logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Nasional

Tingkatkan Koordinasi Percepat Distribusi Bantuan STB

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Wednesday, 8 June 2022
in Nasional
0
Tingkatkan Koordinasi Percepat Distribusi Bantuan STB

CANGGIH - Pesawat televisi milik warga di Kelurahan Pauwo, Kecamatan Kabila, Bone Bolango dengan gambar yang bersih setelah menangkap siaran digital menggunakan set top box. (foto : jitro paputungan / gorontalo post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Ridwan Monoarfa: KUA-PPAS Peta Jalan Pembangunan Daerah

Korupsi 32 Paket Proyek, KPK Tahan Bupati Lombok Barat

Salah Desil DTSEN, Data Warga Miskin Terbaca ‘Konglomerat’, Umar: Kok Sama dengan Rafi Ahmad

Seleksi CPNS 2026, Zudan : Sedang Dibahas Pemerintah

GORONTALO – GP – Analog switch off (ASO) atau penghentian siaran analog terus dipacu. 30 April 2022 yang lalu sudah dimulai pada tiga wilayah siaran yang mencakup delapan kabupaten. Berikutnya secara bertahap ASO akan dilangsungkan di wilayah siaran lain, termasuk di wilayah Provinsi Gorontalo. Salah satu penunjang suksesnya ASO adalah pembangian dekoder penangkap siaran digital set top box (STB) yang dibagikan secara gratis bagi masyarakat miskin. Untuk Gorontalo, sebanyak 48.334 unit yang menjadi komitmen lima lembaga penyiaran, yakni Metrotv 5.893 unit, RCTI 13.931 unit, RTV 8.579 unit, SCTV 14.046 unit, dan Trans TV sebanyak 5.885 unit.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, dalam rapat koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kepala Daerah se Indonesia mengenai Data Rumah Tangga Miskin dalam rangka Migrasi TV Analog ke TV Digital, yang berlangsung secara virtual dari Jakarta Pusat, Jumat (3/6), menekankan pentingnya koordinasi antar pemerintah pusat, pemerintah daerag, dan lembaga penyiaran penyelenggara multipleksing, untuk mempercepat pelaksanaan ASO.

Menkominfo meminta perusahaan penyelenggara multipleksing untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait lainnya, terutama dalam distribusi bantuan STB bagi keluarga miskin. “Karena fase-fase berikutnya kita akan lakukan Analog Switch Off juga. Saya minta mulai mendiskusikannya sekaligus memberikan tantangan kepada perusahaan-perusahaan televisi. Apa mungkin ASO dilakukan dari ibukota? Selama ini yang kita lakukan dari periferal atau pinggir. Kita bisa melakukan dari pinggir dan dari tengah, sehingga ini akan kita lakukan bersama-sama,” jelasnya.

Menurut Menteri Johnny koordinasi yang ketat diperlukan, salah satunya berkaitan dengan ketersediaan data penerima yang sangat krusial. Menkominfo menilai apabila hal itu telah dilaksanakan maka digitalisasi penyiaran nasional akan menjadi mudah.
“Makin cepat, makin baik. Pak Sekjen Kemendagri, saya harapkan bahwa ini kalau bisa nanti setelah rapat ini langsung dibentuk timnya dan bisa langsung koordinasi untuk memasukkan data-data yang bisa diberikan kepada nanti yang menyediakan STB untuk melakukan distribusinya lebih cepat,” tandasnya.

Menteri Johnny menyatakan saat ini seluruh perangkat televisi yang dimiliki masyarakat belum sepenuhnya digital. Oleh karena itu, Pemerintah mengambil kebijakan untuk menyediakan perangkat STB agar perangkat televisi analog atau tabung dapat menerima layanan siaran televisi digital. “STB ini disediakan melalui dua kategori. Kategori yang pertama adalah keluarga yang dikategorikan sebagai televisi nondigital milik masyarakat miskin. Itu disediakan oleh penyelenggara multipleksing yaitu dua belas stasiun siaran televisi,” jelasnya.

Apabila terdapat kekurangan STB bagi masyarakat, maka Pemerintah  akan membantu penyediaannya untuk masyarakat miskin. “Terkait dengan pengadaan dan distribusi STB, dapat saya sampaikan bahwa Pemerintah melalui Kominfo telah menyediakan satu juta unit STB yang saat ini sedang dilakukan distribusinya, dipasang pada perangkat televisi masyarakat yang belum digital,” tutur Menkominfo. Menurut Menteri Johnny, Lembaga Penyiaran Swasta akan mennyediakan perangkat berjumlah sekitar 4,2 juta STB. “Ketersedian 5,2 juta unit ini harus kita pastikan cukup bagi kebutuhan STB untuk televisi-televisi masyarakat miskin yang belum digital,” harapnya. Sedangkan bagi masyarakat yang tidak dikategorikan sebagai keluarga miskin, Menkominfo menyatakan penyediaan perangkat STB untuk televisi yang belum digital itu dilakukan dengan pengadaan sendiri.

