logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Nasional

Tarif Angkutan Langsung Meroket

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 7 September 2022
in Nasional
0
Tarif Angkutan Langsung Meroket

Ilustrasi

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Fesbud Jaton ke XX se Indonesia Timur, Bulan Juli Berlangsung di Sidomukti Kabgor

Sebut Warga Sumbar Bar-bar Abu Janda Dipolisikan Keluarga Minang

Rupiah Anjlok, Prabowo: Rakyat Desa Nggak Pakai Dolar

Peduli Korban Banjir Kendari, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Gercep Kirim Bantuan Tanggap Darurat 

Gorontalopost.id – Keputusan Presiden Joko Widodo mengerek harga bahan bakar minyak (BBM) lebih mahal, berbuntut pada naiknya sejumlah kebutuhan warga, tak terkecuali tarif transportasi di Gorontalo, dalam provinsi maupun antar kota. Kenaikan tarif angkutan bahkan tak lagi menunggu putusan pemerintah, hal itu dilakukan agar operasional perusahaan oto bus (PO) tidak merugi karena BBM yang mahal.

Misalnya untuk tarif angkutan antar provinsi dengan mobil travel/minibus, seperti trayek Gorontalo-Manado, rata-rata naik Rp 50 ribu rupiah. Pengelola PO seperti PO Garuda Djaya
, Endy (61) mengatakan, penumpang dibebankan tarif sesuai tempat duduk yang dipilih. Misalnya untuk bangku depan, dibanderol dengan tarif Rp 350 ribu, awalnya hanya Rp 300 ribu, untuk bangku tengah Rp 250 ribu yang awalnya hanya Rp 200 ribu, dan bangku belakang Rp 200 ribu yang awalnya hanya Rp 150 ribu. “Harus naik (tarif) pak, BBM sudah mahal, yah mudah-mudahan tidak berpengaruh pada jumlah penumpang,”kata Endy. Bukan hanya tarif penumpang, tapi jasa titipan barang (baca : kiriman) juga terpaksa dikerek naik, dari Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu per item barang.
Hal yang sama disampaikan pengelola PO Garuda Mas, Romi Suleman (48),
kata dia, tarif untuk rute Gorontalo-Manado juga dinaikkan rata-rata Rp 50 ribu. Kenaikan tarif, kata dia, dikeluhkan penumpang, lantaran makin mahal. Tapi, lanjut Romi, sebagai penyedia jasa, mereka harus melakukan penyesuaian harga lantaran harga BBM yang naik. “Memang sudah begitu tarifnya, karena BBM naik.Sementara, PO Garuda Totabuan Ekspres, yang melayani rute Gorontalo-Kotambagu, belum mengambil langkah menaikan tarif angkutan. Menurut Faisal (37) pengelola PO, jika mereka masih memberlakukan tarif normal. Saat ini juga kata dia, jumlah penumpang masih stabil.

Sementara itu, untuk tarif angkutan kota antar provinsi (AKAP) yang dilayani Bus di terminal tipe A Dungingi, Kota Gorontalo, ada yang sudah menaikkan harga, ada juga yang masih menunggu ketetapan pemerintah. Salah satu supir bus, jurusan Gorontalo-Manado, Jedi (32) mengaku, belum ada kenaikkan tarif, dan masih menggunakan tarif lama. “Kenaikan tarif masih menunggu keputusan gubernur,”kata Eman, rekan Jedi, yang merupakan pengelola PO Rajawali Indah, saat ditemui Gorontalo Post. Tarif bus yang belum mengalami kenaikan itu, yakni rute Gorontalo-Manado Rp 100 ribu, dan rute Gorontalo- Bitung Rp 120 ribu.

Nantinya, kata dia, jika harus ada penyesuaian, maka akan naik rata-rata 30 persen, dari harga yang ada. Pihaknya, lanjut Eman, tak bisa sembarangan menaikkan tarif angkutan, dan tetap menunggu ketetapan pemerintah. “Kalau pun harus naik, penumpang juga saya rasa sudah paham karena dapat dilihat dari adanya kenaikan BBM,” paparnya.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Dungingi, Irfan Junus Hida yang ditemui Gorontalo Post, juga memastikan belum adanya kenaikan tarif yang diberlakukan PO di teminal Bus Dungingi. “Sampai dengan saat ini kami juga masih menunggu kepastian dari pusat untuk kenaikan tarif AKAP,”ujarnya.

