logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Peluru Tepat di Jantung Briptu RF, Polda Gorontalo Sebut Bunuh Diri

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 27 March 2023
in Headline
0
MOBIL Dinas Polri yang terparkir di lahan kosong dekat GORR, Desa Ombolo, terdapat Briptu RF yang tewas dengan luka tembak. INSERT : Luka tembak di dada kiri Briptu RF.

MOBIL Dinas Polri yang terparkir di lahan kosong dekat GORR, Desa Ombolo, terdapat Briptu RF yang tewas dengan luka tembak. INSERT : Luka tembak di dada kiri Briptu RF.

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Peristiwa berdarah kembali menimpa institusi polri. Staf pribadi pimpinan (Spripim) Polda Gorontalo, Brigadir Polisi Satu (Briptu) RF, ditemukan tak bernyawa dengan luka tembak di dada bagian kiri, Sabtu (25/3) pagi.

RF ditemukan di dalam mobil daihatsu terios warna putih, milik dinas Polri plat POL: 1214-XXIX yang terparkir di pinggir jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR), Desa Ombulo Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.

Saat ditemukan, mobil yang ditumpangi RF dalam kondisi hidup. Warga setempat curiga, sebab mobil tersebut parkir di tempat itu sejak Jumat (24/3) sore, dikira hanya parkir biasa saja. Informasi yang diperoleh, warga yang pertama mengetahui mobil tersebut adalah Ari M, warga setempat. Ari yang berprofesi sebagai petani itu hendak kembali ke rumahnya, setelah dari kebun. Ia tak berani mendekati mobil itu. Pada Sabtu (25/3) pagi saat hendak kembali ke kebun, ia heran, mobil tersebut masih terparkir di posisi yang sama. Ia melaporkanya ke kepala desa. Bersama seorang warga lainya, mereka kemudian medatangi mobil tersebut, yang ternyata mesinya masih menyala. Oleh kepala desa, penemuan itu kemudian dilaporkan ke Polisi. Tak berapa lama, sejumlah petugas datang. Mereka mendapati mobil dalam keadan terkunci, dengan seseorang yang berada di dalam mobil. Saat dipanggil tak merespon, petugas kemudian memecahkan kaca untuk membuka mobil.

Saat mobil terbuka, Briptu RF yang berada dikursi kemudi, tak lagi bergerak. Setelah dicek, terdapat luka tembak dibagian dada kiri, dan sedikit darah yang mengucur ke pakaianya. Sementara di dekatnya, tepatnya di dekat handle rem tangan, terdapat senjata api jenis pistol. Tangan kananya teruntai ke bagian kanan dengan posisi jari telunjuk seperti menarik pelatuk pistol. Briptu RF saat ditemukan tidak mengenakan pakaian dinas polri.

Related Post

Gusnar: Dapur MBG Jangan Beli Bahan dari Luar

Gubernur Gusnar Ismail – Wagub Idah Syahidah, Hadiri Silaturahmi Bersama BRMP Provinsi Gorontalo

Wagub Idah Syahidah Apresiasi Peran Perempuan di Hari Kartini, Gerakan Perempuan Berdonor Bukti Nyata Perempuan Berdaya

Sekda Boalemo, Prof. Nurdin Gantikan Sherman

Saat itu jugak, jenazah anggota Polri kelahiran Semarang, 08 Januari 1994 yang tercatat sebagai warga Ngadirgo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang itu, langsung dievakuasi sebelumnya dilakukan olah TKP oleh petugas identifikasi.

“Ya, benar yang ditemukan meninggal dalam mobil dinas Polri NO POL: 1214-XXIX yang terparkir di pinggir Jalan GORR Desa Ombulo, Limboto Barat itu anggota Polri yang bertugas di Staf Spripim Polda Gorontalo an. BRIPTU RF,” ujar Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyano. Menurut dia, Briptu RF diduga bunuh diri. Hanya saja, Wahyu belum bisa memastikan apa motif, orang ‘ring satu’ Kapolda Gorontalo itu bunuh diri. Menurut Wahyu, staf pribadi pimpinan selanjutnya disebut Spripim adalah unsur pelayan dalam bidang pelayanan kepada pimpinan pada tingkat Polda yang berada di bawah Kapolda.

