logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Misteri Toba

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Thursday, 2 March 2023
in Disway
0
Misteri Toba
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

RARA tidak ke Toba. Ternyata danau besar di tanah Batak itu menyimpan misteri: punya gelombang yang tak menentu. Aneh. Ada gelombang besar di danau Toba. Siapa yang percaya.

Tapi itu fakta. Sesi latihan para pembalap F1 Powerboat pun sampai batal. Ombak terlalu besar. Itu pukul 14.00. Tanggal 24 Februari 2023.

Pun keesokan harinya. Ketika acara F1 Powerboat World Championship memasuki tahap yang sangat penting: babak kualifikasi. Ombak kembali besar. Sesi kualifikasi pun dibatalkan.

Seperti juga di F1 di balap mobil, di kejuaraan dunia F1H2O di Toba ini juga perlu babak kualifikasi. Yakni untuk menentukan urutan start di babak balap yang sebenarnya.

Related Post

Yossi Cohen

Tulung Agung

Bertahan Menyerang

Cari Muka

Akibatnya babak kualifikasi itu pun batal. Diganti keesokan harinya. Pagi hari.

Sore itu, selama dua hari, ombak terlalu besar. Tidak mungkin pembalap Powerboat yang datang dari berbagai belahan dunia itu melaju di atas air bergelinjang seperti itu.

Padahal pagi harinya permukaan air Danau Toba tenang. Sangat tenang. Rata. Jernih. Ibarat kaca. Tidak tahunya begitu memasuki jam 14.00 angin datang. Dari arah pulau Samosir. Menuju dermaga utama tempat paddock para pembalap. Berarti angin itu juga menuju arah tribun utama.

Bahwa babak kualifikasi sampai batal itu benar-benar mengherankan. Bukan main. Dua hari berturut-turut terjadi gelombang tinggi di sore hari.

Maka orang pun mulai waswas. Jangan-jangan di hari paling puncak juga terjadi hal yang sama.

Puncak acara itu di hari ketiga: di tanggal 26 Februari. Hari balapan juga dimulai pukul 14.00. Presiden Jokowi hadir. Demikian juga banyak menteri kabinet.

Kekhawatiran pun membuncah: jangan-jangan ombak tinggi lagi.

Maka pada pukul 12.00 ketika permukaan danau masih tenang dilakukanlah balapan sesi pertama. Tanpa siaran langsung jaringan TV internasional.

Berarti di hari puncak acara ini padat sekali. Pagi-pagi sesi kualifikasi. Tengah hari balapan sesi pertama. Berjalan lancar.

Di sesi balapan pertama pun bisa selesai. Siapa paling cepat, siapa runner-up, dan siapa urutan berikutnya sudah diketahui.

Tapi itu bukan kejuaraan yang sebenarnya. Balapan resminya baru dilakukan jam 14.00.

Ternyata menjelang pukul 14.00 angin datang lagi. Dari arah yang sama. Terulanglah apa yang terjadi dengan dua hari sebelumnya. Gelombang di permukaan danau sangat besar untuk ukuran balap F1H2O.

Rupanya balapan ini masih bisa dipaksakan untuk dimulai. Tapi gelombang kian tinggi. Ketika balapan baru tiga lap, panitia memutuskan: balapan dihentikan. Lap keempat tidak dilanjutkan. Pun lap-lap berikutnya. Terlalu bahaya bagi pembalap.

Tapi juara-juara F1H2O Toba tetap bisa diumumkan. Yakni menggunakan hasil balapan di sesi pertama yang pukul 12.00. Acara penyerahan piala pun berlangsung lancar. Diiringi tiupan angin yang tinggi. Umbul-umbul, pohon-pohon terus bergoyang. Tapi ini bukan angin ribut. Tidak ada atribut yang sampai roboh. Tidak ada barang beterbangan.

Kenapa balapan tidak dimajukan ke pagi hari?

Tentu sulit. Acara ini kelas dunia. Sudah banyak kontrak dilakukan dengan para sponsor. Termasuk bahwa Powerboat itu harus disiarkan live di TV Minggu pagi waktu Eropa. Di sanalah penonton terbanyak siaran Powerboat.

Apakah Batak tidak punya Rara seperti di Mandalika? Tentu ini pertanyaan yang tidak ilmiah. Abaikan saja.

