logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Nasional

Evaluasi Distribusi STB, DPRD-KPID-Kominfo Gelar Rakor Bersama Lembaga Penyiaran

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Monday, 13 June 2022
in Nasional
0
Evaluasi Distribusi STB, DPRD-KPID-Kominfo Gelar Rakor Bersama Lembaga Penyiaran

Rapat koordinasi DPRD Provinsi Gorontalo, KPID Gorontalo, Dinas Kominfo Provinsi Gorontalo dan lembaga penyiaran, terkait penyaluran STB bagi masyarakat miskin di Gorontalo, Sabtu (11/6). (foto : gorontalo post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Ridwan Monoarfa: Dakwah Harus Bikin Umat Mandiri

Kongres SI ke-42 Digelar, Gorontalo Ditantang Wujudkan Dakwah Ekonomi

SERUNI Bangun Rumah Keluarga Rentan di Kabupaten Gorontalo

Pecahkan Rekor! BULOG Serap 4,11 Juta Ton Beras

TILAMUTA – GP – Jatah dekoder penangkap siaran digital set top box (STB) untuk masyarakat miskin di Gorontalo, pada pelaksanaan analog switch off (ASO) tahap I sebanyak 48.334 unit. Namun, hingga hampir pekan kedua juni, realisasinya masih sangat minim. Kondisi ini butuh keseriusan, terutama terkait percapatan distribusi STB. Membahas hal itu, DPRD Provinsi Gorontalo bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Gorontalo, dan Dinas Kominfo Provinsi Gorontalo, menyelenggarakan rapat koordinas bersama lembaga penyiaran perwakilan di Gorontalo. Rakor berlangsung di restoran vivi samudra, Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Sabtu (11/6).

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, DR. A.W Thalib mengatakan, saat ini sudah tahap migrasi siaran televisi analog ke siaran televisi digital. Salah satu penunjang televisi digital adalah keberadaan set top box. “Sudah menjadi komitmen antara pemerintah dan lembaga penyiaran, untuk membagikan STB bagi masyarakat miskin. Tapi kenyataanya hingga kini belum terealisasi,”kata AW Thalib. Ia mengatakan, DPRD bersama KPID intens melakukan sosialisasi, datang ke desa-desa dan menyampaikan sosialisasi ASO, termasuk rencana penyaluran STB disetiap desa, sesuai data yang dirilis Kementerian Kominfo. “Kita sudah sampaikan ke masyarakat, saat ini sudah era televisi digital, caranya pakai STB. Untuk masyarakat miskin itu ada kebagian STB gratis. Tapi mana STBnya, jangan sampai kita dianggap berbohong ke masyarakat,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Biro RCTI (MNC Grup) di Gorontalo, Ivone Ekel menyampaikan, pihaknya telah mendistribusikan STB baru 119 unit, di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango. “Ada satu unit yang harus dipulangkan, karena penerimanya tidak sesuai dengan kriteria yang ada,”ujar Ivone. MNC sebagai penyelenggara multipleksing di Gorontalo, diharuskan membagikan 13.931 unit STB bagi masyarakat miskin. “Yang lainya kita masih proses, menunggu dari Jakarta,”kata Ivone. Praktis di Gorontalo, baru ada MNC Grup yang menyalurkan STB. Padahal dari 48.334 unit, ada lima lembaga penyiaran yang harus membagikan STB di Gorontalo, yakni RCTI 13.931, RTV 8.579, Metro TV 5.893, SCTV 14.046, dan Trans TV 5.885 unit. “Untuk SCTV kita sementara proses lelang pengadaan,”kata perwakilan SCTV.

Sementara, kepala biro Trans TV Gorontalo, Yaya, menyebutkan, pihaknya siap segera membagikan STB ke masyarakat. “Kita masih menunggu dari Jakarta. Datanya sudah ada, nantinya teknisi kita langsung yang door to door, memasang, menginstal, ke masyarakat,”ujarnya. Ia mengatakan, dorongan dari Pemerintah Daerah, seperti yang terungkap dalam rakor tersebut, akan turut mempercepat kiriman STB dari Trans TV ke masyarakat penerima.

Dalam pertemuan itu, Ketua KPID Provinsi Gorontalo, Safrin Saifi, melalui Wakil ketua KPID Gorontalo, Rajib Ghandi menyampaikan, agar komitmen pendistribusian STB dari lembaga penyiaran bisa dipercepat. Sebab, lanjut Rajib, proses migrasi sedang berlangsung, sementara STB belum dibagikan ke masyarakat. “ASO sudah dilaksanakan, artinya siaran analog sudah dimatikan, tidak ada lagi. Sementara STB belum dibagikan. Itu menjadi persoalan, padahal hak masyarakat untuk mendapat siaran televisi. Kami berharap ini menjadi perhatian bersama,”ujar Rajib. Dengan televisi digital, lanjut Rajib masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi dan hiburan melalui siaran televisi. “Siaranya bersih, gambarnya jernir, dan teknologinya canggih. Itu yang masyarakat lihat sendiri ketika kami KPID melakukan sosialisasi ke desa-desa. Tapi kini STBnya belum dibagi, dengan berbagai kendala,”katanya.

