saat hendak dibawa pulang menggunakan ojek menuju rumah duka Desa Pinogu Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (15/4/23). (foto : unggahan fb)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Kondisi infrastruktur di Kabupaten Bone Bolango, yakni di Kecamatan Pinogu yang tidak memadai, menyulitkan warga. Potret pilu dirasakan keluarga almarhum Fatma Samania (29). Jenazahnya harus dibawa menggunakan ojek kembali ke Pinogu setelah hendak melakukan perawatan medis di Suwawa, Sabtu (15/4). Mengangkut jenazah dengan ojek menjadi satu-satunya cara cepat untuk sampai ke Pinogu. Cara lain yang bisa ditempuh adalah dengan menandu jenazah, tapi itu memakan waktu bisa sampai 10 jam jalan kaki. Kondisi itu lantaran infrastruktur jalan di daerah yang dipimpin Bupati Hamim Pou itu tidak memadai, atau tidak memungkinkan untuk dilalui kenderaan roda empat.

Informasi yang diperoleh Gorontalo Post, menyebutkan, Fatma Samania, sebelum wafat, memang menderita sesak nafas. Ia sempat melakukan perawatan di Puskesmas Pinogu. Namun berkeinginan untuk melakukan pengobatan ke dokter spesialis di RS Toto Kabila. Sehingga memutuskan untuk ke Suwawa, menggunakan ojek. Ternyata ia mengalami anfal, karena sesak nafas yang cukup berat. Saat itu juga ia langsung dirujuk ke Puskesmas Dumbaya Bulan.

Kepala Puskesmas Pinogu Suparjan Petasule, kepada Gorontalo Post, mengatakan, Sabtu (15/4/23) sekitar pukul 09.00 Wita, pasien dibawa menggunakan ojek ke Puskesmas Dumbaya Bulan, karena keluhan mual muntah dan pusing. Pihak puskesmas Pinogu kata Suparjan, meminta pihak keluarga untuk menginfus Fatma terlebih dahulu di Puskesmas Punogu, namun pasien menolak dengan alasan masih ingin pergi ke dokter praktek. Saat itu juga pasien dibawa dengan menggunakan ojek yang ditemani suaminnya bernama Sukarto Podungge.

“Kami telah menginformasikan ke pihak Puskesmas Dumbaya Bulan bahwa ada pasien yang turun ke bawah (ke Suwawa) menggunakan ojek. Kami dapat informasih saat dalam perjalanaan, pasien telah dianfal sakit yang lebih parah yakni sesak nafas,” ungkap Suparjan.

Related Post

Gubernur Gusnar Ismail Hadiri Peluncuran Prodi Dokter Spesialis dan Subspesialis di UNG

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Cek Rekening THR so Cair, ASN/TNI/Polri Mulai Dibayarkan, Ojol Juga Dapat

Cap Go Meh, Semarak Digelar Usai Tarawih

Saat itu juga pasien langsug dibawa ke puskesmas terdekat di Dumbaya Bulan agar mendapatkan pertolongan medis secara darrurat. Hanya saja diakui Suparjan, pasien meninggal dunia setelah beberapa saat mendapat perawatan medis.

“Ya, sebelum meninggal dunia, sebulan lalu pasien sudah beberapa kali ke Puskesmas dengan keluhan yang sama yakni mual, muntah dan pusing. Padahal pasien tidak dalam kondisi hamil karena sedang program KB. Kami memita agar pasien dirujuk ke Rumah Sakit, namun pihak keluarga pasien menolak dengan sejumlah alasan. Hingga pada akhirnya kemarin itu sudah dianfal kembali dan langsun dirujuk ke Puskesmas Dumbaya Bulan,” tandas Suparjan.

Sementara itu Kepala Puskesmas Dumbaya Bulan Abid Ihsan, SKM mengungkapkan, berdasarkan catatan medis gawat darurat Puskesmas Dumbaya Bulan, pasien masuk dalam kondisi lemas, sakit perut, sakit dada hingga kesulitan bernafas alias sesak nafas, hingga dilakukan pemasangan oksigen sekitar pukul 11.00 wita.