Yang jelas panitia Powerboat Toba harus berpikir keras. Bagaimana dengan kalender F1H2O tahun depan.

Tentu harus dilihat: seperti apa catatan cuaca di Toba selama 100 tahun terakhir. Setidaknya selama 20 tahun. Bulan-bulan apa yang Toba tidak diganggu gelombang tinggi.

Yang penting jangan sampai gara-gara gelombang ini F1 H2O Toba dicoret dari kalender tahunan. Mungkin bisa nego pindah ke bulan-bulan yang tenang.

Kalender di Toba pekan lalu itu adalah balap pertama dari satu seri balapan di seluruh dunia. Toba ibarat Melbourne untuk F1 Racing.

Posisi Toba sangat kuat. Balapan F1H2O ini memang hampir selalu di danau. Bukan di laut. Kalau toh ada kalender di laut itu harus di sebuah teluk yang nyaris tertutup dari laut bebas. Kecepatan Power Boat ini bisa sampai 250 km/jam. Sangat berbahaya kalau permukaan airnya menggelinjang.

Saya pun minta tolong sahabat Disway di Toba. Saya perlu kesaksian para pendayung kapal di Toba. Yakni mereka yang setiap hari cari penghasilan di air Toba. Ternyata banyak perahu yang secara rutin melintas di Danau Toba. Yakni kapal pengangkut batu. Mereka itu melayari Toba dari arah Parapat. Tujuannya Balige. Angkut batu gunung. Untuk bahan bangunan. Satu perahu bisa angkut 30 kubik batu.

Mereka itu rutin menjalani rute tersebut. Sejak berpuluh tahun lalu. Tapi mereka bukan peneliti cuaca. Mereka tidak mencatat perkembangan angin dan gelombang di Danau Toba.

Ketika ditanya di bulan-bulan apa gelombang di Toba tinggi dan bulan apa tanpa gelombang, mereka tidak bisa menjawab. “Benar-benar tidak bisa ditebak. Angin datang tanpa melihat bulan,” ujar mereka.

Rasanya, kata mereka, tidak ada ritme bulan gelombang dan bulan tenang.

Mereka sudah terbiasa, kalau gelombang besar mereka libur. Tidak berani angkut batu. Kalau gelombangnya sedang mereka masih punya cara: mengemudikan perahu dengan memecah atau menabrak gelombang.

Ternyata BMKG menjadi lebih penting di Toba. Jangan sampai Toba dicoret dari kalender dunia Powerboat hanya gara-gara tidak punya Rara. (*)

Tags: Catatan DahlanDahlanIskanDiswaygorontalohariinigorontalopostgorontaloupdateMisteri Toba

Related Posts

Salah seorang jurnalis asing mengabadikan gambar sebuah kerusakan akibat serangan udara AS yang menyasar sebuah perkampungan di wilayah Fardis, Barat kota Tehran, Iran.-Vahid Salemi-Association Press

Yossi Cohen

Friday, 17 April 2026
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK, dengan total kekayaan tercatat Rp20,3 miliar.--Instagram gatutsunu

Tulung Agung

Thursday, 16 April 2026
--

Bertahan Menyerang

Wednesday, 15 April 2026

Cari Muka

Tuesday, 14 April 2026
Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei menyatakan perundingan Islamabad gagal, tapi jalur diplomatik tetap terbuka -Tasnim News Agency-

Jalan Baru

Monday, 13 April 2026
Drum Mesiu

Drum Mesiu

Saturday, 11 April 2026
Next Post
Setahun 200 Kasus Kebakaran Dipicu Korsleting Listrik

Setahun 200 Kasus Kebakaran Dipicu Korsleting Listrik

Discussion about this post

Rekomendasi

Aulia Lahiya (19) bersama rekannya menampilkan atraksi ekstrim pada wahana tong setan, pasar malam hoya-hoya di taman Isimu, Kabupaten Gorontalo, Selasa (14/4) malam. (foto: aviva /mg/ gorontalo post)

Cerita Aulia Lahiya, Demi Cuan Uji Nyali di Wahana Tong Setan

Friday, 17 April 2026
Imran Rahman

Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

Thursday, 16 April 2026
Tersangka dugaan penganiayaan ibu kadung diborgol polisi.

Miris, Anak Sayat Ibu Kandung Hingga Berdarah

Friday, 17 April 2026
Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.