SOSIALISASI ASO

Sementara itu, di Gorontalo sosialisasi ASO instens dilakukan komisi penyiaran Indonesia daerah (KPID) Provinsi Gorontalo bersama komisi I DPRD Provinsi Gorontalo. Hampir setiap hari dalam dua bulan terakhir, DPRD bersama KPID mendatangi desa-desa, bertatap muka dengan masyarakat desa, dan mensosialisasikan jika saat ini, pemerintah sedang melakukan migrasi siaran televisi analog ke digital. “Masyarakat ternyata masih banyak yang belum tahu apa itu siaran televisi digital. Ini bukan tayangan televisi yang bisa diakses melalui internet. Ini gratis, cukup dengan menggunakan antena UHF dan tambahan set top box, untuk televisi yang belum mendukung siaran digital,”jelas ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, DR. AW Thalib.

Kata dia, sosialisasi penting dilakukan, sebab jangan sampai saat siaran analog dimatikan (ASO), masyarakat belum mengetahui adanya siaran digital, atau belum beralih ke siaran digital. “Mereka sangat antusias, apalagi dilakukan demo dari KPID tentang perbedaan siaran analog dan digital. Siaran digital gambarnya bersih, dan suaranya jernih. Sedangkan siaran analog bisa dilihat sendiri, banyak ‘semutnya’,” kata AW. Thalib.

Begitu pun dengan pembangian STB bagi masyarakat miskin, AW Thalib mendorong agar disegerakan. Sebab, sebagian besar desa yang dikunjungi, rata-rata belum mendapatkan pembangian STB, padahal masuk dalam daftar desa penerima. “Penerima itu masyarakat miskin yang masuk DTKS. Tapi belum ada pembangian, padahal ASO sudah di depan mata,”terangnya. Wakil Ketua KPID Gorontalo, Rajib Ghandi menangatakan, dengan siaran digital, masyarakat tidak perlu terbebani dengan iuran bulanan, atau menggunakan kouta internet. “Gratis, ini komitmen dari pemerintah untuk menyiapkan siaran televisi berkualitas ke masyarakat,”ujarnya.

Begitu pun lanjut Ghandi, dalam siaran televisi digital tidak ada yang diacak untuk tayangan-tayangan tertentu. “Tayangan sepak bola yang biasanya diacak itu tidak lagi,”terangnya. Saat ini, siaran digital di Gorontalo sudah ada 20 saluran, padahal awalnya dengan siaran analog hanya ada 14 saluran. “Channelnya lebih banyak, siaranya berkualitas, gambarnya bersih, suaranya jernih, dan teknologinya canggih,”tandasnya Ghandi. (tro)

Tags: analogswitchoffASOASO2022KPIDGorontalosiarandigitalindonesiatvdigital

Related Posts

Ridwan Monoarfa

Ridwan Monoarfa: KUA-PPAS Peta Jalan Pembangunan Daerah

Friday, 24 July 2026
Korupsi 32 Paket Proyek, KPK Tahan Bupati Lombok Barat

Korupsi 32 Paket Proyek, KPK Tahan Bupati Lombok Barat

Wednesday, 22 July 2026
Umar Karim

Salah Desil DTSEN, Data Warga Miskin Terbaca ‘Konglomerat’, Umar: Kok Sama dengan Rafi Ahmad

Friday, 17 July 2026
Seleksi CPNS 2026, Zudan : Sedang Dibahas Pemerintah

Seleksi CPNS 2026, Zudan : Sedang Dibahas Pemerintah

Tuesday, 14 July 2026
Kemenkes Hentikan Sementara Program PPDS Unsrat, Diduga Terkait Dokter PPDS Meninggal

Kemenkes Hentikan Sementara Program PPDS Unsrat, Diduga Terkait Dokter PPDS Meninggal

Tuesday, 7 July 2026
Menag: Peran Strategis Imam untuk Transformasi Masyarakat

Menag: Peran Strategis Imam untuk Transformasi Masyarakat

Friday, 3 July 2026
Next Post
Pansus Segera Tuntaskan Masalah PDAM

Pansus Segera Tuntaskan Masalah PDAM

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
Sakit Jantung

Sakit Jantung

Saturday, 25 July 2026
Anak Telur

Anak Telur

Saturday, 25 July 2026
Satpam MBG

Satpam MBG

Saturday, 25 July 2026

Pos Populer

  • AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.