“Penyelidik masih melakukan pendalaman dan terhadap korban. Kami keluarga besar Polda Gorontalo merasa kehilangan karena korban dikenal baik, rajin dan juga pendiam. Mohon doanya semoga arwah almarhum diterima oleh Allah dan diampuni segala dosanya,” ungkap Wahyu Tri Cahyono.

Di tempat kejadian perkara, ditemukan fakta-fakta di lapangan. Seperti, saat korban ditemukan, berada di tempat duduk pengemudi, dalam kondisi bersandar ke belakang. Selain itu ditemukan pula lima butir amunisi di dashboard bawah. Juga senjata ditemukan di sebelah kiri badan korban di tempat handle rem, dengan selongsong ditemukan di dalam senjata.Tangan kiri korban memegang handle rem tangan, terdapat cairan berupa minuman di dalam kantong kresek warna putih. Pada kaca mobil ditemukan lubang kecil dan retak. Hanya saja, Kombes Pol Wahyu memastikan, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, selain luka tembak.

Tepat di Jantung

Polisi memastikan, tidak terdapat luka lain pada tubuh Briptu RF, selain luka tembak di dada kiri. Timahpanas tepat besarang di jantung polisi yang bertugas sebagai staf pribadi pimpinan Polda Gorontalo itu.

Dokter Forensik Pusdokes Polri, AKBP Wahyu, menyebutkan, hasil pemeriksaan luar terhadap korban, ternyata yang bersangkutan memakai pakaian dua lapis, yakni kemeja lengan pendek motif army, dan di dalam dilapisi kaos oblong merk Pollo.

Pada pakaianh ditemukan lubang seperti terbakar, bekas tembakan dengan jarak dekat atau pendek. “Pada dada korban terdapat satu lubang di posisi jantung bagian atas, belakang punggung ada luka tembak keluar jarak 7 cm di sebelah kiri, di bawah luka bagian depan kena jantung belakang, kejadian itu dilakukan di dalam mobil tidak ditemukan luka lain pada tubuh korban, tidak terjadi pertikaian dalam mobi sehingga tidak ada pelaku lain,” tandas AKBP Wahyu.

Keluarga Menolak Autopsi

Sementara itu, rencananya, kemarin, Briptu RF dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Gorontalo. Hanya saja, otopsi dibatalkan, atas permintaan keluarga. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono. “Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, meski dari penyidik telah meyakinkan dan menjelaskan bahwa autopsi untuk kepentingan penyelidikan,” ucap Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, Ahad (26/3) di RS Bhayangkara.

Meski autopsi batal dilakukan, kata Kombes Pol Wahyu, pihaknya tetap akan melanjutkan proses penyelidikan kematian Briptu RF.

“Keluarga juga menginginkan kita untuk mencari motifnya,” kata Wahyu.

Untuk proses autopsi, pihak Polda Gorontalo mendatangkan dokter spesialis forensik dari Pusdokkes Mabes Polri dan salah satu dokter dari RS. Bumi Panua. “Namanya dokter Hery Mundung dari Pohuwato dan dokter AKBP Wahyu Widayati,” beber Kombes Pol. Wahyu.

Dengan batalnya pelaksanaan autopsi, maka jenazah Briptu RF langsung disemayamkan dan selanjutnya akan dipulangkan ke rumah duka di Semarang. “Rencananya (dipulangkan) besok (hari ini,red) ,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti, dikutip manadopost, memastikan memonitor penanganan kasus tersebut. Berdasar informasi yang diterima Kompolnas hingga kemarin, kata dia, Polda Gorontalo masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab dugaan bunuh diri tersebut.

Menurut Poengky, penyelidikan tersebut sangat penting untuk mengungkap dan mengetahui penyebab kematian personel Polri yang tengah dalam bawah kendali operasi (BKO) Bareskrim ke Polda Gorontalo.

”Kompolnas akan mengirimkan surat klarifikasi ke Polda Gorontalo terkait kasus itu dan penanganannya,” kata dia. Pihaknya ingin kasus tersebut diproses secara profesional dengan dukungan scientific crime investigation. ”Serta disampaikan kepada publik secara transparan,” tambahnya.

Briptu RF tercatat sebagai warga Ngadirgo, Kecamatan Mijen, Semarang. Wartawan Radar Semarang, sabtu telah mengunjungi rumah duka. Rumah korban dipadati warga sekitar untuk takziah. Di luar rumah terdapat beberapa karangan bunga. Di antaranya, dari komandan Kompi 3 Batalyon Pelopor dan Kombespol Samsu Arifin, Wadirtipideksus Bareskrim Polri.

