logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Beras Manja

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 8 September 2022
in Disway
0
Bencana Sapura

DISWAY

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh

Dahlan Iskan

BUKAN main gembira hati saya: sudah ada UMKM yang berhasil memproduksi beras porang. Di Jateng. Tepatnya di kota Juwono, Pati.

Harganya pun sangat porang: Rp 185.000/kg.

Saya tahu perkembangan baru itu dari sesama Magetan: Endro Prasetyo Utama. Endro kini jualan beras porang itu. Endro pakai merek sendiri: MaMaGu (Madiun Makan Glukomanan). Glukomanan adalah kandungan tepung porang. Di glukomanan itulah kekuatan tepung porang. Dengan segala kebaikannya, nol karbohidratnya, dan kekayaan seratnya.

Endro tertarik ke porang sejak 2019. Yakni sejak menjadi koordinator pemasaran sepeda motor Yahama daerah Madiun dan sekitarnya. Di musim tertentu banyak sekali orang pedesaan Madiun membeli sepeda motor. Secara kontan. Endro pun melakukan penelitian: dari mana mereka mendapat uang. “Ternyata dari panen porang. Sejak itu saya tahu apa itu porang,” ujarnya.

Related Post

Neo Pop

Lewat Pasrah

Agus Deyang

Jago Cimory

Tahun-tahun sebelum Covid harga porang memang sampai Rp 9.000/kg. Sekarang harga porang tinggal Rp 3000/kg. Maka kabar UMKM bisa memproduksi beras porang pun seperti angin surga. Berarti masyarakat segera mengonsumsi beras porang. Permintaan dalam negeri pun bisa segera naik.

Anjloknya harga porang itu akibat Tiongkok menghentikan impor porang. Baik umbinya, chip-nya maupun tepungnya. Sampai-sampai Presiden Jokowi memasukkan porang sebagai salah satu agenda pembicaraan tingkat tinggi dengan Presiden Xi Jinping dua bulan lalu.

Hasilnya: Tiongkok sudah siap mengimpor porang lagi. Sudah sembilan eksporter yang diizinkan ekspor ke Tiongkok.

Endro termasuk orang yang datang ke dunia porang belakangan. Telat. Ketika ia beli bibit harga bibit lagi mahal-mahalnya. Ketika panen, harga porang lagi murah-murahnya. Ia ingat, ketika membeli bibit dalam bentuk umbi dulu harganya Rp 310.000/kg. Ia menanam porang 1 hektare. Ketika panen harga jualnya di bawah Rp 3000/kg.

Endro asli Sobontoro. Yakni satu desa antara Maospati dan Ngawi. Sejak sekolah Akademi Pariwisata di Solo, Endro jadi orang kota. Ia bekerja di dunia otomotif. Selama 20 tahun. Lalu belakangan pindah ke sepeda motor Yamaha.

Sejak ayahnya meninggal dunia tanah keluarga di desa Sobontoro itu nganggur. Dulunya ditanami ketela. Atau jagung. Endro mencobanya untuk porang.

Di saat harga porang jatuh itulah Endro terpikir untuk menjadi pedagang beras porang. Apalagi ia melihat di medsos ada peluang: boleh membeli beras porang dari UMKM di Pati itu untuk dikemas sendiri.

Endro pun ke Pati. Ia sudah berhenti bekerja. Ia sepenuhnya terjun ke porang. Ia menemui pengusaha UMKM tersebut. Deal. Done. Ia membeli beras porang dari sana untuk ia kemas dengan nama MaMaGu.

“Berasnya enak. Punel,” ujar Endro.

Punel?

Mana ada beras porang punel?

Saya pun minta Endro untuk menceritakan kunjungannya ke Pati. Apakah ia melihat sendiri proses produksinya. Apakah ia tahu komposisi beras porang yang ia beli. Misalnya: apakah beras porang tersebut dicampur beras punel. Kalau dicampur berapa banyak campuran itu.

Ternyata Endro tidak diizinkan melihat proses produksinya. Juga tidak mendapat informasi tentang komposisinya.

Saya pun menghubungi pabrik yang di Juwono itu. Lenny Sunoto, pemiliknya, sangat responsif. Lenny langsung menjawab pertanyaan saya. Juga mengirimkan foto-foto produk pabriknyi.

Lenny juga mengirimkan komposisi kandungan beras porang itu. “Beras Porang saya namanya Glukomanan Porang Beras Instan”, ujar Lenny. Isinnya beras padi dan tepung glukomanan dari porang.

Jelas. Bukan porang murni.

Lenny menyebutkan tepung porang untuk campuran itu diperoleh dari PT Sanindo Porang Berkah, Jabar. “Tepungnya sudah ada hasil lab nya dan label halalnya,” ujar Lenny.

Tentu Glukomanan Beras Porang Instan ini satu kreasi dagang yang pintar. Meski bukan murni porang tapi bisa mengklaim ada unsur porangnya.

Yang penting Lenny jujur: tidak mengklaim bahwa itu murni glukomanan porang. Di daftar isi memang disebutkan secara apa adanya. Bahwa di dalamnya masih ada kandungan karbohidrat sampai 13,54 dan gula 25,49.

Sedang beras porang yang murni dua unsur tersebut 0.

Lenny tentu punya formula sendiri untuk mencampur beras padi dengan tepung porang. “Prosesnya diawali dengan memproses terlebih dahulu berasnya. Menggunakan formula alami produksi Dapur Porang. Yakni untuk menurunkan karbo dan kalori dari beras padinya,” ujar Lenny. “Kami menggunakan oven untuk pengeringannya, tanpa mesin Pak,” tambahnyi.

Kiat Lenny ini tentu bisa bikin pusing produsen beras porang yang murni. Apalagi harga jualnya 11-12. Padahal dengan pakai tambahan bahan baku beras, harganya harusnya bisa jauh lebih murah.

Dengan harga masih Rp 185.000/kg tentu beras porang Pati ini masih sulit diharap bisa menaikkan konsumsi porang di dalam negeri. Berarti harga porang masih tergantung pada kebaikan pasar Tiongkok.

Maka nasihat ahli dari IPB ini perlu didengar para petani porang. Nama ahli itu: Prof Dr Edi Santosa. “Porang itu tanaman sederhana. Jangan dibuat manja,” kata Edi saat seminar bibit porang pekan lalu. “Kalau tidak dimanjakan, maka harga jual Rp 3.000/kg itu masih ada untung,” tambahnya.

Kata Prof Edi: tanahnya tidak perlu diolah, tanamnya tidak sulit, tidak perlu pemeliharaan, tidak perlu pupuk yang mahal, tumbuh sendiri, pun di tanah kurang subur.

Selama ini petani telah memanjakan porang. Akibatnya, biayanya pun naik. Petani rugi.

Maka berhentilah memanjakan apa pun dan siapa pun. (*)

Tags: Dahlan IskanDisway

Related Posts

--

Neo Pop

Monday, 8 June 2026
Lewat Pasrah

Lewat Pasrah

Saturday, 6 June 2026
--

Agus Deyang

Thursday, 4 June 2026
Bambang, tengah, usai makan malam.--

Jago Cimory

Thursday, 4 June 2026
Jago Comory

Jago Comory

Wednesday, 3 June 2026
Pet Byar

Pet Byar

Saturday, 30 May 2026
Next Post
Harga BBM Naik, Sembako Melonjak, Beras hingga Minyak Goreng Terdampak

Harga BBM Naik, Sembako Melonjak, Beras hingga Minyak Goreng Terdampak

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.