logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Ekonomi Bisnis

Para Pelaku Usaha di Bidang Perkebunan Wajib Tahu Perubahan di UU Cipta Kerja.

Aslan by Aslan
Tuesday, 18 October 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Para Pelaku Usaha di Bidang Perkebunan Wajib Tahu Perubahan di UU Cipta Kerja.

Sosialisasi UU Cipta Kerja untuk sektor perkebunan. Foto: dok Ditjen Perkebunan

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

gorontalopost.id, MEDAN – Kementerian Pertanian melalui Ditjen Perkebunan melakukan sosialisasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Perizinan Berusaha Sub Sektor Perkebunan di Medan, Sumatera Utara.

 

“Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman dan pandangan terhadap penerapan seluruh peraturan subsektor perkebunan yang terdampak,” ujar  Heru Tri Widarto, Sekretaris Ditjenbun.

Sosialisasi dilakukan karena Undang-undang Cipta Kerja mengubah beberapa ketentuan norma dalam Undang-undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

Related Post

Empat Jurus TPID Tekan Inflasi, Harga, Pasokan, hingga Distribusi Jadi Perhatian

Poltekkes Kemenkes Gorontalo Edukasi Siswa SDN 5 Tilango lewat Buku Tubuhku Milikku

Tasyakuran ASTON Gorontalo, Ratusan Anak Panti Ikut Berbahagia 

ASUS Bawa AI Generatif ke Laptop Kreator, ProArt P14 dan P16 Dibanderol Mulai Rp80,9 Juta

Hal itu menimbulkan dampak yuridis terhadap peraturan di lingkup perkebunan, termasuk dalam perizinan usaha.

Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja mengamanatkan mekanisme penetapan jenis perizinan berusaha di Indonesia dengan menggunakan pendekatan berbasis risiko.

Hal itu sebagai solusi penyederhanaan proses dengan tetap menggunakan Sistem OSS (Online Single Submission) yang merupakan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik.

Dalam kesempatan yang sama, Baginda Siagian, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan sebagai salah satu narasumber pada acara sosialisasi tersebut menyatakan Perizinan Berusaha merupakan izin yang diberikan untuk melakukan kegiatan usaha yang berbasis pada tingkat risiko dan skala usaha.

“Ada empat skala usaha, yaitu mikro, kecil, menengah dan besar dengan tiga tingkatan risiko; rendah, menengah dan tinggi. Perizinan berusaha berbasis risiko untuk perizinan secara eksplisit mengakui bahwa pemerintah tidak bisa mengatur segala sesuatu secara ex-ante yaitu pendekatan secara asumsi, melainkan hanya perlu berfokus pada kegiatan usaha dengan risiko tinggi berdasarkan pada konsep trust but verify,” tutur Baginda.

Dalam UU Cipta Kerja ini, Kementerian Pertanian memangkas sejumlah perizinan berusaha, menerapkan konsep kemudahan dan memberi perlakuan khusus kepada pelaku usaha mikro kecil menengah.

Namun, kemudahan izin berusaha akan diimbangi dengan penguatan pengawasan di lapangan, sehingga pelaku usaha bisa berbisnis sesuai dengan regulasi yang ada.

Kepala Biro Hukum Kementerian Pertanian Edi Matanari menegaskan pentingnya Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan kewirausahaan melalui kemudahan berwirausaha.

“Kemudahan dalam mendapatkan legalitas usaha (badan hukum) sebagai salah satu tujuan dari undang-undang ini. Mewujudkan kemudahan dalam berusaha melalui hadirnya jenis badan hukum baru, yaitu perseroan perorangan dengan tanggung jawab terbatas. Dengan adanya perseoran perseorangan, maka pelaku usaha dapat membentuk perseoran terbatas yang pendirinya cukup satu orang,” kata  Edi Matanari.

Selain itu tujuan umum dari Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 ini berupa penyederhanaan penerbitan perizinan berusaha, serta penataan ulang pengenaan sanksi dari pidana ke sanksi.

Pelaksanaan sosialisasi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Medan ini dihadiri para pelaku usaha se-Provinsi Sumatera Utara, di antaranya perwakilan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten di Sumatera Utara, APKASINDO, ASPEKPIR, GAPKI serta Asosiasi Indikasi Geografis Indonesia Sumut. (flo/jpnn)

Tags: ditjen perkebunankementanpelaku usahaperkebunanUU Cipta Kerja

Related Posts

Empat Jurus TPID Tekan Inflasi, Harga, Pasokan, hingga Distribusi Jadi Perhatian

Empat Jurus TPID Tekan Inflasi, Harga, Pasokan, hingga Distribusi Jadi Perhatian

Friday, 30 October 2026
Poltekkes Kemenkes Gorontalo Edukasi Siswa SDN 5 Tilango lewat Buku Tubuhku Milikku

Poltekkes Kemenkes Gorontalo Edukasi Siswa SDN 5 Tilango lewat Buku Tubuhku Milikku

Thursday, 29 October 2026
Tasyakuran ASTON Gorontalo, Ratusan Anak Panti Ikut Berbahagia 

Tasyakuran ASTON Gorontalo, Ratusan Anak Panti Ikut Berbahagia 

Tuesday, 27 October 2026
ASUS Bawa AI Generatif ke Laptop Kreator, ProArt P14 dan P16 Dibanderol Mulai Rp80,9 Juta

ASUS Bawa AI Generatif ke Laptop Kreator, ProArt P14 dan P16 Dibanderol Mulai Rp80,9 Juta

Thursday, 22 October 2026
Festival Pasar Rakyat: Adira Finance Bina 36 Pedagang Pasar Liluwo, Siapkan Pendampingan Usaha

Festival Pasar Rakyat: Adira Finance Bina 36 Pedagang Pasar Liluwo, Siapkan Pendampingan Usaha

Thursday, 22 October 2026
SI Anugerahi Thayeb Gobel, Pelopor Penggerak Ekonomi

SI Anugerahi Thayeb Gobel, Pelopor Penggerak Ekonomi

Thursday, 22 October 2026
Next Post
Bone Pesisir Berpeluang Dimekarkan, Jika Moratorium Dibuka, Jadi Kabupaten Persiapan

Bone Pesisir Berpeluang Dimekarkan, Jika Moratorium Dibuka, Jadi Kabupaten Persiapan

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

Thursday, 29 October 2026
PETI Makin Merajalela, Kerusakan Lingkungan di Saripi Kian Parah

PETI Makin Merajalela, Kerusakan Lingkungan di Saripi Kian Parah

Thursday, 29 October 2026
Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Muh Fahmi Wijaya

Peran Strategis Kepala Daerah Dalam Penyediaan Pelayanan Publik Di Provinsi Gorontalo

Tuesday, 10 June 2025

Pos Populer

  • Basri Amin

    Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • PETI Makin Merajalela, Kerusakan Lingkungan di Saripi Kian Parah

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.