”Iya, yang meninggal saudara saya. Ini pihak keluarga masih menunggu kedatangan jenazah,” ungkap kerabat korban, Muhammad Shoqib, kepada Radar Semarang, kemarin (26/3). Sesuai rencana, korban dimakamkan di TPU di Kota Semarang.

Shoqib menyatakan, pihak keluarga masih berduka dan syok, terutama ibu korban, Muniroh. Namun, pihaknya belum bersedia membeberkan terkait dugaan bunuh diri tersebut.

”Keluarga sini juga tidak tahu apa-apa. Saya dapat kabar itu pagi, sekitar pukul 08.30. Terus disuruh telepon, tapi saya telepon berkali-kali sudah tidak diangkat,” jelasnya.

Dia tidak tahu apakah Briptu RF memiliki masalah pribadi. ”Dia orangnya tertutup, jarang cerita. Jadi, saya ya benar-benar kaget. Pihak keluarga juga tidak tahu ada masalah apa,” katanya.

Briptu RF merupakan anak ketiga dari pasangan Muniroh dan Muslih. Menempuh pendidikan SD hingga SMA di sekitar Kota Semarang. Dia membenarkan informasi bahwa korban akan bertunangan dengan perempuan pujaan hatinya tahun ini.

”Dia belum berkeluarga. Katanya sih iya, mau lamaran. Sama orang mana saya kurang tahu. Rencana tahun ini, tapi persisnya kapan kurang tahu juga,” katanya. Shoqib menyebutkan, kerabatnya itu menjadi anggota Polri setelah lulus SMA atau sekitar 2021. Setelah lolos pendaftaran, dia sempat bertugas di Jakarta. Tak lama kemudian, RF pindah tugas ke Gorontalo. (roy/rwf/jp)

PENTING!
Informasi tersebut diatas tidak untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa.

Tags: ajudankapoldaBriptu RFBunuh diripoldaGorontalopolisibunuhdiripolisigorontalopolisisemarang

Related Posts

Gusnar: Dapur MBG Jangan Beli Bahan dari Luar

Thursday, 23 April 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Wagub Idah Syahidah RH menghadiri pertemuan silaturahim bersama BRMP Provinsi Gorontalo, Rabu (22/4). (foto: dok-pemprov)

Gubernur Gusnar Ismail – Wagub Idah Syahidah, Hadiri Silaturahmi Bersama BRMP Provinsi Gorontalo

Thursday, 23 April 2026
Wagub Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie melihat langsung giat donor darah dalam rangka Hari Kartini 2026, Selasa (21/4). (Foto : Nova/Diskominfotik)

Wagub Idah Syahidah Apresiasi Peran Perempuan di Hari Kartini, Gerakan Perempuan Berdonor Bukti Nyata Perempuan Berdaya

Wednesday, 22 April 2026
Prof. Dr. Ir. Nurdin, S.P., M.Si diambil sumpah dalam pelantikan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo. (Foto/Diskominfo)

Sekda Boalemo, Prof. Nurdin Gantikan Sherman

Wednesday, 22 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bantuan benih jagung kepada petani di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (17/4). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Serahkan Bantuan Banih Jagung untuk Petani di Kabupaten Gorontalo

Tuesday, 21 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026
Next Post
Polda Gorontalo melakukan konfrensi pers terkait peristiwa bunuh diri anggota spripim Polda Gorontalo, Bripti RF, Ahad (26/3).

Dugaan Bunuh Diri Ajudan Kapolda Gorontalo, Polda : Motif Asmara

Discussion about this post

Rekomendasi

AKBP H. Busroni

Pidana Menanti Polisi Terlibat PETI, Janji Kapolres Pohuwato, Termasuk Sanksi Internal

Wednesday, 22 April 2026
Pohuwato The Gold of Celebes

Pohuwato The Gold of Celebes

Monday, 27 February 2023
Empat orang tersangka resmi ditahan oleh Satuan Reskrim Polres Pohuwato, terkait kasus dugaan penganiayaan.

Empat Tersangka Penganiayaan Ditahan, Lokasi Kejadian di Area PETI DAM Pohuwato

Thursday, 23 April 2026
Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

    Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Batas-Batas Pengobatan

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.