logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Kepsek dan Guru BK SMKN 2 Limboto Dipolisikan, Diduga Telah Lakukan Penganiayaan Terhadap Siswa

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 18 October 2022
in Headline, Kriminal, Metropolis
0
Kepsek dan Guru BK SMKN 2 Limboto Dipolisikan, Diduga Telah Lakukan Penganiayaan Terhadap Siswa

Sabir Kudrat Umat (Kanan), saat membuat laporan di SPKT Polres Gorontalo, bersama anaknya. (Foto : Deice/Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Kepala Sekolah ( K e p s e k ) d a n seorang Guru Bimbingan dan Konseling (BK), SMK Negeri 2 Limboto, dipolisikan. Hal tersebut menyusul adanya laporan dari Sabir Kudrat Umar (50), warga Kelurahan Kayubalan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, yang tidak terima dugaan penganiyaan terhadap anaknya pada Jumat (14/10/2022).

Sabir yang tak terima anaknya dipukul, langsung mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Gorontalo, Sabtu (15/10/2022) untuk membuat laporan Polisi, atas dugaan penganiayaan.

Dirinya pula datang bersama dengan anaknya RU (15), yang saat ini tercatat sebagai siswa Kelas X, Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), di SMK Negeri 2 Limboto.

Setelah membuat laporan, Sabir bersama anaknya mengungkapkan, pada Rabu 12 Oktober, korban dan dua siswa lainnya berjalan di belakang gedung sekolah.

Related Post

Penyelesaian Perkara di Pohuwato Dilakukan Secara Profesional

Kasus Kekerasan Mendominasi Dalam Sepekan

Lagi, Polisi Sita Ekskavator, Diduga untuk PETI, Operator Melarikan Diri

Gubernur Gusnar Ismail Serahkan Bantuan Banih Jagung untuk Petani di Kabupaten Gorontalo

Korban lalu melihat jaringan listrik yang lepas, kemudian disambung hingga terjadi arus pendek atau korsleting, yang mengakibatkan kabel terbakar. Spontan korban menendang kabel listrik untuk menghindari kebakaran.

Atas perbuatan korban dan temantemannya, sejumlah barang elektonik rusak. Sehari setelah peristiwa, korban bersama dua orang siswa dipanggil kepala sekolah. Usai diinterogasi, RU kemudian dipukul pada bagian kepala.

Dalam laporannya pula, Sabir malaporkan tiga orang sekaligus. Mereka adalah, Kepala Sekolah berinisial A, Guru BK berinisial L, dan J seorang laki-laki yang bertugas di bagian pengamanan sekolah.

“Saya menilai apa yang dilakukan guru kepada anak saya sudah berlebihan. Saya ingin memberi efek jera, agar yang bersangkutan tidak mengulangi lagi perbuatannya,” kata Sabir.

Lebiyh dari itu , Sabir mengaku tak mempersoalkan ganti rugi yang diajukan oleh pihak sekolah atas prilaku anaknya, yang membuat sejumlah barang atau pun alat elektonik rusak.

Namun pihak sekolah juga diminta bertanggung jawab atas kekerasan yang dialami oleh anaknya (Korban,red).“Bagi kami, ganti rugi tidak ada masalah.

Tapi apakah cara mendidik anak harus seperti ini? Apalagi yang dipukul adalah di bagian kepala. Saya akan tanggung jawab, tapi guru juga harus bertanggung jawab atas kekerasan yang dilakukan,” tegas Sabir.

Di tempat yang sama, RU mengaku, dirinya dianiaya dengan cara ditampar dan dipukul pada bagian kepala. “Pak Kepala Sekolah pikir saya yang menambah rusak jaringan listrik itu. Saya mencoba memperbaiki, setelah saya sambung kabel terbakar.

Saya pun dipukul oleh kepala sekolah, Guru BK dan satu guru lagi. Kami yang dipukul itu pun berjumlah tiga orang, termasuk saya,” ungkap korban.

Sementara itu, Kapolres Gorontalo, AKBP Dadang Wijaya,S.I.K,M.M melalui K a s a t R e s k r i m P o l r e s G o r o n t a l o, I p t u A g u n g Gumara Samosir, S.Tr.K saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan orang tua korban.“Benar, laporan itu sudah masuk dan masih sementara dalam proses,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Boalemo ini.

Di sisi lain, Kepala Sekolah SMK 2 Negeri Limboto saat dikonfirmasi memilih untuk tidak berkomentar. “Saya b e l u m i n g i n m e m b e r i komentar,” kata kepala sekolah singkat. (Wie)

Tags: penganiyaan

Related Posts

Kasat Intelkam Polres Pohuwato, AKP Alfian Hilahapa,S.H., saat memberikan penyampaian terkait dengan penanganan perkara di Polres Pohuwato.

Penyelesaian Perkara di Pohuwato Dilakukan Secara Profesional

Tuesday, 21 April 2026
Karo Ops Polda Gorontalo, Kombes Pol. Pramono Jati,S.I.K.,M.T. menyinggung tentang kasus kekerasan yang masih mendominasi, saat memimpin apel pagi di Mako Polda Gorontalo.

Kasus Kekerasan Mendominasi Dalam Sepekan

Tuesday, 21 April 2026
Satu unit alat berat jenis Ekskavator merek Hyundai berhasil diamankan oleh personel gabungan Polres Pohuwato, ketika melakukan penertiban pertambangan emas tanpa izin (PETI).

Lagi, Polisi Sita Ekskavator, Diduga untuk PETI, Operator Melarikan Diri

Tuesday, 21 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bantuan benih jagung kepada petani di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (17/4). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Serahkan Bantuan Banih Jagung untuk Petani di Kabupaten Gorontalo

Tuesday, 21 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026
LPKA Kelas II Gorontalo Deklarasikan Zero Halinar, Tegaskan Komitmen Bebas HP, Pungli, dan Narkoba

LPKA Kelas II Gorontalo Deklarasikan Zero Halinar, Tegaskan Komitmen Bebas HP, Pungli, dan Narkoba

Monday, 20 April 2026
Next Post
Sampah Berserahkan di Jalan Trans Lemito

Sampah Berserahkan di Jalan Trans Lemito

Discussion about this post

Rekomendasi

Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026
Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026
Pendataan kuburan oleh Lurah Tapa Wirna S Pakaya yang disaksikan langsung oleh para ahli waris atau keluarga dari yang meninggal dunia. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Ahli Waris Protes Pekuburan Keluarga di Terminal 42 Dipindah ke TPU

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Batas-Batas Pengobatan

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.