Awalnya, sebelum rakor bersama lembaga penyiaran, KPID bersama Dinas Kominfo Provinsi Gorontalo, melakukan pertemuan dengan Penjabat Bupati Boalemo, Hendriwan, di rumah jabatan bupati. Dalam pertemuan itu terungkap tentang pentingnya sinkronisasi data terkait penerima bantuan STB. Penjabat Bupati Boalemo, Hendriwan mengatakan, mendukung sepenuhnya pelaksanaan migrasi televisi analog ke digital, apalagi didukung dengan adanya pembagian STB gratis ke masyarakat. Penjabat Bupati Hendriwan menekankan, agar tidak terjadi gejolak di masyarakat, maka data penerima harus update, dan dilakukan verifikasi.

Sebelumnya, Menkominfo Johnny G Plate dalam Rapat Koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kepala Daerah mengenai Data Rumah Tangga Miskin dalam rangka Migrasi TV Analog ke TV Digital, yang berlangsung secara virtual dari Jakarta Pusat, Jumat (3/6), menyatakan akurasi penerima bantuan STB akan ditentukan oleh keberadaan data faktual sesuai kondisi di lapangan.

Oleh karena itu, Menteri Johnny mengharapkan kerja sama antara Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Kementerian Dalam Negeri dan kepala daerah segera dilakukan. “Agar bisa menghasilkan data yang berbasis fakta lapangan by name, by address secara door-to-door surveinya sehingga kita bisa lebih akurat. Tentu ini nanti akan disandingkan dengan data yang diperoleh dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial yang betul-betul berkategori miskin sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang,” ungkapnya,

Menkominfo menekankan kategori keluarga miskin tidak berdasarkan interpretasi masing-masing individu, namun mengacu pada amanat undang-undang sesuai langkah yang telah dilakukan oleh kementerian terkait lain. “Dalam hal ini Kementerian Keuangan dan pemberian bantuan atau perlindungan sosial melalui berbagai sektor kementerian terkait. Hal yang sama, perbedaannya cuma satu kalau kementerian dan lembaga yang terkait dengan perlindungan sosial itu bisa dibantu berdasarkan orang-orangnya,” tandasnya.

Menurut Menteri Johnny, pemasangan STB untuk keluarga miskin juga dipertimbangkan atas dasar ketersediaan televisi. Menkominfo mengakui bisa jadi ada keluarga yang sudah memiliki perangkat televisi digital sehingga tidak diperlukan STB lagi. “Hanya kepada yang belum memiliki, dan melalui rapat ini saya juga mengajak serta penyelenggara multipleksing (perusahaan-perusahaan televisi) yang akan menyediakannya, sehingga bisa mendengarnya dan berkoordinasi secara langsung karena lebih banyak yang akan membaginya,” ungkapnya.

Menteri Johnny juga mengajak Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro yang mengikuti rapat secara daring mengambil bagian dalam pelaksanaan program bantuan STB untuk keluarga miskin yang mendukung digitalisasi siaran televisi di Indonesia. “Saya berharap bisa mengambil bagian dari tindak lanjut yang disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama-sama dengan kepala daerah, menggerakkan masyarakat perangkat desa agar kita bisa mendapatkan data yang akurat berapa banyak, sehingga distribusi STB bisa kita lakukan dengan baik,” harapnya.

Menurut Menkominfo, data yang dibutuhkan dalam program bantuan STB antara lain hasil identifikasi jumlah siaran televisi swasta dan perangkat televisi dimiliki masyarakat. “Selain itu juga data kebutuhan masyarakat miskin yang perlu diberikan dan dipasang STB baik oleh Pemerintah melalui Kementerian Kominfo maupun penyelenggara multipleksing atau siaran televisi,” jelasnya. (tro)

Tags: analogswitchoffASOASO2022ASOgorontaloSiarandigitalsiarandigitalindonesiatvdigital

Related Posts

Ridwan Monoarfa: Dakwah Harus Bikin Umat Mandiri

Ridwan Monoarfa: Dakwah Harus Bikin Umat Mandiri

Monday, 19 October 2026
Kongres SI ke-42 Digelar, Gorontalo Ditantang Wujudkan Dakwah Ekonomi

Kongres SI ke-42 Digelar, Gorontalo Ditantang Wujudkan Dakwah Ekonomi

Sunday, 18 October 2026
SERUNI Bangun Rumah Keluarga Rentan di Kabupaten Gorontalo

SERUNI Bangun Rumah Keluarga Rentan di Kabupaten Gorontalo

Tuesday, 13 October 2026
Pecahkan Rekor! BULOG Serap 4,11 Juta Ton Beras

Pecahkan Rekor! BULOG Serap 4,11 Juta Ton Beras

Saturday, 10 October 2026
Pembebasan Indra Kenz Terancam Dicabut, Itjen Kemenimipas Temukan Fasilitas Mewah di Lapas

Pembebasan Indra Kenz Terancam Dicabut, Itjen Kemenimipas Temukan Fasilitas Mewah di Lapas

Monday, 5 October 2026
Perkemahan Pramuka Santri Nusantara, Menag: Santri Harus Jadi Generasi Proaktif

Perkemahan Pramuka Santri Nusantara, Menag: Santri Harus Jadi Generasi Proaktif

Friday, 2 October 2026
Next Post
Target Migrasi TV Digital Berat Dicapai, Pembagian STB di Bawah 1 Persen

Target Migrasi TV Digital Berat Dicapai, Pembagian STB di Bawah 1 Persen

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi (Bukan) Kewajiban Negara

Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

Tuesday, 27 October 2026
Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026
Muhammad Firdaus AF

Sinergi Daerah Kunci Stabilitas Harga Pangan

Wednesday, 28 October 2026

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.