Sementara itu, untuk tarif angkutan kota dalam provinsi, seketika melonjak saat Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri terkait mengumumkan kenaikan harga BBM pekan lalu. Sejumlah sopir angkutan dalam provinsi yang ditemui Gorontalo Post, di terminal transit Telaga, Kabupaten Gorontalo, mengaku terpaksa harus menaikkan tarif, karena menyesuaikan dengan harga BBM yang mahal. Dari informasi yang dirangkum, untuk trayek Kota Gorontalo-Marisa, kini dipatok Rp75 ribu yang sebelumnya hanya berkisaran Rp60-70 ribu, Kota Gorontalo – Kwandang kini menjadi Rp25 ribu dari tarif sebelumnya Rp20 ribu, Kota Gorontalo – Limboto Rp15 ribu dari yang sebelumnya Rp10 ribu sedangkan untuk ke Tilamuta penumpang harus mengeluarkan uang sebesar Rp50 ribu untuk bisa sampai di Tilamuta yang sebelumnya tarif Rp40 ribu.

Ramadan Mokodompit salah satu supir angkutan umum mengaku bahwa untuk saat ini ia dan supir angkutan lainnya harus menaikkan tarif kendati belum ada putusan pemerintah, sebab menyesuaikan dengan harga BBM., “Kalau dari Kota Gorontalo ke Marisa itu Rp70 ribu dari yang sebelumnya Rp 60 ribu,”kata Ramadan, Senin,(5/09).

“Sebenarnya kami tidak bisa menaikkan harga tarif begitu saja, karena tarif itu harus ada dari Dinas Perhubungan hanya untuk sekarang belum ada kebijakan maka dari kami supir menaikkan harga agar kami tidak rugi” lanjutnya.

Sama halnya dengan Ramadan,Ka’u supir angkutan umum dengan rute Kota-Tilamuta juga ikut menaikan harga dari Rp40 ribu kini menjadi Rp50 ribu per orang.
“Pertalite sekarang naik kalau kita tetap dengan harga kemarin maka kita rugi, apalagi sekarang penumpang menurun, tadi saja saya hanya bawa satu penumpang” Jelasnya.

Para supir angkutan umum baik supir Kwandang, Tilamuta maupun Marisa mengatakan bahwa penumpang saat ini kurang bukan hanya karena tarif mahal, di tarif normal penumpang juga kurang. (Tr-76/tr-77/tr-78/tr-79)

BBM Naik Tarif Ikut Naik

Travel/Minibus
Gorontalo-Manado
Bangku Depan Rp 350 ribu
Bangku Tengah Rp 300 ribu
Bangku Belakang Rp 250 ribu

Gorontalo-Kotamobagu
Tarif normal.

AKAP / BUS
Gorontalo – Manado Rp 120 ribu
Gorontalo – Bitung Rp 130 ribu
Sebagian PO Bus tetap dengan tarif lama

AKDP /Mikro
Gorontalo – Limboto Rp 15 ribu
Gorontalo – Tilamuta Rp 50 ribu
Gorontalo – Marisa Rp 75 ribu
Gorontalo – Kwandang Rp 25 ribu

Dalam Kota/Bentor
Rata-rata naik Rp 2 ribu – Rp 5 Ribu

Tags: Tarif Angkutan Naik

Related Posts

Fesbud Jaton ke XX se Indonesia Timur, Bulan Juli Berlangsung di Sidomukti Kabgor

Fesbud Jaton ke XX se Indonesia Timur, Bulan Juli Berlangsung di Sidomukti Kabgor

Friday, 5 June 2026
Sebut Warga Sumbar Bar-bar Abu Janda Dipolisikan Keluarga Minang

Sebut Warga Sumbar Bar-bar Abu Janda Dipolisikan Keluarga Minang

Wednesday, 27 May 2026
Nilai tukar Rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat. (foto: istimewa)

Rupiah Anjlok, Prabowo: Rakyat Desa Nggak Pakai Dolar

Monday, 18 May 2026
Peduli Korban Banjir Kendari, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Gercep Kirim Bantuan Tanggap Darurat 

Peduli Korban Banjir Kendari, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Gercep Kirim Bantuan Tanggap Darurat 

Wednesday, 13 May 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Menteri KKP dan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat meninjau lokasi Tambatan Perahu Olalo. (Foto : Biro Pers Kepresidenan).

Rp 1,2 Triliun Siap Mengucur ke Gorontalo, Berkah Kunjungan Presiden, 62 Lokasi KNMP Segera Dibangun

Wednesday, 13 May 2026
Kawasan tambang emas gunung Pani, Pohuwato, yang dikelola Merdeka Copper Gold. (foto: dok-merdeka copper gold)

Pemerintah Tunda Penerapan Royalti Tambang

Wednesday, 13 May 2026
Next Post
Lulusan Perguruan Tinggi Harus Berikan Kontribusi, Untuk Pengembangan Kota Gorontalo

Lulusan Perguruan Tinggi Harus Berikan Kontribusi, Untuk Pengembangan Kota Gorontalo

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.