“Awalnya kami menerima informasi dari Puskesmas Pinogu adannya pasien yang turun dari Desa Pinogu, jadi kami stanby ke Puskesmas. Setibannya di puskesmas dumbaya Bulan sekitar pukul 11.00 wita, Pasien yang sudah sangat drop dilakukan pemeriksaan medis akibat sesak nafas yang dideritannya,” ungkap Abid

“Saat itu masih sempat dilakukan pemasangan oksigen kepada pasien karena alami sesak nafas yang cukup berat. Namun tidak lama kemudian pasien meninggal dunia sekitar pukul 11.20 wita,” ungka Abid.

Setelah meninggal pihak keluarga langusung bawa ke rumah duka dan tidak sempat dibawa ke Rumah Sakit.

“Pasien dibawa pulang tetap gunakan ojek ke Pinogu, seandainya jalannya sudah bisa diakses menggunakan mobil, maka kami antar janazah Almarhumah ke rumah duka menggunakan mobil jenazah,” kata Abid sembari berpesan kepada masyarakat agar memeriksakan secara dini secara rutin ke Puskesmas terdekat jika mengalami keluhan.

“Jangan nanti sudah parah baru dibawa ke PKM, sehingga risikonnya bisa mengancam nyawa dari warga itu sendiri. Apalagi warga yang tinggal di desa yang sulit diakses oleh kendaraan roda empat,” tandas Abid.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dr Anang S Otoluwa saat dikonfirmasi mengaku, pihaknya masih akan mengkoordinasikan hal ini dengan Kadis Kesehatan Bone Bolango.

“Saya lagi klarifikasi ke Kadis Kabupaten Bonbol mengeai infiormasi itu,” kata Anang. Lebih lanjut Anang turut prihatin setelah mengetahui bahwa pasien dibawa menggunakan motor ojek ke PKM karena kondisi akses ke Pinogu yang tak bisa dilalui mobil Ambulance.

“Ya, seharusya di PKM Pinogu itu harus ada dokter, saya lagi cari data dari Kadis Kesehatan Bonbol mengenai keberadaan dokter disana, sebab itu sangat penting,” tandas Anang. (roy)

Tags: Bone BolangoJenazahOjek

Related Posts

Gubernur Gusnar Ismail bersama Rektor UNG Eduart Wolok membunyikan alat musik tradisional Polo Palo tanda diluncurnya program studi pendidikan dokter spesial spesialis anestesiologi dan terapi intensif di Fakultas Kedokteran UNG di Ballroom UTC Damhil Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Selasa (3/3). (Foto : Bahrian/Pemprov)

Gubernur Gusnar Ismail Hadiri Peluncuran Prodi Dokter Spesialis dan Subspesialis di UNG

Thursday, 5 March 2026
Airlangga Hartarto

Cek Rekening THR so Cair, ASN/TNI/Polri Mulai Dibayarkan, Ojol Juga Dapat

Wednesday, 4 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
CAP GO MEH: Ribuan warga memadati kompleks Klenteng Tulus Harapan Kita Gorontalo, menyaksikan perayaan Cap Go Meh tahun baru Imlek 2577 di Gorontalo, Selasa (3/3) malam. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/Gorontalo Post)

Cap Go Meh, Semarak Digelar Usai Tarawih

Wednesday, 4 March 2026
Logo Majelis Ulama Indonesia

MUI Desak RI Keluar dari BoP, Kecam Serangan Amerika-Israel ke Iran

Monday, 2 March 2026
Purbaya

THR Tunggu Presiden Pulang, Menkeu Sebut Presiden yang Umumkan

Friday, 27 February 2026
Next Post
Safari Nanjing

Safari Nanjing

Discussion about this post

Rekomendasi

Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Buyer Jepang Tinjau Langsung Operasional PT Biomasa Jaya Abadi di Pohuwato

Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

Wednesday, 4 March 2026
Rawat Tradisi, Wali Kota Gorontalo Hadirkan Festival Tumbilotohe 2026, Ada Lomba Koko’o dan Vokalia

Rawat Tradisi, Wali Kota Gorontalo Hadirkan Festival Tumbilotohe 2026, Ada Lomba Koko’o dan Vokalia

Thursday, 5 March 2026
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Petir Ngambek

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.