Gorontalopost.id – Sempat turun, harga rica di pasar pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali merangkak naik.
Pantauan Gorontalo Post, di pasar sentral Gorontalo Kamis (8/9),
pedagang rata-rata penjual rica Rp60 ribu per kg, padahal sebelumnya harga rica sempat turun ke posisi Rp50 ribu per kg. Tak hanya itu, di pasar tradisional (pasar mingguan) harga rica juga masih bertahan di posisi Rp60 ribu per kg. Pedagang beralasan harga belum turun disebabkan stok terbatas.
Sartin Otoluwa, pedagang rica mengatakan, harga rica saat ini mulai mengalami kenaikan disebabkan harga pengambilan tinggi. “Kita mengikuti harga dari pemasok, untuk penyebab pasti harga naik belum tau, cuma dengar dengar karena stok kurang dan pengaruh BBM mahal,” katanya.
Ia mengungkapkan, biasanya dalam 3-4 hari ia bisa memperoleh pasokan sebanyak 56 kg rica, namun saat ini, hanya 35 kg saja. “Kemungkinan kebutuhan tinggi karena banyak acara jadi stok terbagi,” tuturnya.
Majid, pedagang lainnya di pasar Kamis mengaku harga rica terus berfluktuasi hingga saat ini. Ia tak bisa memastikan harga apakah akan terus naik atau justru menurun pekan depan. “Sekarang itu permintaan tinggi, sementara stok kurang, ditambah lagi musim hujan, jadi wajar naik harganya,” tuturnya.(dan)











Discussion about this post